Empat Malam, Tiga Ekor Gajah Sambangi Kantor TNBBS Resort Suoh

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tiga ekor gajah liar dengan habitat asli Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) kembali turun mendekati pemukiman warga Pekon Gunungratu Kecamatan Bamdarnegeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat, sejak lima hari terakhir. 

Teror gajah yang terjadi kali ini cukup menyita perhatian, sebab empat malam berturut-turut tiga ekor gajah rombongan Jambul (nama salah satu ekor gajah) tersebut berada berjarak beberapa meter saja dengan kantor Balai Besar TNBBS Resort Suoh di Pekon Gunung Ratu, yang berada persis jalan utama penghubung BNS-Suoh dan berdekatan dengan destinasi wisata danau asam. 

Bacaan Lainnya

Sugeng Hari Kinaryo Adi, salah seorang anggota DPRD Lambar yang aktif dalam setiap terjadinya konflik gajah di wilayah Suoh dan BNS, mengaku sempat mendapatkan pengalaman saat beberapa malam terakhir bersama masyarakat melakukan blokade. Dimana ia sempat dikejar oleh tiga ekor gajah tersebut, beruntung ia berhasil menyelamatkan diri. 

“Kami sudah empat malam melakukan blokade, saya sempat dikejar oleh kawanan gajah Jambul ini, beruntung saya bersama masyarakat yang dikejar kawanan gajah tersebut tidak kenapa-napa,” ungkap Sugeng, Senin (15/11). 

Kawanan gajah tersebut, lanjut Sugeng, tidak segan-segan untuk mendekati permukiman bahkan lokasi paling dekat hanya berjarak lima meter saja dari kantor Balai Besar TNBBS Resort Suoh, yang seyogyanya terdapat banyak petugas di kantor tersebut. 

“Sudah empat malam kawanan gajah ini berada di belakang kantor Polhut, upaya yang dilakukan bersama petugas dan masyarakat yakni blokade agar tidak mendekati pemukiman penduduk dan bisa menjauh, hanya saja salah satu kesulitannya kawanan gajah tersebut agresif, sehingga cukup membahayakan,” timpalnya. 

Hingga saat ini, lanjut Sugeng, masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kawanan gajah belum ada yang mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hanya saja ia menekankan agar masyarakat tetap waspada. 

“Semoga dengan komando dari pihak TNBBS dan Satgas Penanganan Konflik Gajah yang terlibat, penghalauan bisa dilakukan sehingga kawanan gajah bisa terus menjauh dari pemukiman masyarakat,” pungkasnya. (nop/mlo)

Pos terkait