Empat Orang Warga Pajarbulan Terpapar Covid-19 untuk Cluster Cimahi

  • Whatsapp
Kepala Dinkes Lambar Paijo

Medialampung.co.id – Pasca ditemukannya satu warga, jenis kelamin perempuan atas nama PA, warga Kelurahan Pajarbulan, Kecamatan Waytenong, Lampung Barat, terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-9), kini kasus terkonfirmasi Covid-19  untuk Cluster Cimahi di Lambar bertambah tiga orang.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, yang juga selaku Kepala Dinas Kesehatan Lambar, Paijo pada konferensi pers edisi Selasa (1/9) mengatakan, riwayat perjalanan Ny. PA yakni pernah melakukan perjalan ke Cimahi, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya



“Pada 26 Juli 2020 Ny. PA beserta keluarga berangkat ke Cimahi untuk menghadiri acara keluarga, 2 Agustus 2020 Ny. PA kembali ke Fajar Bulan bersama rombongan 8 orang menggunakan kendaraan pribadi. Dan pada saat itu Ny. PA sudah mulai merasa tidak enak badan,” ungkap Paijo.

Setelah itu lanjut Paijo, 17 Agustus 2020 Ny. PA datang ke dokter Ade Suprapto untuk memeriksakan kondisi yang mulai demam 38 °C, batuk ringan, mual, pusing. Diberikan obat untuk beberapa hari dan kembali keesokan harinya karena obat yang diberikan kemarin belum lengkap.

“Pada 25 Agustus 2020 Pukul  23.00 WIB Ny. PA menghubungi Bidan Desty yang merupakan tetangga pasien dan staf Puskesmas Fajar Bulan untuk dikontrol kondisinya, karena ada keluhan jantung berdebar debar. Kemudian Bidan Desti menyarankan dibawa ke puskesmas untuk dirawat. Sampai di puskesmas dilakukan pemeriksaan oleh petugas jaga, dan

dilakukan terapi infus dan oksigen pada pukul. 24.00 WIB, kondisi pasien membaik dan pasien minta pulang,” beber Paijo.

Terusnya, pada tanggal 26 Agustus 2020, Ny. PA berangkat ke RS Medika Insani Bukit Kemuning Lampung Utara dengan menggunakan kendaraan pribadi, kemudian dari RS Medika Insani dirujuk ke RS Handayani dan dilakukan Rapid tes dengan hasil Reaktif dan telah dilakukan swab, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat menerima informasi bahwa Ny. PA telah diisolasi oleh RS Handayani dan melaksanakan tracing kepada keluarga.

“Pada 28 Agustus 2020 Dinas Kesehatan Lampung Barat menerima informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi bahwa hasil swab Ny. PA positif, sehingga keesokan harinya dilakukan tracing pada kontak erat Ny. PA,” kata dia.

Terusnya, dari 32 orang yang di Rapid, sebanyak Empat orang hasilnya reaktif, yang Tiga orang masih Satu rumah dengan Ny. PA sedang satu orang berbeda Kecamatan.

“Satu orang atas nama

Ny. J (70), yang merupakan nenek dari PA, ZNA (6.5) anak dari PA, R anak dari PA, dan Tn. G (58) ayah kandung PA, kepada Empat orang tersebut dan Dua orang lainnya yang sempat kontak erat dengan Ny. PA dilaksanakan pengambilan swab pertama dan kedua,” jelasnya.

“Dari swab tersebut kita mendapatkan hasil ada penambahan Tiga orang Terkonfirmasi positif Covid-19 yakni Ny. J (70), ZNA (6.5) dan G (58),” tambah paijo.

Selain itu kata Paijo, telah dilaksanakan rapid test di SDN 1 Fajar bulan sebagai hasil tracing terhadap ZNA anak Ny. PA, dan dari 10 anak kelas I  dan guru 3 orang dengan hasil semuanya non reaktif.

“Hingga saat ini data keseluruhan untuk Lampung Barat yakni hasil Skrining 24.986 orang, Suspek 1 orang, konfirmasi positif 8 orang dengan 3 sembuh, 1 meninggal dan 4 orang masih diisolasi di rumah, sedangkan 60 orang kontak erat masih isolasi dan Discarded 139 orang,” paparnya.

Terakhir dirinya menghimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap mematuhi protokol kesehatan, karena tidak semua yang melakukan perjalanan ke zona merah tertular covid-19 khususnya orang-orang selalu menjalankan protokol kesehatan kata dia. (nop/mlo)



Pos terkait