Enam Usulan Parosil Direspon Menteri Sosial

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pertemuan antara Bupati Lampung Barat dengan Menteri Sosial (Mensos) RI Juliari P. Batubara, di gedung Kemensos RI Jl. Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu berbuah hasil.

Berbagai program di bidang social sesuai permohonan yang disampaikan Pakcik—sapaan Parosil Mabsus—membuahkan mendapatkan respon yang baik dari  Mensos.

Bacaan Lainnya



Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Pemkab Lambar Mazdan, S.Sos, M.M., mengatakan, ada  enam usulan bantuan di bidang sosial yang disampaikan langsung dalam pertemuan tersebut, yakni Program  Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan peralatan tanggap darurat untuk kampung siaga bencana, bantuan modal usaha bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE), bantuan pelestarian budaya untuk komunitas adat terpencil, bantuan system layanan rujukan dan Puskesos serta revitalisasi makam pahlawan.

”Alhamdulillah usulan yang  disampaikan bapak Bupati mendapatkan respon yang baik dari bapak Menteri Sosial, tentunya pemerintah daerah menunggu tindaklanjut dan realisasi terkait dengan usulan yang disampaikan,” ungkap Mazdan.

Dijelaskan, untuk program RTLH dari Kemensos sebenarnya Lambar setiap tahunnya menerima program tersebut melalui Dinas Sosial (Dinsos) hanya saja tentunya ada harapan untuk peningkatan, sementara untuk bantuan modal usaha KUBE juga menjadi salah satu perioritas usulan dalam rangka pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang masih terkendala modal.

”Kemudian, kaitannya dengan pelestarian budaya untuk komunitas adat terpencil itu juga sangat diharapkan untuk bisa direalisasikan, karena budaya yang ada di Lambar ini cukup banyak, mengingat penduduk Lambar ini terdiri dari berbagai suku,” bebernya.

Selanjutnya, kata dia, tekait dengan bantuan system layanan rujukan dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) maka itu akan memberikan akses warga terhadap layanan dasar sehingga makin terbuka, dan yang terakhir mengenai revitalisasi makam pahlawan, ia menuturkan bahwa kondisi makam pahlawan saat ini membutuhkan banyak perbaikan dan tambahan fasilitas.(nop/mlo)



Pos terkait