Evakuasi Tanah Longsor di Lumbokseminung, Satu Alat Berat Diturunkan

Medialampung.co.id – Satu unit alat jenis backhoe loader akhirnya diturunkan untuk melakukan proses evakuasi material longsor yang menimbun tiga titik akses jalan penghubung Pekon Kagungan-Sukabanjar-Tawan Sukamulya, di Kecamatan Lumbokseminung, Senin (7/2).

Proses evakuasi itu dilakukan oleh tim Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabu[aten Lambar bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta UPT Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung. 

Bacaan Lainnya


Selain membersihkan tiga titik area longsor, sebelumnya Minggu (6/2) sore alat berat tersebut telah lebih dulu menangani jalan amblas penghubung Kecamatan sukau dengan Kecamatan Lumbokseminung tepatnya di tanjakan Tebaheni, Pekon Lomboktimur.

Kepala BPBD Lambar atau Kepala Pelaksana (Kalak) Padang Prio Utomo, S.H, mengatakan, proses evakuasi yang dilakukan dengan menurunkan alat berat tersebut mulai dilakukan sejak pukul 13.00 WIB. Tercatat ada tiga longsor yang menimbun akses penghubung antar pekon tersebut.

“Dari tiga lokasi itu, titik terparah terjadi pada ruas jalan penghubung Kagungan- Sukabanjar dengan volume longsor yang sangat besar dan membawa material berupa bebatuan dan tanah sehingga tidak memungkinkan untuk dievakuasi secara manual,” jelasnya.

Namun, terus dia, pasca kejadian, Satgas Penanggulangan Bencana Kecamatan Lumbokseminung sudah lebih dulu melakukan proses evakuasi dengan prioritas membuka akses bagi pejalan kaki dan sepeda motor.

“Dengan telah diturunkannya alat berat hari ini, mudah-mudahan proses evakuasi secepatnya selesai sehingga akses dapat kembali lancar dan masyarakat imbau untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana longsor, pohon tumbang maupun banjir di tengah cuaca extrim saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Ansari melalui Kabid Bina Marga Robert Putra menambahkan bahwa pihaknya telah menurunkan alat berat untuk menangani tiga titik longsor di jalur penghubung pekon kagungan-sukabanjar serta sukabanjar-tawan pasca dilanda longsor pada Minggu (6/2) tersebut.

“Mudah-mudahan dengan dukungan alat berat bisa mempermudah dan mempercepat evakuasi material sehingga akses kendaraan bisa kembali lancar. Terkait upaya penanganan kedaruratan di jalan kabupaten penghubung Sukau-Lombokseminung juga sudah selesai kita laksanakan pada Minggu (7/2),” kata Robert.

Seperti diketahui, Akibat hujan deras yang berlangsung sejak Sabtu sore hingga malam (5/2) mengakibatkan banjir bandang dan hingga tanah longsor yang menerjang wilayah di Pekon Kagungan, pekon sukabanjar serta Pekon Tawan Sukamulya di Kecamatan Lumbokseminung, Kabupaten Lampung Barat. 

Akibat peristiwa itu khususnya di Pekon Kagungan, dilaporkan sebanyak empat unit rumah warga dan satu masjid terdampak banjir, 1/2 Ha sawah siap panen terendam, satu ekor sapi tewas serta sejumlah kolam pembibitan ikan warga jebol.

Sementara, di Pekon Tawan Sukamulya tepatnya di Pemangku 5 Way Kenihai, akibat meluapnya aliran Sungai Way Kenihai menyebabkan banjir yang menghanyutkan dua unit gubuk dan delapan ekor kambing milik warga. Selain itu, akibat cuaca ekstrim di wilayah itu juga mengakibatkan tiga titik akses penghubung antar pekon tertimbun longsor.(edi/mlo)


Pos terkait