Empat Tahun Buron, DPO Kasus Curas Berhasil Dibekuk

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tekab 308 Polres Waykanan berhasil mengamankan HI alias Hen (34) warga Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Waykanan yang merupakan DPO atas kasus curas (pencurian dengan kekerasan) pada 04 November 2017 di Dusun Pematang Rejang Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Waykanan.

Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasatreskrim Iptu Des Herison Syafutra menerangkan kronologis kejadian curas terjadi pada hari Sabtu Tanggal 04 November 2017 sekira pukul 00.30 WIB di Dusun Pematang Rejang Kampung Juku Batu, Banjit, Waykanan.

Bacaan Lainnya

Dalam aksinya, korban Hasantri tidak mengetahui kapan pelaku masuk ke dalam rumahnya akan tetapi sekitar pukul 00.30 WIB para pelaku membuka secara paksa (di dobrak) pintu kamar korban menggunakan kayu dan pisau sambil mengancam akan ditembak jika tidak membukanya.

Karena takut korban membuka pintu kamarnya, sehingga masuklah 2 (dua) orang pelaku dengan menggunakan cadar dan korban melihat pamannya yang bernama Mustofa sudah duduk jongkok di ruang depan ditunggu 5 (lima) pelaku lainnya.

Setelah itu, korban disekap dengan selimut menutupi kepala dan diikat tangan berikut kakinya ditambah salah satu pelaku menodongkan senjata api jenis pistol ke arah korban. 

Selanjutnya para pelaku mengacak acak rumah korban lalu mengambil 4 (Empat) buah Handphone dan 2 (dua) motor milik korban, setelah berhasil  para pelaku pergi meninggalkan rumah korban.

Setelah pelaku menghilang, pada hari Kamis tanggal 11 November 2021, sekitar pukul 17.00 WIB TEKAB 308 Polres Waykanan mendapatkan informasi bahwa tersangka sedang berada di Kampung Simpang Rejang Kecamatan Banjit Kabupaten Waykanan.

Petugas yang mendapatkan informasi langsung melakukan penyelidikan, sesampainya di lokasi Kanit I Sat Reskrim Polres Waykanan Ipda Riski Aulia, S.Tr.K bersama tim Tekab 308 Polres Waykanan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa perlawanan, kemudian tersangka dibawa ke Mako Sat Reskrim Polres Waykanan untuk melakukan interogasi dan Penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku dapat diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara,” Ungkap IPTU Des Herison Syahputra mendampingi Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung.(sah/mlo)

Pos terkait