<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"  version="2.0">

    <channel>
        <title>
            <![CDATA[ medialampung.co.id ]]>
        </title>
        <link>https://medialampung.co.id</link>
        <atom:link href="https://medialampung.co.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <description>
            <![CDATA[ Medialampung.co.id adalah Media Lampung Online yang menyajikan berita terbaru dan terpercaya dari Lampung, Indonesia, hingga mancanegara. ]]>
        </description>
        <language>id-ID</language>

        
        <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 13:25:35 +0700</lastBuildDate>

        <image>
            <url>https://medialampung.co.id/img/content.jpg</url>
            <title>
                <![CDATA[ https://medialampung.co.id ]]>
            </title>
            <link>https://medialampung.co.id</link>
            <width>32</width>
            <height>32</height>
        </image>

                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Turun Rp26.000, Cek Daftar Lengkap ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2783/harga-emas-antam-di-pegadaian-hari-ini-turun-rp26-000-cek-daftar-lengkap</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:15:00 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:40:40 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Finance ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/194688.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Harga emas Antam di Pegadaian mengalami penurunan pada Sabtu, 12 September 2026. Emas Antam 1 gram dijual Rp2,639 juta dengan harga buyback Rp2,386 juta. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/194688.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2783/harga-emas-antam-di-pegadaian-hari-ini-turun-rp26-000-cek-daftar-lengkap
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/194688.jpg" alt="Harga emas Antam di Pegadaian mengalami penurunan pada Sabtu, 12 September 2026. Emas Antam 1 gram dijual Rp2,639 juta dengan harga buyback Rp2,386 juta." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Sabtu 12 September 2026, turun Rp26.000. Emas 1 gram dijual Rp2,639 juta.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/194688.jpg" alt="Harga emas Antam di Pegadaian mengalami penurunan pada Sabtu, 12 September 2026. Emas Antam 1 gram dijual Rp2,639 juta dengan harga buyback Rp2,386 juta." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p>BANDAR LAMPUNG &mdash; Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Sabtu, 12 September 2026, mengalami penurunan Rp26.000 dibandingkan dengan harga perdagangan sehari sebelumnya.<p>Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, harga jual emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.639.000. Sementara itu, harga buyback atau harga pembelian kembali tercatat Rp2.386.000.</p><p>Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam dijual Rp1.371.000 dengan harga buyback Rp1.193.000. Sementara emas ukuran 2 gram dibanderol Rp5.218.000, sedangkan harga buyback mencapai Rp4.773.000.</p><p>Pada ukuran 3 gram, harga jual emas Antam tercatat Rp7.801.000 dengan harga buyback Rp7.159.000. Adapun emas ukuran 5 gram dijual Rp12.967.000 dan harga buyback berada di level Rp11.932.000.</p><p>Selanjutnya, harga emas Antam ukuran 10 gram mencapai Rp25.878.000. Untuk ukuran tersebut, harga buyback tercatat Rp23.865.000.</p><p>Sementara itu, emas Antam ukuran 25 gram dijual Rp64.567.000 dengan harga buyback Rp59.370.000. Emas ukuran 50 gram dibanderol Rp129.053.000, sedangkan harga buyback mencapai Rp118.741.000.</p><p>Untuk ukuran 100 gram, harga jual emas Antam di Pegadaian mencapai Rp258.026.000 dengan harga buyback Rp237.482.000.</p><p>Pegadaian belum menyediakan emas Antam ukuran 250 gram hingga 1.000 gram pada perdagangan hari ini.</p><p>Berikut daftar harga jual dan buyback emas Antam di Pegadaian pada Sabtu, 12 September 2026:</p><p>Berat</p><p>Harga Jual</p><p>Harga Buyback</p><p>0,5 gram</p><p>Rp1.371.000</p><p>Rp1.193.000</p><p>1 gram</p><p>Rp2.639.000</p><p>Rp2.386.000</p><p>2 gram</p><p>Rp5.218.000</p><p>Rp4.773.000</p><p>3 gram</p><p>Rp7.801.000</p><p>Rp7.159.000</p><p>5 gram</p><p>Rp12.967.000</p><p>Rp11.932.000</p><p>10 gram</p><p>Rp25.878.000</p><p>Rp23.865.000</p><p>25 gram</p><p>Rp64.567.000</p><p>Rp59.370.000</p><p>50 gram</p><p>Rp129.053.000</p><p>Rp118.741.000</p><p>100 gram</p><p>Rp258.026.000</p><p>Rp237.482.000</p><p>Harga emas dapat mengalami perubahan mengikuti perkembangan pasar dan kebijakan harga dari Pegadaian.</p><p>Investor maupun masyarakat yang ingin melakukan transaksi emas disarankan mengecek harga terbaru sebelum melakukan pembelian atau penjualan.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2782/prakiraan-cuaca-lampung-hari-ini-sejumlah-wilayah-berpotensi-hujan-ringan</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:04:00 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 12:43:44 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/170078.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Prakiraan cuaca Provinsi Lampung pada Sabtu, 12 September 2026, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah. ( ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/170078.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2782/prakiraan-cuaca-lampung-hari-ini-sejumlah-wilayah-berpotensi-hujan-ringan
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/170078.jpg" alt="Prakiraan cuaca Provinsi Lampung pada Sabtu, 12 September 2026, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah. (" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Prakiraan cuaca Lampung hari ini, Sabtu 12 September 2026, didominasi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/170078.jpg" alt="Prakiraan cuaca Provinsi Lampung pada Sabtu, 12 September 2026, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah. (" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p>BANDAR LAMPUNG &ndash; Prakiraan cuaca Provinsi Lampung pada Sabtu, 12 September 2026, secara umum didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah sepanjang hari.<p>Pada pagi hari, mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, cuaca di sebagian besar wilayah Lampung diprakirakan berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Timur.</p><p>Memasuki siang hingga sore hari, pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Timur.</p><p>Pada malam hari, mulai pukul 19.00 hingga 01.00 WIB, cuaca Lampung diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Pesawaran dan Tanggamus.</p><p>Sementara itu, pada dini hari, pukul 01.00 hingga 07.00 WIB, kondisi cuaca secara umum diprakirakan berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di Lampung Timur.</p><p>Untuk suhu udara, Kabupaten Lampung Barat dan sekitarnya diprakirakan berada pada kisaran 20 hingga 33 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah Lampung lainnya diprakirakan memiliki suhu udara antara 22 hingga 36 derajat Celsius.</p><p>Kelembapan udara di wilayah Lampung diprakirakan berada pada kisaran 42 hingga 94 persen. Adapun angin permukaan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5 hingga 35 kilometer per jam.</p><p>BMKG Lampung tidak mengeluarkan peringatan dini atau peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Lampung pada periode prakiraan tersebut.</p><p>BMKG mengingatkan bahwa informasi prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.</p><p>Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang lebih lengkap dan terkini dapat dilihat di website BMKG Lampung, aplikasi mobile infoBMKG, media sosial BMKG Lampung, serta melalui call center WhatsApp 0816-404-333.</p><p>Prakiraan tersebut dikeluarkan oleh Prakirawan BMKG Lampung dan diperbarui pada 12 September 2026 pukul 06.30 WIB.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Toyota Starlet, dari Mobil Harian hingga Buruan Kolektor dan Penggemar Restorasi ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2779/toyota-starlet-dari-mobil-harian-hingga-buruan-kolektor-dan-penggemar-restorasi</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 07:43:00 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:58:17 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290058.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Toyota Starlet menjadi salah satu hatchback Jepang legendaris di Indonesia. Generasi P70 dikenal sebagai Starlet Kotak, sedangkan P80 populer dengan sebutan Starlet Kapsul. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290058.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2779/toyota-starlet-dari-mobil-harian-hingga-buruan-kolektor-dan-penggemar-restorasi
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290058.jpg" alt="Toyota Starlet menjadi salah satu hatchback Jepang legendaris di Indonesia. Generasi P70 dikenal sebagai Starlet Kotak, sedangkan P80 populer dengan sebutan Starlet Kapsul." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Toyota Starlet Kotak dan Kapsul menjadi hatchback legendaris yang masih diminati berkat desain ikonik, mesin sederhana, dan dimensi kompak.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290058.jpg" alt="Toyota Starlet menjadi salah satu hatchback Jepang legendaris di Indonesia. Generasi P70 dikenal sebagai Starlet Kotak, sedangkan P80 populer dengan sebutan Starlet Kapsul." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>BANDAR LAMPUNG &mdash; </strong>Toyota Starlet menjadi salah satu hatchback Jepang yang memiliki tempat istimewa di kalangan penggemar otomotif Tanah Air.&nbsp;<p>Meski produksinya telah lama dihentikan, mobil mungil ini masih banyak ditemui di komunitas mobil klasik dan kerap dijadikan kendaraan koleksi, mobil harian, hingga proyek restorasi.</p><p>Daya tarik Toyota Starlet tidak hanya berasal dari desainnya yang ikonik. Mobil ini dikenal memiliki dimensi kompak, bobot relatif ringan, mudah dikendalikan, serta konstruksi mekanis yang sederhana sehingga perawatannya relatif mudah.</p><p>Di Indonesia, popularitas Starlet semakin kuat sejak hadirnya generasi P70 yang dikenal sebagai Starlet Kotak, kemudian berlanjut ke generasi P80 atau Starlet Kapsul.&nbsp;</p><p>Sejarah Toyota Starlet bermula pada era 1970-an. Toyota kemudian mengembangkan model tersebut menjadi hatchback pada generasi berikutnya.</p><p>Generasi kedua yang diperkenalkan pada 1978 menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan Starlet karena model ini mulai mendapatkan pasar yang lebih luas, termasuk di berbagai negara tujuan ekspor.</p><p>Perubahan besar terjadi ketika Toyota memperkenalkan generasi ketiga atau P70 pada 1984.</p><p>Pada generasi ini, Toyota beralih dari sistem penggerak roda belakang menjadi penggerak roda depan.</p><p>Perubahan tersebut membuat Starlet semakin sesuai sebagai mobil perkotaan.</p><p>Konfigurasi penggerak roda depan turut mendukung pemanfaatan ruang yang lebih efisien dan karakter berkendara yang praktis.</p><p>Untuk pasar Indonesia, Toyota Starlet P70 mulai dirakit pada 1985. Salah satu model awalnya menggunakan mesin berkapasitas 1.0 liter, sebelum kemudian hadir pilihan mesin 1.3 liter.</p><p>Di Tanah Air, P70 lebih populer dengan julukan Starlet Kotak atau Starko.</p><p>Sebutan tersebut merujuk pada desain bodinya yang cenderung mengotak dan menjadi salah satu ciri khas paling mudah dikenali dari generasi ini.</p><p>Dimensi yang kompak menjadi salah satu kelebihan Starlet Kotak. Ukurannya membuat mobil relatif mudah bermanuver di jalan perkotaan dan praktis digunakan untuk aktivitas sehari-hari.</p><p>Pilihan mesin 1.0 liter dan 1.3 liter juga memberikan karakter berbeda. Mesin 1.3 liter menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan performa lebih baik, tetapi tetap mempertahankan karakter mobil kecil yang ringan dan ekonomis.</p><p>Setelah era Starlet Kotak, Toyota melanjutkan kiprah model ini melalui generasi P80.</p><p>Di Indonesia, generasi tersebut lebih dikenal dengan sebutan Starlet Kapsul karena desain bodinya dibuat lebih membulat dibandingkan pendahulunya.</p><p>Starlet P80 mulai dipasarkan di Indonesia sekitar 1990 dengan sejumlah varian, antara lain 1.0 XL serta 1.3 SE dan SE Limited.</p><p>Kehadiran desain yang lebih modern pada masanya membuat Starlet Kapsul menjadi salah satu hatchback yang populer sepanjang era 1990-an.</p><p>Salah satu mesin yang sangat dikenal di Indonesia adalah 2E berkapasitas 1.3 liter.</p><p>Mesin tersebut memiliki konstruksi yang relatif sederhana sehingga banyak pemilik merasa lebih mudah melakukan perawatan.</p><p>Ketersediaan suku cadang dan banyaknya pengguna Starlet juga membuat informasi mengenai perawatan serta perbaikan mobil ini relatif mudah ditemukan hingga sekarang.</p><p>Selain model standar yang lebih banyak beredar, Toyota Starlet juga memiliki varian berperforma tinggi. Salah satunya adalah Starlet GT Turbobyang dibekali mesin 1.3 liter turbo.</p><p>Pada generasi berikutnya, Toyota juga menghadirkan Starlet Glanza V yang menggunakan mesin 4E-FTE berkapasitas 1.331 cc.</p><p>Mesin tersebut mengusung konfigurasi empat silinder DOHC dengan turbocharger.</p><p>Data Toyota mencatat Glanza V mampu menghasilkan tenaga maksimum 135 PS pada 6.400 rpm.</p><p>Karakter tersebut membuat varian turbo memiliki daya tarik tersendiri di kalangan penggemar hatchback lawas.</p><p>Keberadaan unit turbo yang masih mempertahankan spesifikasi asli dan berada dalam kondisi baik juga menjadi daya tarik bagi kolektor.</p><p>Popularitas Starlet hingga saat ini tidak terlepas dari perpaduan antara desain klasik, ukuran yang kompak dan mekanikal yang relatif sederhana.</p><p>Sejarah panjang Starlet di Indonesia juga membuat mobil ini memiliki basis penggemar yang cukup kuat.</p><p>Komunitas pemilik dan penggemar turut membantu menjaga eksistensi model tersebut, termasuk berbagi informasi mengenai perawatan serta ketersediaan komponen.</p><p>Produksi Toyota Starlet di Indonesia sendiri berakhir pada 1998. Namun, berhentinya produksi tidak membuat mobil ini langsung kehilangan tempat di kalangan pencinta otomotif.</p><p>Bagi pemilik yang menjadikan Starlet sebagai kendaraan harian, kondisi unit sebaiknya menjadi pertimbangan utama, bukan hanya tahun produksinya.</p><p>Beberapa bagian yang perlu diperiksa secara menyeluruh antara lain:</p><ul>
<li>kondisi mesin;</li>
<li>transmisi;</li>
<li>kaki-kaki;</li>
<li>sistem kelistrikan;</li>
<li>bodi dan struktur kendaraan;</li>
<li>interior serta kelengkapan aksesori.</li>
</ul><p>Sementara bagi kolektor, tingkat orisinalitas dapat menjadi faktor tambahan.</p><p>Unit dengan bodi, interior, mesin dan aksesori yang masih mendekati spesifikasi pabrik umumnya memiliki daya tarik tersendiri.</p><p>Mobil yang telah mengalami modifikasi ekstrem tetap dapat menarik bagi penggemar tertentu, tetapi unit dengan kondisi orisinal sering kali lebih diminati oleh kolektor yang mengutamakan nilai historis.</p><p>Toyota Starlet membuktikan bahwa sebuah hatchback berukuran kecil dapat meninggalkan jejak panjang dalam sejarah otomotif Indonesia.</p><p>Mulai dari Starlet Kotak hingga Starlet Kapsul, model ini menjadi bagian dari perjalanan perkembangan hatchback Toyota di Tanah Air.</p><p>Karakternya yang sederhana, praktis dan mudah dirawat membuat Starlet tetap memiliki penggemar meski usianya sudah puluhan tahun.</p><p>Kini, Toyota Starlet bukan sekadar mobil lawas. Bagi sebagian pencinta otomotif, mobil ini merupakan bagian dari nostalgia era 1980-an dan 1990-an.</p><p>Starlet juga tetap menarik untuk dipelihara sebagai mobil klasik, direstorasi agar kembali mendekati kondisi standar, maupun dikembangkan melalui modifikasi sesuai selera pemilik.</p><p>Dengan desain yang ikonik, dimensi kompak dan karakter mesin yang dikenal sederhana, Toyota Starlet masih memiliki daya tarik tersendiri di tengah dominasi mobil modern.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Pulang Salat Jumat, Warga Sekincau Dibacok Dua Orang Tak Dikenal di Dalam Rumah ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2781/pulang-salat-jumat-warga-sekincau-dibacok-di-rumah</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:23:52 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:10:28 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ News ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-11-at-7-42-45-PM.jpeg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Rumah Abdurrochim alias Rohimi (58), warga Pemangku Rawakihung, Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, yang diduga dibacok dua orang tak dikenal setelah pulang salat Jumat. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-11-at-7-42-45-PM.jpeg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2781/pulang-salat-jumat-warga-sekincau-dibacok-di-rumah
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-11-at-7-42-45-PM.jpeg" alt="Rumah Abdurrochim alias Rohimi (58), warga Pemangku Rawakihung, Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, yang diduga dibacok dua orang tak dikenal setelah pulang salat Jumat." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Warga Sekincau, Lampung Barat, Rohimi, diduga dibacok dua orang tak dikenal di rumahnya setelah pulang salat Jumat.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-11-at-7-42-45-PM.jpeg" alt="Rumah Abdurrochim alias Rohimi (58), warga Pemangku Rawakihung, Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, yang diduga dibacok dua orang tak dikenal setelah pulang salat Jumat." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG BARAT</strong> &ndash; Warga Pemangku Rawakihung, Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, dikejutkan dengan dugaan aksi pembacokan yang menimpa Abdurrochim alias Rohimi (58), Jumat (11/9/2026).<p class="isSelectedEnd">Rohimi mengalami luka parah pada bagian kepala setelah diduga diserang dua orang tak dikenal di dalam rumahnya. Peristiwa tersebut terjadi setelah korban pulang dari masjid usai menjalankan salat Jumat.</p><p class="isSelectedEnd">Berdasarkan informasi dari kerabat korban, kejadian berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Saat tiba di rumah, Rohimi diduga mendapati dua orang yang tidak dikenalnya berada di dalam rumah.</p><p class="isSelectedEnd">Kedua orang tersebut diduga hendak melakukan pencurian. Namun, situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan hingga korban mengalami luka bacok pada bagian kepala.</p><p class="isSelectedEnd">Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku diduga langsung melarikan diri. Sementara Rohimi yang mengalami luka mendapat pertolongan dan kemudian dilarikan ke Puskesmas Sekincau untuk menjalani perawatan medis.</p><p class="isSelectedEnd">Karena kondisi luka pada bagian kepala cukup parah, Rohimi kemudian dirujuk dari Puskesmas Sekincau ke Rumah Sakit Bandarjaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p><p class="isSelectedEnd">Hingga berita ini diturunkan, identitas dan keberadaan dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut belum diketahui secara pasti. Rohimi diketahui tinggal seorang diri di rumah beton yang telah dilengkapi pagar.</p><p class="isSelectedEnd">Peratin Pekon Waspada, Heri Subagio, mengatakan kejadian tersebut menjadi perhatian warga. Terlebih, Rohimi dikenal sebagai warga yang baik, sementara lokasi rumahnya cukup jauh dari rumah warga lainnya.</p><p class="isSelectedEnd">"Kita berharap kejadian tersebut dapat segera ditangani dan diungkap oleh pihak berwenang," harap Heri.</p><p class="isSelectedEnd">Warga berharap kasus tersebut segera mendapat penanganan dari pihak berwenang. Pengungkapan pelaku juga dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.</p><p>Keterangan lebih lanjut mengenai kronologi lengkap, kondisi terkini korban, serta dugaan motif dalam kejadian tersebut masih menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Curi Barang dari Rumah Kosong, Pria 40 Tahun di Kotabumi Diamankan Polisi ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2780/curi-barang-dari-rumah-kosong-pria-40-tahun-di-kotabumi-diamankan-polisi</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 19:20:02 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 12:35:01 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ News ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-11-192103275.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Polsek Kotabumi Kota mengamankan seorang terduga pelaku pencurian rumah kosong dan sejumlah barang bukti. Polisi masih mendalami keterlibatan dua orang lainnya yang diduga ikut dalam aksi tersebut. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-11-192103275.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2780/curi-barang-dari-rumah-kosong-pria-40-tahun-di-kotabumi-diamankan-polisi
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-11-192103275.webp" alt="Polsek Kotabumi Kota mengamankan seorang terduga pelaku pencurian rumah kosong dan sejumlah barang bukti. Polisi masih mendalami keterlibatan dua orang lainnya yang diduga ikut dalam aksi tersebut." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Polsek Kotabumi Kota mengamankan satu terduga pelaku pencurian rumah kosong dan mendalami keterlibatan dua orang lainnya.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-11-192103275.webp" alt="Polsek Kotabumi Kota mengamankan seorang terduga pelaku pencurian rumah kosong dan sejumlah barang bukti. Polisi masih mendalami keterlibatan dua orang lainnya yang diduga ikut dalam aksi tersebut." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG UTARA</strong> &ndash; Kepolisian Sektor (Polsek) Kotabumi Kota, Polres Lampung Utara, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar rumah dalam keadaan kosong. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial RO (40), warga Kecamatan Kotabumi Selatan.<p class="isSelectedEnd">Selain mengamankan RO, polisi masih melakukan pendalaman terhadap dua orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Keduanya masing-masing berinisial A dan D.</p><p class="isSelectedEnd">Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di sebuah rumah di wilayah Kota Gapura, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.</p><p class="isSelectedEnd">Kasus tersebut baru diketahui korban pada sore hari ketika mengecek kondisi rumah. Korban mendapati pintu samping rumah dalam keadaan tidak terkunci.</p><p class="isSelectedEnd">Saat diperiksa, bagian dalam rumah juga telah berantakan. Sejumlah barang milik korban diketahui hilang dan diduga dibawa pelaku.</p><p class="isSelectedEnd">Barang yang dilaporkan hilang di antaranya mesin air, tapis pakaian adat Lampung, jam dinding, ambal atau karpet, gelas, piring, serta seperangkat alat makan.</p><p class="isSelectedEnd">Akibat pencurian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp25 juta.</p><p class="isSelectedEnd">Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Benar, pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan personel Polsek Kotabumi Kota setelah menerima laporan dari korban. Dalam pengungkapan kasus tersebut, satu orang terduga pelaku telah berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,&rdquo; ujar IPTU Herawati, Jumat (11/9/2026).</p><p class="isSelectedEnd">Berdasarkan hasil interogasi, lanjut IPTU Herawati, terduga pelaku mengaku melakukan aksi pencurian tersebut bersama dua orang rekannya yang masing-masing berinisial A dan D.</p><p class="isSelectedEnd">Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian.</p><p class="isSelectedEnd">Barang bukti tersebut antara lain delapan lusin gelas kaca biasa, tiga lusin gelas kaca bertangkai, satu buah kompor gas warna hitam, satu unit sepeda listrik anak-anak, satu unit mesin Sanyo, serta satu set alat makan merek VICENSA.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Selain mengamankan sejumlah barang dan terduga pelaku, personel masih melakukan pengembangan dan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan pihak lainnya serta menelusuri seluruh barang hasil kejahatan,&rdquo; jelasnya.</p><p class="isSelectedEnd">Saat ini, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain serta menelusuri barang-barang hasil pencurian.</p><p class="isSelectedEnd">IPTU Herawati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan, terutama ketika rumah kosong dalam waktu tertentu.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik serta meminta bantuan keluarga atau tetangga untuk ikut mengawasi rumah apabila ditinggalkan dalam waktu tertentu.</p><p>Jika ada dan melihat seorang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian. Setiap laporan akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,&rdquo; pungkasnya. (*)</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ 98 Kepala SMA/SMK Negeri Lampung Resmi Dilantik, Berikut Daftar Namanya ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2778/98-kepala-sma-smk-negeri-lampung-resmi-dilantik-berikut-daftar-namanya</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 17:35:52 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:56:32 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/728931.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Pelantikan kepala SMA/SMK Negeri di Lampung ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/728931.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2778/98-kepala-sma-smk-negeri-lampung-resmi-dilantik-berikut-daftar-namanya
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/728931.jpg" alt="Pelantikan kepala SMA/SMK Negeri di Lampung" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Disdikbud Lampung melantik 98 kepala sekolah SMA/SMK Negeri</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/728931.jpg" alt="Pelantikan kepala SMA/SMK Negeri di Lampung" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>BANDAR LAMPUNG &ndash; </strong>Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung melantik sebanyak 98 kepala sekolah SMA dan SMK Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.<p>Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Disdikbud Lampung pada Jumat (11/9/2026) sore.</p><p>Pengangkatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengisi sejumlah jabatan kepala sekolah yang sebelumnya masih kosong.</p><p>Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, mengatakan terdapat 116 jabatan kepala sekolah yang sebelumnya kosong. Namun, pada pelantikan kali ini baru 98 pejabat yang dapat dilantik.</p><p>&ldquo;Yang belum dilantik ini karena peraturan teknis dari BKN belum turun sehingga belum ikut dilantik pada hari ini,&rdquo; ujar Thomas.</p><p>Menurut Thomas, kepala sekolah yang mendapatkan amanah harus mampu membawa perubahan positif bagi satuan pendidikan yang dipimpinnya. Karena itu, selain memenuhi persyaratan administratif, calon kepala sekolah juga dituntut memiliki visi dan kemampuan melakukan inovasi.</p><p>Thomas menegaskan, kepemimpinan sekolah membutuhkan sosok yang mempunyai arah dan tujuan yang jelas agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan.</p><p>&ldquo;Kriteria yang kita inginkan pertama, dia harus punya visi yang kuat. Kemudian syarat kepangkatannya harus terpenuhi dan pengalaman kerjanya juga memenuhi syarat. Kalau dia tidak punya inovasi dan visi yang kuat, bagaimana sekolah itu bisa menjadi lebih baik,&rdquo; katanya.</p><p>Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, pengelolaan sekolah, dan prestasi peserta didik.</p><p>Berikut daftar 98 kepala sekolah yang dilantik beserta penempatan tugas barunya:</p><p>&nbsp;</p><p>1. Andina Wijayanti &mdash; SMAN 2 Gadingrejo &rarr; SMAN 2 Gadingrejo</p><p>2. Arif Joko Pamungkas &mdash; SMAN 1 Way Serdang &rarr; SMAN 2 Way Serdang</p><p>3. Arifilando Selingga Puri &mdash; SMAN 1 Kelumbayan Barat &rarr; SMAN 1 Kelumbayan Barat</p><p>4. Charisma Ganda Megasari &mdash; SMAN 1 Seputih Raman &rarr; SMAN 1 Way Seputih</p><p>5. Dian Novita Dewi &mdash; SMKN 8 Bandar Lampung &rarr; SMKN 8 Bandar Lampung</p><p>6. Edi Pristiyono &mdash; SMAN 2 Bandar Lampung &rarr; SMAN 1 Natar</p><p>7. Ela Novriyanti &mdash; SMKN 8 Bandar Lampung &rarr; SMKN 1 Ketibung</p><p>8. Fairuz Alawy &mdash; SMAN 2 Way Serdang &rarr; SMAN 1 Mesuji</p><p>9. Herlis Noviana &mdash; SMKN 1 Ketapang &rarr; SMKN 1 Sragi</p><p>10. Hufron Ahmadi &mdash; SMAN 1 Bandar Negeri Suoh &rarr; SMAN 1 Bandar Negeri Suoh</p><p>11. Ibrahim Malik &mdash; SMKN 2 Terbanggi Besar &rarr; SMAN 1 Terbanggi Besar</p><p>12. Imam Santoso &mdash; SMAN 17 Bandar Lampung &rarr; SMAN 2 Punduh Pidada</p><p>13. Indah Theresia Susanti &mdash; SMAN 4 Kotabumi &rarr; SMAN 3 Kotabumi</p><p>14. Iskandar Muda &mdash; SLB Negeri Metro &rarr; SLB Negeri Metro</p><p>15. Kusnadi &mdash; SMAN 16 Bandar Lampung &rarr; SMAN 1 Negeri Katon</p><p>16. Maria Neti Sofyan &mdash; SMAN 1 Kotabumi &rarr; SMAN 3 Tulang Bawang Tengah</p><p>17. Mediawati &mdash; SMAN 2 Kotabumi &rarr; SMAN 1 Abung Kunang</p><p>18. Meilisa &mdash; SMAN 2 Bandar Lampung &rarr; SMAN 1 Abung Barat</p><p>19. Mimi Luvinta &mdash; SMKN 1 Bandar Lampung &rarr; SMKN Sukoharjo</p><p>20. Nasrun Ahmad &mdash; SMKN 2 Kotabumi &rarr; SMKN 1 Gunung Labuhan</p><p>21. Natalia Juliana Surya &mdash; SMAN 10 Bandar Lampung &rarr; SMAN 1 Jati Agung</p><p>22. Nourma Siti Aisyah &mdash; SMKN 1 Bandar Lampung &rarr; SMKN 1 Gedong Tataan</p><p>23. Nova Ervina &mdash; SMAN 3 Menggala &rarr; SMAN 1 Gading Aji</p><p>24. Octa Afliandi Umar &mdash; SMAN 1 Kelumbayan Barat &rarr; SMAN 1 Kelumbayan Barat</p><p>25. Ponimin &mdash; SMKN 1 Tulang Bawang Tengah &rarr; SMKN 1 Trimurjo</p><p>26. Reni Wulandari &mdash; SMAN 1 Natar &rarr; SMAN 1 Marga Tiga</p><p>27. Ricksa Risalah Patti &mdash; SMAN 1 Seputih Agung &rarr; SMAN 1 Way Pengubuan</p><p>28. Rinto Jules &mdash; SMAN 1 Belalau &rarr; SMAN 1 Batu Ketulis</p><p>29. Riyanti Ningsih &mdash; SMAN 2 Negeri Besar &rarr; SMAN 2 Banjit</p><p>30. Rusmaedy &mdash; SMAN 1 Kelumbayan Barat &rarr; SMAN 1 Pematang Sawah</p><p>31. Sri Ayu Dewi &mdash; SMAN 1 Rebang Tangkas &rarr; SMAN 1 Negara Batin</p><p>32. Tri Hanifah &mdash; SMAN 1 Trimurjo &rarr; SMAN 1 Jabung</p><p>33. Wayan Fedri Krisnanto &mdash; SMAN 1 Way Serdang &rarr; SMAN 1 Mesuji Timur</p><p>34. Widiani Trisnaningsih &mdash; SMKN 3 Metro &rarr; SMAN 1 Pekalongan</p><p>35. Yety Sisca &mdash; SMKN 1 Liwa &rarr; SMKN 1 Batu Ketulis</p><p>36. Ade Septinasari &mdash; SMAN 2 Bandar Lampung &rarr; SMAN 16 Bandar Lampung</p><p>37. Burhan Mustofa &mdash; SMAN 1 Meraksa Aji &rarr; SMAN 2 Dente Teladas</p><p>38. Destamrini &mdash; SMKN 9 Bandar Lampung &rarr; SMKN Padang Cermin</p><p>39. Duwi Cahyono &mdash; SMKN 1 Negara Batin &rarr; SMKN 1 Bumi Agung</p><p>40. Fredy Kurniawan &mdash; SMAN 1 Ambarawa &rarr; SMAN 1 Ulubelu</p><p>41. Hernika Zulianda &mdash; SMAN 1 Talang Padang &rarr; SMAN 1 Wonosobo</p><p>42. Ismi Nurhidayati &mdash; SMKN 1 Suoh &rarr; SMKN 1 Suoh</p><p>43. John Agus Mardison Purba &mdash; SMKN 1 Way Tenong &rarr; SMKN 1 Rawajitu Utara</p><p>44. Kiki Melya Sari &mdash; SMKN 1 Kota Agung Barat &rarr; SMKN 1 Kota Agung Timur</p><p>45. Komara Sari &mdash; SMAN 2 Blambangan Umpu &rarr; SMAN 1 Negeri Agung</p><p>46. Lily Diana Fitri &mdash; SMKN 3 Kotabumi &rarr; SMAN 1 Negeri Besar</p><p>47. Mudrik Komariyah &mdash; SMAN 2 Buay Bahuga &rarr; SMAN 1 Pakuan Ratu</p><p>48. Mufiddatun &mdash; SMAN 1 Way Tuba &rarr; SMAN 1 Way Tuba</p><p>49. Ndharu Lelono &mdash; SMKN 2 Kotabumi &rarr; SMKN 1 Negeri Agung</p><p>50. Neli F. Rohdina &mdash; SMAN 1 Kedondong &rarr; SMAN 1 Way Lima</p><p>51. Rita Yani &mdash; SMAN 1 Seputih Mataram &rarr; SMAN 1 Seputih Mataram</p><p>52. Suhendar Fauzi &mdash; SMKN 1 Negeri Besar &rarr; SMKN 1 Negeri Besar</p><p>53. Tri Wahyuni &mdash; SMAN 2 Kota Agung &rarr; SMKN 1 Kotaagung Barat</p><p>54. Vira Murti Adhi &mdash; SMAN 9 Bandar Lampung &rarr; SMAN 2 Pringsewu</p><p>55. Viviyanti &mdash; SMKN 5 Bandar Lampung &rarr; SMKN 1 Sidomulyo</p><p>56. Waset &mdash; SMAN 1 Penawartama &rarr; SMAN 1 Penawartama</p><p>57. Widodo &mdash; SMAN 1 Abung Selatan &rarr; SMAN 2 Tanjung Raja</p><p>58. Amrodi Nurul Huda &mdash; SMAN 1 Buay Bahuga &rarr; SMAN 1 Bumi Agung</p><p>59. Ardi Susanto &mdash; SMKN 1 Banjit &rarr; SMKN 1 Banjit</p><p>60. Arief Tiantoro &mdash; SMKN 1 Menggala &rarr; SMKN 1 Dente Teladas</p><p>61. Bambang Irawan &mdash; SLB Negeri Pringsewu &rarr; SLB PKK Provinsi Lampung</p><p>62. Dini Saraswati &mdash; SMAN 1 Sekampung &rarr; SMAN 1 Labuhan Ratu</p><p>63. Hamid Asnan &mdash; SMAN 1 Sekampung Udik &rarr; SMAN 1 Way Bungur</p><p>64. Hepy Novadila &mdash; SMKN 1 Bandar Lampung &rarr; SMKN Pagelaran Utara</p><p>65. Hidayat Idaman Putra &mdash; SMKN 1 Krui &rarr; SMKN 1 Krui</p><p>66. Iin Syavitri &mdash; SMAN 1 Sungkai Selatan &rarr; SMAN 1 Muara Sungkai</p><p>67. Laili Fathia &mdash; SMAN 2 Kalianda &rarr; SMAN 1 Rajabasa</p><p>68. M. Fadly &mdash; SMKN 2 Kotabumi &rarr; SMKN 1 Buay Bahuga</p><p>69. Made Sugriwa &mdash; SMAN 1 Candipuro &rarr; SMAN 1 Bakauheni</p><p>70. Mahmud Badrun &mdash; SMAN 4 Kotabumi &rarr; SMAN Wiralaga</p><p>71. Maimanah &mdash; SMAN 1 Sekampung Udik &rarr; SMAN 1 Gunung Pelindung</p><p>72. Maryeni Nova Yanze &mdash; SMAN 3 Tulang Bawang Tengah &rarr; SMAN 2 Tulang Bawang Udit</p><p>73. Muhammad Ruzabari &mdash; SMAN 1 Cukuh Balak &rarr; SMKN 1 Cukuh Balak</p><p>74. Novi Fitrianty &mdash; SMAN 2 Menggala &rarr; SMAN 1 Gedung Meneng</p><p>75. Putriana Azriwahyuni &mdash; SMKN 1 Kotabumi &rarr; SMKN 9 Bandar Lampung</p><p>76. Rinelda &mdash; SMKN 1 Natar &rarr; SMKN 1 Merbau Mataram</p><p>77. Riswo &mdash; SMAN 1 Kalianda &rarr; SMAN 1 Way Sulan</p><p>78. Satria Jauhari &mdash; SLB Negeri Baradatu &rarr; SLB Negeri Baradatu</p><p>79. Sunaryo &mdash; SMKN 1 Negeri Besar &rarr; SMAN 1 Tulang Bawang Udit</p><p>80. Wari Wagito &mdash; SMKN 1 Way Serdang &rarr; SMKN 1 Way Serdang</p><p>81. Yenni Satriana &mdash; SMAN 9 Bandar Lampung &rarr; SMAN 2 Natar</p><p>82. Yesi Merinda &mdash; SMKN 1 Kebun Tebu &rarr; SMAN 2 Pagar Dewa</p><p>83. Yunila &mdash; SMAN 4 Kotabumi &rarr; SMAN 4 Kotabumi</p><p>84. Yusuf Supriyadi &mdash; SMAN 1 Kebun Tebu &rarr; SMAN 1 Kebun Tebu</p><p>85. Aan Sudiyanto &mdash; SMAN 1 Sukau &rarr; SMAN 1 Sukau</p><p>86. Dewi Sri Wahyuni &mdash; SMKN 1 Kotabumi &rarr; SMKN 1 Hulu Sungkai</p><p>87. Feriyansyah &mdash; SMKN 2 Kalianda &rarr; SMKN 1 Way Panji</p><p>88. Iin Damaiyanti Sarda &mdash; SMAN 1 Kotabumi &rarr; SMAN 1 Sungkai Selatan</p><p>89. Ketut Edi Darmawan &mdash; SMAN 1 Metro &rarr; SMAN 1 Bumi Nabung</p><p>90. Mahfud Siddiq &mdash; SMAN 1 Seputih Raman &rarr; SMAN 1 Gunung Sugih</p><p>91. Mas'amah &mdash; SLBN PKK Provinsi Lampung &rarr; SLBN Lampung Timur</p><p>92. Maya Erviana &mdash; SMAN 1 Rawapitu &rarr; SMAN 1 Rawapitu</p><p>93. Muhalimi &mdash; SMKN 1 Pekalongan &rarr; SMKN 1 Braja Selebah</p><p>94. Sarman &mdash; SMAN 1 Liwa &rarr; SMAN 2 Liwa</p><p>95. Sulis Setyaningsih &mdash; SMAN 1 Wonosobo &rarr; SMAN 2 Ulubelu</p><p>96. Tri Octaria &mdash; SMAN 1 Padang Cermin &rarr; SMAN Pulau Legundi</p><p>97. Winarni &mdash; SMAN 1 Tanjung Bintang &rarr; SMAN 1 Pagelaran</p><p>98. Yanik Zahrotullu'luiyyah &mdash; SMAN 1 Bukit Kemuning &rarr; SMAN Sungkai Barat.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Hari Keempat, Tim SAR Sisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang Cari 8 Jurnalis Yang Hilang ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2777/hari-keempat-tim-sar-sisir-pulau-sebesi-hingga-pulau-umang-cari-8-jurnalis-yang-hilang</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 17:20:32 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:14 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290042.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Tim SAR gabungan menyisir kawasan pesisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang untuk mencari delapan orang yang hilang kontak saat perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290042.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2777/hari-keempat-tim-sar-sisir-pulau-sebesi-hingga-pulau-umang-cari-8-jurnalis-yang-hilang
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290042.jpg" alt="Tim SAR gabungan menyisir kawasan pesisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang untuk mencari delapan orang yang hilang kontak saat perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Pencarian delapan orang yang hilang kontak menuju Gunung Anak Krakatau memasuki hari keempat dengan penyisiran Pulau Sebesi hingga Pulau Umang.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290042.jpg" alt="Tim SAR gabungan menyisir kawasan pesisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang untuk mencari delapan orang yang hilang kontak saat perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>LAMPUNG SELATAN &mdash; </strong>Upaya pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak saat melakukan perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau terus dilakukan.&nbsp;<p>Memasuki hari keempat, Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama tim SAR gabungan kembali menyisir wilayah pesisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang, Jumat 11 September 2026.</p><p>Penyisiran dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan melibatkan personel Satpolairud Polres Lampung Selatan, Ditpolairud Polda Lampung, KSOP Kelas IV Bakauheni Pos Pulau Sebesi, serta masyarakat setempat.</p><p>Tim menyusuri garis pantai mulai dari kawasan Dermaga Dusun Tejang, Pulau Sebesi, hingga menuju Pulau Umang.</p><p>Sejumlah titik di sepanjang pesisir diperiksa untuk mencari petunjuk yang dapat membantu mengungkap keberadaan rombongan yang hingga kini belum diketahui.</p><p>Selain melakukan penyisiran di sepanjang pesisir, personel SAR juga memperkuat koordinasi dengan Syahbandar di Pulau Sebesi.</p><p>Informasi dari aparat desa dan masyarakat setempat turut dihimpun untuk memperluas jangkauan pencarian.</p><p>Pengetahuan warga pesisir mengenai kondisi perairan di sekitar Pulau Sebesi dan Pulau Umang menjadi salah satu informasi yang dimanfaatkan tim dalam menentukan titik pencarian.</p><p>Kasat Polairud Polres Lampung Selatan Iptu Panpan Hermayadi mengatakan, pencarian dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan setiap informasi yang diperoleh dari lapangan.</p><p>&ldquo;Kami terus bergerak dan menyisir setiap lokasi yang memungkinkan memberikan petunjuk. Koordinasi dengan Syahbandar, aparat desa dan masyarakat juga terus dilakukan. Kami berharap setiap informasi yang masuk dapat membantu mempersempit area pencarian,&rdquo; ujar Panpan.</p><p>Sehari sebelumnya, Kamis 10 September 2026, tim SAR gabungan juga menindaklanjuti informasi mengenai titik yang diduga berkaitan dengan perangkat seluler milik salah satu jurnalis yang hilang kontak.</p><p>Tim yang dipimpin Iptu Panpan Hermayadi berkoordinasi dengan Syahbandar serta aparat Desa Pulau Sebesi sebelum bergerak menuju titik tersebut sekitar pukul 17.09 WIB.</p><p>Setelah dilakukan pengecekan, lokasi yang dimaksud berada di sekitar menara BTS Telkomsel di Desa Tejang, Pulau Sebesi.</p><p>Pada Jumat 11 September 2026, pencarian kembali dilanjutkan dengan menyisir kawasan pesisir dari Dusun Tejang, Pulau Sebesi, hingga Pulau Umang.</p><p>Penyisiran tersebut menjadi bagian dari pengembangan pencarian sebelumnya dengan tetap melibatkan koordinasi antara tim SAR, Syahbandar, aparat desa dan masyarakat setempat.</p><p>Hingga pencarian sementara pada Jumat, keberadaan delapan orang tersebut belum ditemukan. Tim selanjutnya akan mengarahkan pencarian ke wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.</p><p>Panpan mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Umang hingga perairan Gunung Anak Krakatau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kapal, orang, maupun tanda-tanda lain yang diduga berkaitan dengan rombongan tersebut.</p><p>&ldquo;Kami berharap informasi sekecil apa pun dari masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian dan membawa hasil yang baik, sehingga seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,&rdquo; ujar Panpan.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Hari Pertama Jadi Kapolresta, Eko Bagus Riyadi Temui Wali Kota Eva Dwiana Bahas Penguatan Kamtibmas ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2776/hari-pertama-jadi-kapolresta-eko-bagus-riyadi-temui-wali-kota-eva-dwiana-bahas-penguatan-kamtibmas</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 17:09:25 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:41:14 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290029.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Eko Bagus Riyadi bertemu Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana pada hari pertama menjabat untuk membahas penguatan sinergi menjaga keamanan dan pelayanan masyarakat. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290029.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2776/hari-pertama-jadi-kapolresta-eko-bagus-riyadi-temui-wali-kota-eva-dwiana-bahas-penguatan-kamtibmas
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290029.jpg" alt="Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Eko Bagus Riyadi bertemu Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana pada hari pertama menjabat untuk membahas penguatan sinergi menjaga keamanan dan pelayanan masyarakat." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Eko Bagus Riyadi menemui Wali Kota Eva Dwiana untuk memperkuat sinergi menjaga kamtibmas.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/290029.jpg" alt="Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Eko Bagus Riyadi bertemu Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana pada hari pertama menjabat untuk membahas penguatan sinergi menjaga keamanan dan pelayanan masyarakat." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>BANDAR LAMPUNG &mdash; </strong>Hari pertama menjabat sebagai Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Eko Bagus Riyadi langsung menemui Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Kamis 10 September 2026.<p>Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota Bandar Lampung tersebut membahas penguatan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Dalam pertemuan itu, Kapolresta Eko Bagus Riyadi dan Eva Dwiana membahas sejumlah hal terkait keamanan wilayah serta koordinasi antara kepolisian dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.</p><p>Bagi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 tersebut, komunikasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai Kapolresta Bandar Lampung.</p><p>Menurutnya, upaya menjaga kamtibmas tidak hanya membutuhkan peran kepolisian, tetapi juga kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat.</p><p>Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal Kapolresta Eko dalam membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.</p><p>&ldquo;Sinergi dan komunikasi yang baik sangat penting untuk menjaga kamtibmas. Dengan koordinasi yang kuat, berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani bersama dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,&rdquo; kata Agustina, Kamis 10 September 2026.</p><p>Agustina mengatakan Kapolresta Eko juga berkomitmen melanjutkan kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Polresta Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.</p><p>Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif sekaligus memastikan berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani melalui koordinasi lintas sektor.</p><p>&ldquo;Harapannya, sinergi yang sudah terjalin dapat semakin diperkuat, sehingga Kota Bandar Lampung tetap aman, nyaman dan kondusif,&rdquo; ujarnya.</p><p>Pertemuan dengan Wali Kota Eva Dwiana menjadi salah satu langkah awal Kombes Pol Eko Bagus Riyadi setelah resmi memimpin Polresta Bandar Lampung.</p><p>Dengan membangun komunikasi sejak awal bersama pemerintah daerah, Kapolresta Eko diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di Kota Bandar Lampung.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Pemkot Bandar Lampung Buka Investasi Wisata, Batu Putu dan Kali Akar Jadi Prioritas ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2775/pemkot-bandar-lampung-buka-investasi-wisata-batu-putu-dan-kali-akar-jadi-prioritas</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 15:29:14 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:41:54 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193963.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Pemkot Bandar Lampung membuka peluang investasi swasta untuk mengembangkan destinasi wisata Batu Putu dan Kali Akar dengan konsep petualangan modern dan ramah lingkungan. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193963.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2775/pemkot-bandar-lampung-buka-investasi-wisata-batu-putu-dan-kali-akar-jadi-prioritas
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193963.jpg" alt="Pemkot Bandar Lampung membuka peluang investasi swasta untuk mengembangkan destinasi wisata Batu Putu dan Kali Akar dengan konsep petualangan modern dan ramah lingkungan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Pemkot Bandar Lampung membuka peluang investasi pariwisata untuk mengembangkan Batu Putu dan Kali Akar dengan konsep wisata petualangan modern.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193963.jpg" alt="Pemkot Bandar Lampung membuka peluang investasi swasta untuk mengembangkan destinasi wisata Batu Putu dan Kali Akar dengan konsep petualangan modern dan ramah lingkungan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p>BANDAR LAMPUNG &mdash; Sektor pariwisata di Kota Bandar Lampung diproyeksikan semakin menggeliat seiring rencana pemerintah kota menghadirkan destinasi wisata lokal yang lebih modern dan menarik.<p>Guna mempercepat pengembangan destinasi wisata, Pemkot Bandar Lampung membuka peluang keterlibatan pihak swasta melalui skema investasi daerah.</p><p>Langkah tersebut diambil untuk mempercepat penyediaan wahana wisata baru sekaligus meningkatkan daya tarik Kota Tapis Berseri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.</p><p>Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.</p><p>Menurut Adiansyah, Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Pariwisata tidak hanya membuka ruang bagi penanam modal, tetapi juga berkomitmen memberikan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pengelolaan hingga promosi destinasi wisata kepada masyarakat.</p><p>"Kami menyambut baik kerjasama dengan para investor. Pihak swasta dapat berkolaborasi dalam mengelola serta mengembangkan destinasi dan wahana wisata yang ada di Kota Bandar Lampung," ujar Adiansyah, Jumat 11 September 2026.</p><p>Ia menambahkan, kemitraan dengan sektor swasta dinilai menjadi salah satu langkah efektif untuk mempercepat pembenahan sarana dan prasarana pariwisata. Pasalnya, pengembangan destinasi wisata akan membutuhkan waktu lebih panjang apabila hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).</p><p>Dalam rencana pengembangan tersebut, kawasan wisata alam Batu Putu dan Kali Akar diproyeksikan menjadi salah satu prioritas utama. Kedua kawasan tersebut dinilai memiliki potensi wisata alam yang besar karena didukung lingkungan yang masih asri serta aliran sungai yang jernih.</p><p>Pemkot Bandar Lampung selanjutnya menyiapkan konsep wisata petualangan modern yang tetap mengedepankan aspek ramah lingkungan di kedua kawasan tersebut.</p><p>"Salah satu konsep yang sedang kami siapkan adalah aktivitas canyoning atau penelusuran sungai yang dipadukan dengan olahraga rekreasi alam. Selain itu, kami juga merencanakan pembangunan titik pandang (view point) yang estetik mengarah ke kawasan air terjun," jelasnya.</p><p>Pengembangan wahana baru tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif rekreasi bagi masyarakat sekaligus menarik lebih banyak wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung ke Bandar Lampung.</p><p>Dari sisi ekonomi, kehadiran destinasi wisata dengan konsep modern tersebut diharapkan dapat memperpanjang masa tinggal atau length of stay wisatawan di Bandar Lampung.&nbsp;</p><p>Selain itu, pengembangan kawasan wisata juga diproyeksikan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar dan mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p><p>Adiansyah memastikan Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung siap memberikan kemudahan pelayanan serta transparansi prosedur bagi calon investor yang tertarik mengembangkan sektor pariwisata.</p><p>"Kami sangat terbuka bagi para penanam modal yang berminat. Silahkan datang langsung ke Kantor Dinas Pariwisata Bandar Lampung untuk berdiskusi. Kami siap memfasilitasi dan menindaklanjuti setiap rencana investasi secara berkelanjutan," tuturnya.</p><p>Dengan dibukanya peluang investasi tersebut, Pemkot Bandar Lampung berharap semakin banyak pihak swasta yang tertarik berkolaborasi dalam pengembangan sektor pariwisata.&nbsp;</p><p>Kehadiran destinasi dan wahana baru diharapkan tidak hanya memperkuat daya tarik wisata Kota Tapis Berseri, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Dampak Abu Gunung Anak Krakatau ke Pajak Parkir Bandar Lampung Belum Signifikan ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2774/dampak-abu-gunung-anak-krakatau-ke-pajak-parkir-bandar-lampung-belum-signifikan</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 15:22:26 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:22 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193964.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung. Meski ada yang tutup sementara, Bapenda menyebut dampaknya terhadap pajak parkir belum signifikan. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193964.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2774/dampak-abu-gunung-anak-krakatau-ke-pajak-parkir-bandar-lampung-belum-signifikan
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193964.jpg" alt="Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung. Meski ada yang tutup sementara, Bapenda menyebut dampaknya terhadap pajak parkir belum signifikan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai mengganggu sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung, tetapi dampaknya ke pajak parkir belum signifikan.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/193964.jpg" alt="Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung. Meski ada yang tutup sementara, Bapenda menyebut dampaknya terhadap pajak parkir belum signifikan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p>BANDAR LAMPUNG &mdash; Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai berdampak terhadap aktivitas sejumlah usaha di Kota Bandar Lampung. Meski demikian, dampaknya terhadap penerimaan pajak parkir hingga saat ini dinilai belum signifikan.<p>Kepala Bidang Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung, Gunawan, mengatakan sejumlah tempat hiburan dan usaha yang menjalankan aktivitas di ruang terbuka atau outdoor terpaksa menghentikan kegiatan sementara akibat paparan abu vulkanik.</p><p>"Ada beberapa tempat yang outdoor tutup. Ya pasti," kata Gunawan, Jumat 11 September 2026.</p><p>Menurut Gunawan, kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi aktivitas ekonomi di sejumlah lokasi usaha, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan parkir. Namun, jumlah usaha yang terdampak masih terbatas sehingga belum memberikan pengaruh besar terhadap penerimaan pajak parkir Kota Bandar Lampung.</p><p>"Ada beberapa tempat yang outdoor yang tutup dan ini nggak banyak. Mudah-mudahan cepat pulih GAK," ujarnya.</p><p>Gunawan berharap kondisi akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat kembali berjalan normal.</p><p>Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau turut mengganggu sejumlah aktivitas masyarakat di Lampung, terutama kegiatan yang dilakukan di ruang terbuka. Kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha outdoor harus menyesuaikan kegiatan mereka untuk sementara waktu.</p><p>Di Bandar Lampung, pemerintah kota juga melakukan sejumlah langkah untuk menangani dampak abu vulkanik yang menutupi sejumlah ruas jalan. Salah satunya melalui penyemprotan jalan protokol guna membantu membersihkan abu dan menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.</p><p>Meski terdapat sejumlah usaha outdoor yang tutup sementara, Bapenda Kota Bandar Lampung menilai kondisi tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap sektor pajak parkir.</p><p>Aktivitas usaha menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi penerimaan pajak parkir. Ketika jumlah pengunjung dan kegiatan usaha menurun, aktivitas kendaraan yang menggunakan fasilitas parkir juga berpotensi ikut berkurang.</p><p>Namun, Gunawan memastikan dampak yang dirasakan sejauh ini masih relatif kecil karena penutupan hanya terjadi pada sejumlah usaha tertentu.</p><p>Ia berharap kondisi Gunung Anak Krakatau segera membaik agar tempat hiburan, usaha outdoor, serta aktivitas masyarakat dapat kembali berlangsung seperti biasa.</p><p>"Mudah-mudahan cepat pulih GAK," ujarnya.</p><p>Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian karena paparan abu vulkanik dapat mengganggu berbagai kegiatan masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak.</p><p>Kondisi tersebut juga membuat pelaku usaha perlu menyesuaikan kegiatan operasional dengan situasi di lapangan.</p><p>Bapenda Kota Bandar Lampung terus memantau perkembangan aktivitas usaha dan dampaknya terhadap penerimaan pajak daerah. Sejauh ini, dampak terhadap pajak parkir masih dinilai belum signifikan.</p><p>Pemulihan aktivitas usaha diharapkan dapat berlangsung cepat seiring dengan membaiknya kondisi akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.</p><p>Dengan demikian, kegiatan ekonomi dan aktivitas masyarakat di Kota Bandar Lampung dapat kembali berjalan normal.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Melalui Anggaran Dana Desa,Pemdes Margodadi Realisasikan Paving Blok 340.5 M ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2773/melalui-anggaran-dana-desa-pemdes-margodadi-realisasikan-paving-blok-340-5-m</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 14:09:46 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:40:39 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/70941.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Camat Jatiagung Riswan Effendi bersama Kepala Desa Margodadi Noven Fahri, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Pendamping Kecamatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan  paving blok di 4 dusun Desa Margodadi, ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/70941.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2773/melalui-anggaran-dana-desa-pemdes-margodadi-realisasikan-paving-blok-340-5-m
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/70941.jpg" alt="Camat Jatiagung Riswan Effendi bersama Kepala Desa Margodadi Noven Fahri, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Pendamping Kecamatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan  paving blok di 4 dusun Desa Margodadi," width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Pemerintah Desa Margodadi Jatiagung Lampung Selatan bangun paving blok di 4 dusun menggunakan Dana Desa dan DBH 2026 senilai Rp121 juta.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/70941.jpg" alt="Camat Jatiagung Riswan Effendi bersama Kepala Desa Margodadi Noven Fahri, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Pendamping Kecamatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan  paving blok di 4 dusun Desa Margodadi," width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>LAMPUNG SELATAN</strong> Pemerintah Desa Margodadi Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung Selatan kembali merealisasikan anggaran Dana Desa tahun 2026,pada Jumat ,11 September 2026 dengan&nbsp; peletakan batu pertama pembangunan jalan berupa paving blok dilakukan di dusun 1 Gang.Cendrawasih&nbsp;<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jatiagung Riswan Effendi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Margodadi Noven Fahri, serta Pendamping Kecamatan. Kehadiran unsur forkopimcam dan pendamping menjadi bentuk dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur desa.&nbsp;&nbsp;</p><p>Kepala Desa Margodadi Noven Fahri mengatakan pembangunan jalan dengan paving blok&nbsp; tahun ini bersumber dari Dana Desa dan Dana Bagi Hasil Pajak. Total anggaran yang digunakan mencapai Rp121 juta untuk 4 titik pembangunan dengan panjang bervariasi.&nbsp;&nbsp;</p><p>"Alhamdulillah di tahun ini kita dapat melaksanakan pembangunan jalan dengan berupa paving blok dengan K 300 dengan&nbsp; anggaran 120 juta di 4 dusun," jelasnya.&nbsp;&nbsp;</p><p>Rinciannya, di Dusun I Gang Cendrawasih dibangun paving blok sepanjang 150 meter dengan lebar 2,8 meter menggunakan anggaran Rp53.508.000 dari Dana Desa. Kemudian di Dusun II Gang Balai Desa sepanjang 95 meter dengan lebar 2,8 meter menelan anggaran Rp34.355.000.&nbsp;&nbsp;</p><p>Selanjutnya di Dusun III Gang Masjid Nurul Iman sepanjang 35,5 meter dengan lebar 2,8 meter dianggarkan Rp12.547.000. Sementara pembangunan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil berada di Dusun IV dengan panjang 60 meter dan lebar 2,5 meter dengan anggaran Rp20.000.000 "Terang Noven"&nbsp;</p><p>Sedangkan pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga antar dusun serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan total panjang keseluruhan 340,5 meter, pembangunan paving blok&nbsp; ini menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur desa Margodadi di tahun 2026 ini&nbsp;</p><p>Pemdes Margodadi juga&nbsp; berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.&nbsp;&nbsp;</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25.000, Jadi Rp 2,6 Juta per Gram ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2771/harga-emas-antam-hari-ini-turun-rp-25-000-jadi-rp-2-6-juta-per-gram</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 13:30:38 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:40:41 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Finance ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/166875.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Harga emas Antam batangan pada Jumat, 11 September 2026, turun Rp25.000 menjadi Rp2,6 juta per gram. Harga buyback juga turun menjadi Rp2,45 juta per gram. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/166875.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2771/harga-emas-antam-hari-ini-turun-rp-25-000-jadi-rp-2-6-juta-per-gram
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/166875.jpg" alt="Harga emas Antam batangan pada Jumat, 11 September 2026, turun Rp25.000 menjadi Rp2,6 juta per gram. Harga buyback juga turun menjadi Rp2,45 juta per gram." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Harga emas Antam hari ini turun Rp25.000 menjadi Rp2,6 juta per gram, sementara harga buyback menjadi Rp2,45 juta.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/166875.jpg" alt="Harga emas Antam batangan pada Jumat, 11 September 2026, turun Rp25.000 menjadi Rp2,6 juta per gram. Harga buyback juga turun menjadi Rp2,45 juta per gram." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p>BANDAR LAMPUNG - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Jumat, 11 September 2026. Harga emas Antam hari ini tercatat Rp2.600.000 per gram, turun Rp25.000 dari sebelumnya Rp2.625.000 per gram.<p>Penurunan juga terjadi pada harga buyback emas Antam. Harga beli kembali yang ditetapkan Logam Mulia turun Rp25.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.475.000 menjadi Rp2.450.000 per gram.</p><p>Dengan demikian, selisih antara harga jual emas Antam dan harga buyback pada hari ini mencapai Rp150.000 per gram.</p><p>Logam Mulia selama ini menetapkan dua jenis harga untuk emas batangan produksinya, yakni harga jual emas dan harga beli kembali atau buyback.</p><p>Harga jual merupakan harga yang harus dibayarkan saat membeli emas dari gerai Logam Mulia. Sementara itu, harga buyback merupakan harga yang berlaku ketika pemilik emas menjual kembali emasnya kepada Logam Mulia.</p><p>Sebagai gambaran, apabila investor membeli emas Antam hari ini dengan harga Rp2.600.000 per gram dan kemudian menjualnya kembali pada hari yang sama, emas tersebut akan dihargai berdasarkan harga buyback sebesar Rp2.450.000 per gram.</p><p>Artinya, terdapat selisih Rp150.000 per gram antara harga ketika membeli dan menjual kembali emas tersebut.</p><p>Perbedaan antara harga jual dan harga buyback atau spread tersebut perlu diperhatikan oleh investor yang ingin berinvestasi pada emas batangan. Tanpa memperhitungkan spread, investor berisiko keliru dalam menghitung potensi keuntungan maupun kerugian investasinya.</p><p>Dengan spread yang cukup besar, emas batangan cenderung lebih sesuai untuk investasi jangka panjang. Kenaikan harga emas dalam jangka panjang diharapkan dapat menutup selisih antara harga jual dan harga buyback sekaligus memberikan keuntungan bagi investor.</p><p>Sebagai ilustrasi, berikut gambaran potensi untung atau rugi apabila investor membeli emas Antam pada beberapa periode sebelumnya dan menjualnya berdasarkan harga buyback saat ini.</p><p>Investor yang membeli emas pada 4 September 2026 dengan harga Rp2.670.000 per gram mengalami kerugian 8,24 persen.</p><p>Pembelian pada 11 Agustus 2026 dengan harga Rp2.710.000 per gram mencatat kerugian 9,59 persen. Sementara pembelian pada 11 Juni 2026 dengan harga Rp2.689.000 per gram mengalami kerugian 8,89 persen.</p><p>Untuk pembelian pada 11 Maret 2026 dengan harga Rp3.087.000 per gram, potensi kerugian mencapai 20,63 persen.</p><p>Sebaliknya, pembelian emas pada 11 Desember 2025 dengan harga Rp2.431.000 per gram masih mencatat keuntungan 0,78 persen.</p><p>Investor yang membeli emas pada 11 September 2025 dengan harga Rp2.095.000 per gram memperoleh potensi keuntungan 16,95 persen. Sementara pembelian pada 11 Juni 2025 dengan harga Rp1.910.000 per gram mencatat keuntungan 28,27 persen.</p><p>Adapun pembelian pada 11 Maret 2025 dengan harga Rp1.679.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan 45,92 persen. Sedangkan pembelian pada 11 Desember 2024 dengan harga Rp1.534.000 per gram mencatat keuntungan 59,71 persen.</p><p>Perhitungan tersebut menunjukkan bahwa jangka waktu investasi menjadi salah satu faktor penting dalam investasi emas.</p><p>Investor juga perlu memperhatikan harga beli, harga buyback, serta pergerakan harga emas sebelum mengambil keputusan investasi.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ 7 Smartwatch Terbaik 2026, Lengkap Spesifikasi dan Harganya ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2772/7-smartwatch-terbaik-2026-lengkap-spesifikasi-dan-harganya</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 13:29:41 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:40:39 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lifestyle ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/727767.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Apple Watch Ultra 3 ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/727767.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2772/7-smartwatch-terbaik-2026-lengkap-spesifikasi-dan-harganya
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/727767.jpg" alt="Apple Watch Ultra 3" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Rekomendasi smartwatch terbaik 2026 lengkap dengan spesifikasi dan harga, mulai dari Apple Watch Ultra 3 hingga xiomi watch S5</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/727767.jpg" alt="Apple Watch Ultra 3" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>BANDAR LAMPUNG - </strong>Smartwatch atau jam tangan pintar semakin menjadi perangkat pendamping aktivitas sehari-hari.<p>Tidak hanya berfungsi untuk melihat waktu dan menerima notifikasi, smartwatch kini menawarkan fitur pemantauan kesehatan, olahraga, GPS, kualitas tidur, hingga komunikasi.</p><p>Memasuki 2026, pilihan smartwatch semakin beragam. Mulai dari Apple Watch untuk pengguna iPhone, Samsung Galaxy Watch bagi pengguna Android, Garmin untuk pecinta olahraga, Huawei yang menawarkan daya tahan baterai panjang, hingga Xiaomi yang menyasar pengguna dengan anggaran lebih terjangkau.</p><p>Sejumlah smartwatch yang banyak direkomendasikan pada 2026 antara lain Apple Watch Ultra 3, Samsung Galaxy Watch 8, Garmin Venu 4, Huawei Watch GT 6 Pro, dan Xiaomi Watch S5.</p><p>Masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.</p><p>1. Apple Watch Ultra 3.</p><p>Apple Watch Ultra 3 menjadi salah satu pilihan premium bagi pengguna iPhone yang menginginkan smartwatch dengan fitur kesehatan dan olahraga lengkap.</p><p>Perangkat ini menawarkan layar besar, GPS, konektivitas seluler, pemantauan detak jantung, SpO2, suhu tubuh, ECG, deteksi irama jantung tidak teratur, hingga sejumlah fitur keselamatan seperti Fall Detection dan Emergency SOS.</p><p>Apple Watch Ultra 3 juga dirancang untuk aktivitas outdoor dan olahraga ekstrem. Dengan material premium serta ketahanan terhadap air, smartwatch ini cocok bagi pengguna yang aktif berolahraga maupun melakukan kegiatan di luar ruangan.</p><p>Spesifikasi dan fitur utama:</p><p>- Casing titanium 49 mm</p><p>- GPS presisi tinggi</p><p>- ECG</p><p>- Pemantauan detak jantung</p><p>- Pemantauan SpO2</p><p>- Sensor suhu</p><p>- Deteksi sleep apnea</p><p>- Fall Detection dan Emergency SOS</p><p>- Fitur olahraga dan aktivitas outdoor</p><p>- Kompatibel dengan ekosistem iPhone.&nbsp;</p><p>Harga: sekitar Rp14,499 juta hingga Rp17,499 juta, tergantung varian.</p><p>&nbsp;</p><p>2. Samsung Galaxy Watch 8.&nbsp;</p><p>Samsung Galaxy Watch 8 menjadi pilihan menarik bagi pengguna Android, khususnya mereka yang menggunakan smartphone Samsung.</p><p>Smartwatch ini menggunakan layar Super AMOLED dan sistem operasi Wear OS 6 dengan antarmuka One UI Watch. Performanya ditopang prosesor Exynos W1000 3nm serta penyimpanan internal 32 GB.</p><p>Untuk kesehatan, Galaxy Watch 8 menyediakan pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah, suhu kulit, kualitas tidur, stres, ECG, serta fitur Body Composition untuk membantu mengukur komposisi tubuh.</p><p>Spesifikasi dan fitur utama:</p><p>- Layar Super AMOLED 1,3 atau 1,5 inci</p><p>- Prosesor Exynos W1000 3nm</p><p>- Penyimpanan 32 GB</p><p>- Wear OS 6 / One UI Watch 8</p><p>- GPS</p><p>- Bluetooth 5.3</p><p>- Wi-Fi dan NFC</p><p>- ECG</p><p>- Body Composition</p><p>- Pemantauan tidur dan stres</p><p>- Baterai hingga sekitar 40 jam untuk penggunaan tertentu.&nbsp;</p><p>Harga: mulai sekitar Rp5,499 juta.</p><p>&nbsp;</p><p>3. Garmin Venu 4.</p><p>Bagi pengguna yang lebih mengutamakan olahraga dan kebugaran, Garmin Venu 4 menjadi salah satu smartwatch yang patut dipertimbangkan pada 2026.</p><p>Garmin Venu 4 menawarkan kombinasi fitur smartwatch harian dengan kemampuan pemantauan kebugaran yang lebih mendalam.</p><p>Perangkat ini dilengkapi sensor detak jantung Elevate V5 serta berbagai fitur seperti Body Battery, Health Snapshot, HRV, Pulse Ox, Sleep Coach dan pemantauan stres.</p><p>Daya tahan baterainya juga menjadi salah satu keunggulan. Garmin mengklaim Venu 4 mampu digunakan hingga sekitar 12 hari dalam kondisi tertentu.</p><p>Spesifikasi dan fitur utama:</p><p>- Pilihan ukuran 41 mm dan 45 mm</p><p>- Layar AMOLED</p><p>- Sensor detak jantung Elevate V5</p><p>- GPS</p><p>- Body Battery</p><p>- Health Snapshot</p><p>- HRV</p><p>- Pulse Ox</p><p>- Sleep Coach</p><p>- Pelacakan stres</p><p>- Speaker dan mikrofon</p><p>- Penyimpanan 32 GB</p><p>- Baterai hingga 12 hari.&nbsp;</p><p>Harga: sekitar Rp9,699 juta untuk harga yang tercantum di pasar Indonesia.</p><p>4. Huawei Watch GT 6 Pro.&nbsp;</p><p>Huawei Watch GT 6 Pro menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan fitur kesehatan cukup lengkap tetapi tetap membutuhkan baterai yang tahan lama.</p><p>Smartwatch ini memiliki teknologi pemantauan kesehatan seperti ECG, detak jantung, SpO2, HRV, suhu kulit, pemantauan stres dan analisis kesehatan pernapasan.</p><p>Huawei juga dikenal menawarkan daya tahan baterai yang relatif panjang dibandingkan smartwatch dengan sistem operasi penuh.</p><p>Karena itu, perangkat ini cocok untuk pengguna yang tidak ingin terlalu sering mengisi daya.</p><p>Spesifikasi dan fitur utama:</p><p>- Layar AMOLED</p><p>- ECG</p><p>- Pemantauan detak jantung</p><p>- SpO2</p><p>- HRV</p><p>- Pemantauan suhu kulit</p><p>- Pemantauan stres</p><p>- GPS</p><p>- Beragam mode olahraga</p><p>- Fitur kesehatan dan kebugaran</p><p>- Baterai berdaya tahan panjang.&nbsp;</p><p>Harga: mulai sekitar Rp4,099 juta.</p><p>&nbsp;</p><p>5. Xiaomi Watch S5.&nbsp;</p><p>Jika mencari smartwatch dengan fitur cukup lengkap tetapi harga lebih terjangkau, Xiaomi Watch S5 dapat menjadi salah satu pilihan.</p><p>Xiaomi Watch S5 menawarkan pemantauan detak jantung selama 24 jam, SpO2, kualitas tidur, tingkat stres serta lebih dari 150 mode olahraga.</p><p>Dengan harga sekitar Rp2 jutaan, perangkat ini bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan smartwatch untuk aktivitas harian dan olahraga tanpa harus mengeluarkan anggaran sebesar smartwatch premium.</p><p>Spesifikasi dan fitur utama:</p><p>- Layar AMOLED</p><p>- Pemantauan detak jantung 24 jam</p><p>- SpO2</p><p>- Pemantauan tidur</p><p>- Pemantauan stres</p><p>- Lebih dari 150 mode olahraga</p><p>- Fitur latihan pernapasan</p><p>- Pelacakan kesehatan wanita</p><p>- GPS.&nbsp;</p><p>Harga: mulai sekitar Rp2,599 juta.</p><p>&nbsp;</p><p>6. Garmin Vivoactive 6.</p><p>Garmin Vivoactive 6 bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Garmin dengan anggaran lebih rendah dibanding seri premium.</p><p>Perangkat ini memiliki layar sentuh, GPS, berbagai fitur kebugaran dan pemantauan kesehatan. Salah satu keunggulannya adalah bobot yang ringan, sekitar 36 gram dengan strap, serta daya tahan baterai hingga 11 hari.</p><p>Spesifikasi dan fitur utama:</p><p>- Ukuran 42 mm</p><p>- Layar touchscreen</p><p>- Penyimpanan 8 GB</p><p>- GPS</p><p>- Sensor detak jantung Elevate V4</p><p>- Fitur pemantauan tidur</p><p>- Body Battery</p><p>- Smart Wake Alarm</p><p>- Baterai hingga 11 hari</p><p>- Bobot sekitar 36 gram dengan strap.&nbsp;</p><p>Harga: sekitar Rp4,5 jutaan jika dikonversi dari harga global US$299,99, meski harga resmi Indonesia dapat berbeda.</p><p>7. OnePlus Watch 3.</p><p>OnePlus Watch 3 menarik perhatian terutama karena daya tahan baterainya. Berdasarkan pengujian yang dirangkum TechRadar, perangkat ini dapat mencapai hingga 120 jam penggunaan.</p><p>Smartwatch ini menggunakan layar LTPO AMOLED dan dibekali penyimpanan 32 GB. Selain fitur olahraga, terdapat ECG, pemantauan kesehatan dan dual-frequency GPS.</p><p>Spesifikasi dan fitur utama:</p><p>- Layar LTPO AMOLED</p><p>- Resolusi 466 x 466 piksel</p><p>- Snapdragon W5/BES2800BP</p><p>- Penyimpanan 32 GB</p><p>- Dual-frequency GPS</p><p>- ECG</p><p>- IP68 dan 5ATM</p><p>- Baterai hingga 120 jam.&nbsp;</p><p>OnePlus Watch 3 cocok bagi pengguna Android yang memprioritaskan daya tahan baterai tetapi tetap menginginkan smartwatch dengan fitur pintar lengkap.</p><p>&nbsp;</p><p>Pilih Smartwatch Sesuai Kebutuhan.&nbsp;</p><p>Memilih smartwatch terbaik pada 2026 sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga atau jumlah fitur. Kompatibilitas dengan smartphone menjadi salah satu faktor paling penting.</p><p>Pengguna iPhone dapat mempertimbangkan Apple Watch, terutama Apple Watch Ultra 3 untuk kebutuhan premium dan aktivitas outdoor.</p><p>Sementara pengguna Android, terutama pemilik smartphone Samsung, bisa memilih Galaxy Watch 8 karena integrasinya dengan ekosistem Samsung dan Wear OS.</p><p>Untuk pengguna yang lebih banyak melakukan aktivitas olahraga, lari, bersepeda, hiking atau aktivitas outdoor, Garmin Venu 4 dan seri Garmin lainnya layak dipertimbangkan.</p><p>Garmin memang lebih menitikberatkan fitur olahraga, GPS dan daya tahan baterai.</p><p>Sedangkan Huawei Watch GT 6 Pro cocok untuk pengguna yang mencari keseimbangan antara fitur kesehatan, olahraga dan daya tahan baterai. Bagi pengguna dengan anggaran lebih terbatas, Xiaomi Watch S5 bisa menjadi alternatif karena menawarkan berbagai fitur kesehatan dan lebih dari 150 mode olahraga dengan harga sekitar Rp2 jutaan.</p><p>Kesimpulan.&nbsp;</p><p>Ada banyak pilihan smartwatch terbaik 2026 dengan karakteristik berbeda. Apple Watch Ultra 3 unggul untuk pengguna iPhone, Samsung Galaxy Watch 8 cocok bagi pengguna Android dan Samsung, Garmin Venu 4 menjadi pilihan menarik bagi pencinta olahraga, Huawei Watch GT 6 Pro menawarkan keseimbangan fitur dan baterai, sedangkan Xiaomi Watch S5 dapat dipertimbangkan bagi pengguna yang mencari harga lebih terjangkau.</p><p>Sebelum membeli, pastikan memeriksa kompatibilitas smartphone, fitur GPS, daya tahan baterai, fitur kesehatan, ketahanan air, ukuran layar, serta harga terbaru karena harga smartwatch dapat berubah mengikuti promo dan varian yang dipilih.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Prakiraan Cuaca Lampung Jumat 11 September 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2770/prakiraan-cuaca-lampung-jumat-11-september-2026-sejumlah-wilayah-berpotensi-hujan</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:38:38 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:45:11 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/143923.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Ilustrasi hujan. BMKG Lampung memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Lampung berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada Jumat, 11 September 2026. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/143923.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2770/prakiraan-cuaca-lampung-jumat-11-september-2026-sejumlah-wilayah-berpotensi-hujan
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/143923.jpg" alt="Ilustrasi hujan. BMKG Lampung memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Lampung berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada Jumat, 11 September 2026." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Lampung pada Jumat, 11 September 2026.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/143923.jpg" alt="Ilustrasi hujan. BMKG Lampung memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Lampung berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada Jumat, 11 September 2026." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p>BANDAR LAMPUNG - BMKG Lampung memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Lampung berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada Jumat, 11 September 2026.<p>Hujan berpotensi terjadi sejak pagi hingga dini hari di beberapa kabupaten dan kota.</p><p>Pada pagi hari, pukul 07.00-13.00 WIB, kondisi cuaca di Lampung secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.</p><p>Hujan ringan berpotensi terjadi di Lampung Selatan, Metro, Lampung Timur, dan Tanggamus.</p><p>Memasuki siang hingga sore hari, pukul 13.00-19.00 WIB, cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Namun, hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Tengah, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Lampung Utara.</p><p>Pada malam hari, pukul 19.00-01.00 WIB, kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi di Pesawaran, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Lampung Utara.</p><p>Sementara itu, pada dini hari, pukul 01.00-07.00 WIB, cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi di Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat.</p><p>Untuk suhu udara, Kabupaten Lampung Barat dan sekitarnya diprakirakan berada pada kisaran 19-30 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah Lampung lainnya diprakirakan memiliki suhu udara antara 23-35 derajat Celsius.</p><p>Kelembapan udara diprakirakan berada pada kisaran 58-95 persen. Adapun angin permukaan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 5-40 kilometer per jam.</p><p>BMKG Lampung juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang dan sore hari di wilayah Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.</p><p>Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang lebih lengkap serta terkini dapat dipantau melalui website BMKG Lampung, aplikasi mobile infoBMKG, media sosial BMKG Lampung, maupun call center WhatsApp 0816-404-333.</p><p>Prakiraan cuaca tersebut merupakan informasi dari Prakirawan BMKG Lampung yang diperbarui pada 11 September 2026 pukul 06.00 WIB.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Dinsos Lampung Barat Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2769/dinsos-lampung-barat-gerak-cepat-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 22:45:38 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:58:05 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-224640857.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Kadis Sosial Lambar Aloyurdin S.H, M.H.,  pimpin penyaluran bantuan korban musibah kebaran di dua kecamatan. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-224640857.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2769/dinsos-lampung-barat-gerak-cepat-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-224640857.webp" alt="Kadis Sosial Lambar Aloyurdin S.H, M.H.,  pimpin penyaluran bantuan korban musibah kebaran di dua kecamatan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Dinsos Lampung Barat bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada korban kebakaran di sejumlah lokasi terdampak.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-224640857.webp" alt="Kadis Sosial Lambar Aloyurdin S.H, M.H.,  pimpin penyaluran bantuan korban musibah kebaran di dua kecamatan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG BARAT</strong> &ndash; Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Sosial menunjukkan respons cepat terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.<p class="isSelectedEnd">Bantuan darurat disalurkan kepada sejumlah korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya meringankan beban masyarakat pascabencana.</p><p class="isSelectedEnd">Langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan. Pada Kamis Pagi (10/9), Dinas Sosial Lampung Barat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Pemangku Taman Jaya, Pekon Kubu Perahu. Yang dipimpin langsing Kadis Sosial Lambar Aliyurdin SH, M.H.&nbsp; bersama Camat Balikbukit Mat Patoni S.Ip, M.Si.,&nbsp;</p><p class="isSelectedEnd">Dtegaskan Aliyurdin, mendamoingi Bupati Lambar Parosil Mabsus, mengatakan. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00&ndash;09.30 WIB ketika rumah dalam kondisi kosong.</p><p class="isSelectedEnd">Warga sekitar sempat mendengar suara dentuman dari dalam rumah. Tidak lama berselang, kepulan asap disusul kobaran api terlihat membakar bangunan.</p><p class="isSelectedEnd">Warga bersama petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak melakukan upaya pemadaman. Meski api akhirnya berhasil dijinakkan, rumah tersebut mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar bangunan terbakar habis.</p><p class="isSelectedEnd">Penyaluran bantuan dilakukan jajaran Dinas Sosial Lampung Barat bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta unsur Pemerintahan Pekon Kubu Perahu. Pendamping PKH Pekon Kubu Perahu Ketut Ailend Aurora, S.Hut., M.M., turut mendampingi kegiatan tersebut, bersama Pemangku Taman Jaya Khairul.</p><p class="isSelectedEnd">Lanjut Aliyurdin Respons pemerintah tidak berhenti di satu lokasi. Pada Siang Kamis&nbsp; (10/9), Dinas Sosial kembali menyalurkan bantuan darurat kepada masyarakat terdampak kebakaran di dua lokasi, yakni Pekon Lumbok dan Rumdis Tamjaya, Pekon Kubu Perahu.</p><p class="isSelectedEnd">Kegiatan tersebut turut melibatkan Pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pemerintah pekon serta unsur terkait lainnya.</p><p class="isSelectedEnd">Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat melewati masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat musibah.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Musibah tentu tidak pernah diharapkan oleh siapa pun. Namun, ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit, pemerintah harus hadir dan memberikan perhatian. Bantuan darurat ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Barat agar masyarakat yang terdampak kebakaran tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi musibah,&rdquo; demikian disampaikan dalam penyaluran bantuan tersebut.</p><p class="isSelectedEnd">Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan, tetapi juga melalui koordinasi dan sinergi berbagai pihak agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak bersama, mulai dari masyarakat, petugas pemadam kebakaran, pemerintah pekon, Pendamping PKH, TKSK hingga jajaran Dinas Sosial. Kebersamaan seperti ini sangat penting karena penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja,&rdquo; ujarnya.</p><p class="isSelectedEnd">Respons cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lampung Barat untuk memastikan masyarakat yang mengalami musibah memperoleh perhatian dan dukungan.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Harapan Bupati,&nbsp; bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban. Yang paling penting, masyarakat tetap kuat dan dapat segera bangkit setelah musibah yang dialami.&nbsp;</p><p class="isSelectedEnd">Pemerintah akan terus berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan,&rdquo; pungkasnya.</p><p class="isSelectedEnd">Dimana langkah Dinas Sosial tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat bukan sebatas program, tetapi diwujudkan melalui kehadiran langsung dan respons nyata ketika warga berada dalam kondisi membutuhkan.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ MUI Lambar Tak Gelar Sholat Istisqa’ Serentak, Pelaksanaan Disesuaikan Wilayah ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2768/mui-lambar-tak-gelar-sholat-istisqa-serentak-pelaksanaan-disesuaikan-wilayah</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 20:07:07 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:47:47 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-8-06-49-PM.jpeg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Ketua MUI Lampung Barat Pairozi bersama Kepala Kemenag Lambar M. Surur dan jajaran saat membahas pelaksanaan Sholat Istisqa’ di Lampung Barat, Kamis (10/9/2026). ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-8-06-49-PM.jpeg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2768/mui-lambar-tak-gelar-sholat-istisqa-serentak-pelaksanaan-disesuaikan-wilayah
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-8-06-49-PM.jpeg" alt="Ketua MUI Lampung Barat Pairozi bersama Kepala Kemenag Lambar M. Surur dan jajaran saat membahas pelaksanaan Sholat Istisqa’ di Lampung Barat, Kamis (10/9/2026)." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>MUI Lampung Barat tidak menggelar Sholat Istisqa’ serentak. Pelaksanaannya disesuaikan kondisi cuaca dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-8-06-49-PM.jpeg" alt="Ketua MUI Lampung Barat Pairozi bersama Kepala Kemenag Lambar M. Surur dan jajaran saat membahas pelaksanaan Sholat Istisqa’ di Lampung Barat, Kamis (10/9/2026)." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG BARAT</strong> &ndash; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lampung Barat bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memutuskan tidak menggelar Sholat Istisqa&rsquo; secara serentak di tingkat kabupaten.<p class="isSelectedEnd">Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi cuaca serta kebutuhan masyarakat yang berbeda di setiap wilayah. Pelaksanaan ibadah untuk memohon turunnya hujan selanjutnya diserahkan kepada kecamatan maupun pekon sesuai kondisi setempat.</p><p class="isSelectedEnd">Ketua MUI Kabupaten Lampung Barat, Ust. H. Pairozi, menyampaikan keputusan itu usai rapat koordinasi bersama Kepala Kemenag Lambar dan Kabag Kesra di ruang kerja Kepala Kemenag Lambar, Kamis (10/9/2026).</p><p class="isSelectedEnd">"Setelah mempertimbangkan aspirasi dari pihak kecamatan serta informasi dari KUA dan MUI kecamatan, kami menyimpulkan bahwa tidak perlu menyelenggarakan Sholat Istisqa&rsquo; berjamaah secara serentak se-Kabupaten Lampung Barat," kata Pairozi.</p><p class="isSelectedEnd">Menurutnya, kondisi cuaca di Lampung Barat tidak sepenuhnya sama. Karena itu, kegiatan keagamaan sebagai bentuk ikhtiar memohon hujan dinilai lebih tepat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.</p><p class="isSelectedEnd">"Hal ini mengingat kondisi dan keadaan cuaca di setiap wilayah yang berbeda-beda," ujarnya.</p><p class="isSelectedEnd">Sebagai tindak lanjut, MUI Lampung Barat akan meneruskan imbauan MUI Provinsi Lampung kepada masyarakat. Umat Islam dapat melakukan berbagai ikhtiar keagamaan, seperti Sholat Istisqa&rsquo;, istighosah maupun doa bersama sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.</p><p class="isSelectedEnd">"Selanjutnya akan disampaikan imbauan yang sudah dikeluarkan oleh MUI Provinsi Lampung agar masyarakat bisa melaksanakan taujihat sebagai ikhtiar, berupa melaksanakan Sholat Istisqa&rsquo;, istighosah atau kegiatan doa bersama sesuai dengan kebutuhan tingkat kecamatan dan pekon masing-masing," jelasnya.</p><p class="isSelectedEnd">Pairozi menegaskan, keputusan tidak menggelar Sholat Istisqa&rsquo; secara serentak bukan berarti masyarakat dilarang melaksanakan ibadah tersebut. Sholat Istisqa&rsquo; tetap dapat digelar apabila masyarakat di suatu wilayah menilai kondisi kekeringan membutuhkan ikhtiar untuk memohon hujan.</p><p class="isSelectedEnd">Sejumlah wilayah di Lampung Barat bahkan telah menggelar kegiatan keagamaan untuk memohon turunnya hujan. Salah satunya Kecamatan Bandar Negeri Suoh yang melaksanakan istighosah.</p><p class="isSelectedEnd">"Ya, Alhamdulillah, sudah ada beberapa tempat yang sudah turun hujan, termasuk di Suoh setelah mereka melaksanakan istighosah," ungkap Pairozi.</p><p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Kepala Kemenag Lampung Barat, KH. M. Surur, mengajak masyarakat tetap tenang dan optimistis dalam menghadapi kondisi cuaca yang terjadi.</p><p class="isSelectedEnd">Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, ulama dan masyarakat. Umat juga diajak memperbanyak doa serta menjaga kerukunan dalam setiap pelaksanaan kegiatan keagamaan.</p><p class="isSelectedEnd">Pairozi menambahkan, Sholat Istisqa&rsquo; merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dapat dilakukan umat Islam ketika menghadapi kekeringan. Selain melaksanakan sholat, masyarakat dianjurkan memperbanyak istighfar, bertaubat dan meningkatkan amal saleh.</p><p>"Mari kita perbaiki hubungan kita dengan Allah, karena hujan adalah rahmat yang diturunkan oleh-Nya," pungkasnya.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Bantuan Pangan 3,48 Juta Kg Disalurkan ke 116.147 Warga Lampung Utara ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2767/bantuan-pangan-3-48-juta-kg-disalurkan-ke-116-147-warga-lampung-utara</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 19:56:23 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:45:54 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-6-57-39-PM.jpeg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Kabid Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara Yudhi Bachtiar menjelaskan penyaluran bantuan pangan berupa 3.484.410 kilogram beras kepada 116.147 penerima untuk alokasi Juli hingga September 2026. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-6-57-39-PM.jpeg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2767/bantuan-pangan-3-48-juta-kg-disalurkan-ke-116-147-warga-lampung-utara
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-6-57-39-PM.jpeg" alt="Kabid Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara Yudhi Bachtiar menjelaskan penyaluran bantuan pangan berupa 3.484.410 kilogram beras kepada 116.147 penerima untuk alokasi Juli hingga September 2026." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Lampung Utara menyalurkan 3,48 juta kilogram bantuan beras kepada 116.147 penerima desil 1-4 untuk alokasi Juli-September 2026.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-6-57-39-PM.jpeg" alt="Kabid Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara Yudhi Bachtiar menjelaskan penyaluran bantuan pangan berupa 3.484.410 kilogram beras kepada 116.147 penerima untuk alokasi Juli hingga September 2026." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG UTARA</strong> &ndash; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 3.484.410 kilogram kepada 116.147 penerima bantuan pangan (PBP).<p class="isSelectedEnd">Bantuan tersebut dialokasikan untuk periode Juli hingga September 2026 dan penyalurannya dilakukan secara bertahap melalui desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Utara.</p><p class="isSelectedEnd">Penyaluran bantuan pangan tersebut mengacu pada surat Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 308/TS.03.03/K/07/2026 tertanggal 30 Juli 2026. Surat itu berisi penugasan kepada Perum Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dalam bentuk bantuan pangan periode Juli hingga September 2026.</p><p class="isSelectedEnd">Kabid Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara, Yudhi Bachtiar, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pangan dan Dinas Sosial Lampung Utara untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan.</p><p class="isSelectedEnd">"Terkait pelaksanaan penugasan tersebut, kami telah berkoordinasi dengan dinas pangan dan dinas sosial Lampung Utara. Proses penyaluran bapang akan dilaksanakan bertahap sesuai dengan komoditas beras yang dikemas dalam bantuan pangan 10 kilogram," kata Yudhi Bachtiar, Kamis 10 September 2026.</p><p class="isSelectedEnd">Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara akan melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) serta aparatur desa dan kelurahan untuk membantu proses distribusi kepada penerima.</p><p class="isSelectedEnd">Menurut Yudhi, jumlah penerima bantuan pangan mencapai 116.147 orang dengan total kuantum beras sebanyak 3.484.410 kilogram.</p><p class="isSelectedEnd">"Untuk penerima sebanyak 10 kilogram per penerima untuk tiga bulan alokasi, yaitu Juli sampai dengan September 2026, yang penyalurannya dilaksanakan di setiap desa dan lurah," ujarnya.</p><p class="isSelectedEnd">Yudhi menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan di seluruh kecamatan di Lampung Utara. Distribusi selanjutnya dilaksanakan melalui masing-masing desa dan kelurahan agar bantuan dapat diterima masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima.</p><p class="isSelectedEnd">"Penyaluran bantuan pangan ini untuk bulan Juli dan September. Selain itu, dalam penyaluran ini tidak seperti tahun sebelumnya atau bulan sebelumnya yang mendapat minyak goreng," ungkapnya.</p><p class="isSelectedEnd">Ia menegaskan, penerima bantuan pangan telah ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan data penerima yang masuk dalam desil 1 hingga 4.</p><p class="isSelectedEnd">Bantuan yang diberikan pada tahap ini berupa beras sebanyak 10 kilogram per penerima. Tidak terdapat tambahan bantuan berupa minyak goreng seperti pada sejumlah penyaluran sebelumnya.</p><p class="isSelectedEnd">Yudhi berharap seluruh bantuan pangan yang dialokasikan untuk Lampung Utara dapat disalurkan secara maksimal kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima.</p><p>"Ia berharap penyaluran bantuan pangan tahap ini bisa 100 persen dibagikan dan mudah-mudahan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat," pungkas Yudhi Bachtiar.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Disperkim Lampura Siapkan Rp10,3 Miliar untuk Perbaikan 13 Km Jalan Lingkungan ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2766/disperkim-lampura-siapkan-rp10-3-miliar-untuk-perbaikan-13-km-jalan-lingkungan</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 19:48:01 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 12:36:52 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-195232536.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Plt. Kepala  Disperkim Kabupaten Lampung Utara, Dirgantara, mengatakan, anggaran Rp10,3 miliar disiapkan untuk memperbaiki sekitar 13 kilometer jalan lingkungan yang tersebar di sejumlah wilayah ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-195232536.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2766/disperkim-lampura-siapkan-rp10-3-miliar-untuk-perbaikan-13-km-jalan-lingkungan
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-195232536.webp" alt="Plt. Kepala  Disperkim Kabupaten Lampung Utara, Dirgantara, mengatakan, anggaran Rp10,3 miliar disiapkan untuk memperbaiki sekitar 13 kilometer jalan lingkungan yang tersebar di sejumlah wilayah" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Disperkim Lampung Utara menyiapkan Rp10,3 miliar untuk memperbaiki sekitar 13 kilometer jalan lingkungan mulai Oktober 2026.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-195232536.webp" alt="Plt. Kepala  Disperkim Kabupaten Lampung Utara, Dirgantara, mengatakan, anggaran Rp10,3 miliar disiapkan untuk memperbaiki sekitar 13 kilometer jalan lingkungan yang tersebar di sejumlah wilayah" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG UTARA</strong> &ndash; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menyiapkan anggaran Rp10,3 miliar untuk memperbaiki sejumlah jalan lingkungan yang mengalami kerusakan di wilayah setempat.<p class="isSelectedEnd">Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan perekonomian.</p><p class="isSelectedEnd">Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disperkim Kabupaten Lampung Utara, Dirgantara, mengatakan perbaikan jalan lingkungan tahun 2026 direncanakan mencakup sekitar 13 kilometer ruas jalan. Pekerjaan tersebut akan tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Utara.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Banyaknya kerusakan pada jalan lingkungan menjadi perhatian kami. Untuk perbaikan, terdapat sekitar 13 kilometer ruas jalan yang akan ditangani dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Utara,&rdquo; ujar Dirgantara.</p><p class="isSelectedEnd">Terkait anggaran, Dirgantara menyampaikan pagu dana yang disiapkan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp10,3 miliar. Ia berharap pelaksanaan perbaikan jalan dapat memberikan dampak langsung terhadap kelancaran aktivitas dan perekonomian masyarakat.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp10,3 miliar. Insyaallah pekerjaan akan dilaksanakan pada awal Oktober,&rdquo; kata Dirgantara.</p><p class="isSelectedEnd">Menurutnya, perbaikan jalan lingkungan penting dilakukan karena berkaitan langsung dengan akses masyarakat menuju berbagai kebutuhan, mulai dari tempat kerja, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga pusat aktivitas perekonomian.</p><p class="isSelectedEnd">Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di lingkungan permukiman.</p><p class="isSelectedEnd">Dirgantara berharap pembangunan dan perbaikan jalan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Utara. Selain meningkatkan aksesibilitas, program tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan perekonomian warga.</p><p>&ldquo;Dengan adanya perbaikan ini, kami berharap akses jalan warga semakin lancar dalam beraktivitas. Selain itu, diharapkan juga dapat mendorong perbaikan ekonomi masyarakat dalam mencari nafkah,&rdquo; pungkasnya. (*)</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Setahun Jadi Buronan, Pelaku Pencurian Honda Vario di Kotabumi Akhirnya Ditangkap ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2765/setahun-jadi-buronan-pelaku-pencurian-honda-vario-di-kotabumi-akhirnya-ditangkap</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 19:44:44 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:20 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ News ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-194539980.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Polisi mengamankan AM, terduga pelaku pencurian Honda Vario 110 CC milik seorang karyawan swasta yang dilaporkan hilang dari Pondok Makan D&#039;ACAI, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, sejak 2025. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-194539980.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2765/setahun-jadi-buronan-pelaku-pencurian-honda-vario-di-kotabumi-akhirnya-ditangkap
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-194539980.webp" alt="Polisi mengamankan AM, terduga pelaku pencurian Honda Vario 110 CC milik seorang karyawan swasta yang dilaporkan hilang dari Pondok Makan D&#039;ACAI, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, sejak 2025." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Polisi mengamankan AM, terduga pelaku pencurian Honda Vario di Pondok Makan D&#039;ACAI Kotabumi yang dilaporkan sejak Juni 2025.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-194539980.webp" alt="Polisi mengamankan AM, terduga pelaku pencurian Honda Vario 110 CC milik seorang karyawan swasta yang dilaporkan hilang dari Pondok Makan D&#039;ACAI, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, sejak 2025." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG UTARA</strong> &ndash; Kasus dugaan pencurian sepeda motor Honda Vario di sebuah pondok makan di Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, akhirnya menemui titik terang setelah lebih dari setahun dilaporkan ke polisi.<p class="isSelectedEnd">Unit Reskrim Polsek Kotabumi Kota berhasil mengamankan seorang pria berinisial AM yang diduga terlibat dalam pencurian satu unit Honda Vario 110 CC warna putih-merah milik seorang karyawan swasta.</p><p class="isSelectedEnd">AM diamankan polisi pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Penangkapan dilakukan di tempatnya bekerja, yakni Cucian Mobil Wijaya Kusuma, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.</p><p class="isSelectedEnd">Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.</p><p class="isSelectedEnd">"Ya benar, Petugas Unit Reskrim Polsek Kotabumi Kota pada Rabu (9/9/2026) berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang selama ini dicari terkait laporan dugaan pencurian sepeda motor. Saat ini pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar IPTU Herawati, Kamis (10/9/2026).</p><p class="isSelectedEnd">Kasus tersebut bermula pada Mei 2025 sekitar pukul 09.00 WIB di Pondok Makan D'ACAI yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Kotabumi Selatan.</p><p class="isSelectedEnd">Berdasarkan laporan polisi, AM yang saat itu diketahui bekerja di pondok makan tersebut diduga membawa pergi sepeda motor milik korban berupa Honda Vario 110 CC warna putih-merah dengan nomor polisi BE-4995-YL.</p><p class="isSelectedEnd">Sepeda motor tersebut tercatat memiliki nomor rangka MH1JF3119AK139698 dan nomor mesin JF31E-0138742. Setelah dibawa pergi, kendaraan tersebut tidak kunjung dikembalikan, sementara terduga pelaku juga tidak dapat dihubungi.</p><p class="isSelectedEnd">Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp6 juta. Korban kemudian melaporkan dugaan pencurian tersebut ke polisi pada 17 Juni 2025.</p><p class="isSelectedEnd">"Setelah menerima laporan, petugas melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan terduga pelaku. Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada keberadaan yang bersangkutan hingga akhirnya berhasil diamankan," jelas Herawati.</p><p class="isSelectedEnd">Setelah diamankan, AM dibawa ke Mapolsek Kotabumi Kota untuk menjalani pemeriksaan serta proses penyidikan lebih lanjut.</p><p class="isSelectedEnd">Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi belum mengamankan sepeda motor yang dilaporkan hilang. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengungkap perkara tersebut secara terang-benderang, termasuk menelusuri keberadaan kendaraan.</p><p class="isSelectedEnd">Atas perkara tersebut, AM diproses terkait dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 476 KUHPidana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.</p><p class="isSelectedEnd">"Atas perkara tersebut, terduga pelaku diproses terkait dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 476 KUHPidana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," pungkasnya.</p><p>Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat yang menjadi korban maupun mengetahui adanya tindak pidana untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut diperlukan agar setiap dugaan tindak pidana dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ DRL Gelar Aksi di Kejati dan DPRD Lampung, Sampaikan Tiga Tuntutan soal Register 19 ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2764/drl-gelar-aksi-di-kejati-dan-dprd-lampung-sampaikan-tiga-tuntutan-soal-register-19</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 16:26:51 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:43:30 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289321.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Dewan Rakyat Lampung menggelar aksi unjuk rasa di Kejati Lampung dan DPRD Provinsi Lampung, Kamis (10/9/2026), menyampaikan tiga tuntutan terkait masyarakat penggarap di Register 19. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289321.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2764/drl-gelar-aksi-di-kejati-dan-dprd-lampung-sampaikan-tiga-tuntutan-soal-register-19
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289321.jpg" alt="Dewan Rakyat Lampung menggelar aksi unjuk rasa di Kejati Lampung dan DPRD Provinsi Lampung, Kamis (10/9/2026), menyampaikan tiga tuntutan terkait masyarakat penggarap di Register 19." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>DRL menggelar aksi di Kejati dan DPRD Lampung dengan tiga tuntutan terkait lahan masyarakat penggarap di Register 19 Tahura Wan Abdul Rachman.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289321.jpg" alt="Dewan Rakyat Lampung menggelar aksi unjuk rasa di Kejati Lampung dan DPRD Provinsi Lampung, Kamis (10/9/2026), menyampaikan tiga tuntutan terkait masyarakat penggarap di Register 19." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>BANDAR LAMPUNG &mdash; </strong>Dewan Rakyat Lampung (DRL) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan DPRD Provinsi Lampung, Kamis 10 Agustus 2026.<p>Aksi yang diikuti seribuan anggota DRL tersebut membawa tiga tuntutan terkait persoalan masyarakat penggarap di kawasan Register 19/Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman.</p><p>Tiga tuntutan yang disampaikan meliputi pertanggungjawaban atas dugaan perusakan lahan dan fasilitas masyarakat, percepatan proses Kemitraan Konservasi, serta audit dan pengusutan dugaan pungutan tidak sah atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di luar mekanisme dan ketentuan yang berlaku.</p><p>Sekretaris Jenderal DRL, M. Syahrul, mengatakan pihaknya tidak mempersoalkan fungsi konservasi yang berlaku di kawasan tersebut.</p><p>Namun, ia menegaskan pelaksanaan fungsi konservasi harus tetap mengacu pada ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.</p><p>&ldquo;DRL tidak meminta negara menghapus fungsi konservasi. Kami menuntut agar fungsi konservasi dijalankan melalui hukum dan tidak berubah menjadi kewenangan yang bekerja tanpa batas, tanpa prosedur, tanpa kepastian status dan tanpa pertanggungjawaban,&rdquo; kata Syahrul.</p><p>Berdasarkan telaah DRL, masyarakat telah lama melakukan aktivitas penggarapan dan menggantungkan sumber penghidupannya di kawasan Register 19/Tahura Wan Abdul Rachman.</p><p>DRL menilai keberadaan masyarakat di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian, terutama karena kawasan itu menjadi sumber penghidupan bagi petani yang mengembangkan berbagai komoditas hasil hutan, khususnya hasil hutan bukan kayu.</p><p>Syahrul juga menyoroti dugaan tindakan terhadap sejumlah lahan masyarakat. Salah satu yang disebut adalah dugaan kerusakan lahan garapan milik Akmal di Talang Kediri/Umbul Kediri, Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, pada 19 Agustus 2026.</p><p>Dalam telaah DRL, tindakan yang diduga terjadi antara lain berupa kerusakan atau pembongkaran gubuk, kerusakan tanaman, penutupan akses, serta kerusakan fasilitas penunjang kegiatan pertanian.</p><p>DRL meminta dugaan tersebut diperiksa secara menyeluruh, termasuk menyangkut dasar kewenangan, surat tugas, prosedur pelaksanaan, pemberitahuan kepada masyarakat, hingga nilai kerugian yang ditimbulkan.</p><p>&ldquo;Setiap tindakan yang diduga menimbulkan kerugian bagi masyarakat harus diperiksa secara objektif. Dasar kewenangan, prosedur dan pihak yang bertanggung jawab harus jelas,&rdquo; ujar Syahrul.</p><p>Selain dugaan perusakan lahan, DRL meminta pemerintah mempercepat proses Kemitraan Konservasi bagi kelompok masyarakat penggarap di kawasan Register 19/Tahura Wan Abdul Rachman.</p><p>Menurut Syahrul, kepastian status dan mekanisme pengelolaan diperlukan agar masyarakat memiliki kejelasan dalam menjalankan aktivitasnya di kawasan tersebut.</p><p>&ldquo;Pemerintah perlu memberikan kepastian terhadap kelompok masyarakat melalui proses pendataan, verifikasi, pemetaan, evaluasi hingga persetujuan,&rdquo; kata Syahrul.</p><p>DRL menilai proses tersebut penting untuk mempertemukan kepentingan konservasi dengan kebutuhan masyarakat yang selama ini menggantungkan penghidupan di kawasan tersebut.</p><p>Tuntutan ketiga berkaitan dengan dugaan pungutan terhadap masyarakat penggarap.</p><p>Dalam telaah DRL disebutkan adanya dokumen dan kuitansi pembayaran, termasuk kuitansi senilai Rp318.000 untuk luasan yang tertulis sekitar 1.540 meter persegi dengan keterangan berkaitan dengan &ldquo;Tanah Kebon&rdquo;.</p><p>Namun, DRL menegaskan keberadaan kuitansi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan adanya pungutan liar.</p><p>Dokumen itu dinilai sebagai indikasi transaksi konkret yang perlu diaudit dan ditelusuri lebih lanjut.</p><p>&ldquo;Kami tidak ingin membuat kesimpulan sebelum ada pemeriksaan. Yang perlu dilakukan adalah audit untuk mengetahui dasar hukum pembayaran, pihak penerima, mekanisme pencatatan dan aliran dananya,&rdquo; ujar Syahrul.</p><p>Dalam dokumen tuntutannya, DRL meminta dugaan pungutan tersebut diaudit dan diusut, termasuk dengan menelusuri aliran uang serta memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab.</p><p>DRL menilai persoalan di Register 19/Tahura Wan Abdul Rachman tidak cukup diselesaikan hanya melalui pendekatan penertiban kawasan.</p><p>Menurut organisasi tersebut, penyelesaian juga perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari agraria, kehutanan, konservasi, administrasi pemerintahan, Kemitraan Konservasi, hingga keberlangsungan penghidupan masyarakat.</p><p>DRL menegaskan fungsi konservasi tetap harus dijalankan. Namun, pada saat yang sama, setiap tindakan aparat yang diduga menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun dugaan pungutan harus diperiksa berdasarkan kewenangan, prosedur, dasar hukum, serta bukti yang tersedia.</p><p>Syahrul menambahkan, apabila tuntutan yang disampaikan tidak ditindaklanjuti dan tidak membuahkan hasil, DRL menyatakan akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar.</p><p>&ldquo;Kami juga akan turun kembali dengan ribuan massa pada peringatan Hari Tani Nasional, 24 September, sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan rakyat khususnya dalam membela kaum tani dan buruh,&rdquo; pungkasnya.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Sejumlah Wilayah Bandar Lampung Terpapar Debu Vulkanik, Kadar PM10 Lampaui Baku Mutu ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2763/sejumlah-wilayah-bandar-lampung-terpapar-debu-vulkanik-kadar-pm10-lampaui-baku-mutu</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 15:28:08 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:19 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/192455.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung. Meski ada yang tutup sementara, Bapenda menyebut dampaknya terhadap pajak parkir belum signifikan. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/192455.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2763/sejumlah-wilayah-bandar-lampung-terpapar-debu-vulkanik-kadar-pm10-lampaui-baku-mutu
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/192455.jpg" alt="Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung. Meski ada yang tutup sementara, Bapenda menyebut dampaknya terhadap pajak parkir belum signifikan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai mengganggu sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung, tetapi dampaknya ke pajak parkir belum signifikan.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/192455.jpg" alt="Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada sejumlah usaha outdoor di Bandar Lampung. Meski ada yang tutup sementara, Bapenda menyebut dampaknya terhadap pajak parkir belum signifikan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p>BANDAR LAMPUNG &mdash; Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menemukan sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan konsentrasi partikulat udara akibat paparan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).<p>Hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan pada 6-7 September 2026 menunjukkan masih terdapat sejumlah titik dengan kadar particulate matter (PM) yang melampaui baku mutu udara ambien sebagaimana diatur dalam PP Nomor 22 Tahun 2021.</p><p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temenggung mengatakan, baku mutu udara ambien yang menjadi acuan untuk PM2.5 adalah 55 mikrogram per meter kubik, sedangkan PM10 sebesar 75 mikrogram per meter kubik.</p><p>"Untuk PM2.5, hampir di seluruh lokasi masih memenuhi syarat. Namun, ada beberapa titik yang mengalami lonjakan cukup tinggi," kata Muhtadi, Kamis 10 September 2026.</p><p>Salah satu wilayah yang menunjukkan kondisi paling mencolok adalah Gedong Air. Di sejumlah titik, konsentrasi PM2.5 tercatat sangat tinggi, yakni berkisar 213 hingga 269 mikrogram per meter kubik.</p><p>Pengukuran dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain depan Puskesmas Gedong Air, Pertigaan Sisingamangaraja, Pertigaan Sam Ratulangi, Pertigaan Tamin, depan Masjid Jami Nurul Khoir hingga Tugu Duren.</p><p>Namun, kondisi berbeda ditemukan pada parameter PM10 di kawasan tersebut. Kadar PM10 justru relatif rendah dan masih memenuhi baku mutu, yakni sekitar 11-13 mikrogram per meter kubik.</p><p>Sebaliknya, kawasan Pasar Ambon menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi PM10 paling tinggi. Hasil pengukuran menunjukkan seluruh titik di kawasan tersebut tidak memenuhi baku mutu.</p><p>Konsentrasi PM10 tertinggi mencapai 701 mikrogram per meter kubik di Kelurahan Teluk Betung. Sementara itu, kadar PM10 di Kelurahan Pesawahan mencapai 692 mikrogram per meter kubik, Puskesmas Pasar Ambon 552 mikrogram per meter kubik, Kelurahan Sumur Putri 543 mikrogram per meter kubik, Kelurahan Gedung Pakuan 528 mikrogram per meter kubik, dan Kelurahan Talang 493 mikrogram per meter kubik.</p><p>Muhtadi menjelaskan, meski kadar PM10 di sejumlah lokasi kawasan Pasar Ambon sangat tinggi, konsentrasi PM2.5 di wilayah tersebut masih berada dalam kategori memenuhi syarat.</p><p>Peningkatan kadar PM10 di atas baku mutu juga ditemukan di sejumlah wilayah lainnya. Di Bakung, misalnya, kadar PM10 berada pada kisaran 129-165 mikrogram per meter kubik. Sementara itu, seluruh titik pengukuran PM2.5 di kawasan tersebut masih memenuhi syarat.</p><p>Kondisi serupa ditemukan di empat titik pengukuran, yakni Kelurahan Kupang Kota, Kupang Teba, Kupang Raya dan Gunung Mas. Di wilayah tersebut, konsentrasi PM10 berkisar 144-218 mikrogram per meter kubik atau telah melampaui ambang batas.</p><p>Di Kecamatan Panjang, beberapa titik juga tercatat tidak memenuhi baku mutu untuk parameter PM10. Pengukuran menunjukkan kadar PM10 sebesar 87 mikrogram per meter kubik di Jalan Trans Sumatra, 100 mikrogram per meter kubik di Jalan Selat Malaka 8, 76 mikrogram per meter kubik di Jalan Yos Sudarso, 77 mikrogram per meter kubik di Gang 2 Pemandangan, dan 81 mikrogram per meter kubik di Gang Rajawali.</p><p>Peningkatan konsentrasi PM10 juga ditemukan di sejumlah titik lainnya, termasuk Kedaton, Way Kandis, Kemiling, Korpri, Pinang Jaya, Rajabasa Indah, Simpur, Sukamaju, Sukaraja dan Bumi Waras.</p><p>Di Kedaton, kadar PM10 tercatat 105 mikrogram per meter kubik di Puskesmas Kedaton, 110 mikrogram per meter kubik di Pasar Koga, dan 130 mikrogram per meter kubik di Pasar Tempel Way Halim.</p><p>Sementara di Way Kandis, kadar PM10 mencapai 97 mikrogram per meter kubik di Jalan Mawar V dan Jalan Ratudibalau Nomor 10.</p><p>Pengukuran di Kecamatan Kemiling juga menemukan satu titik yang melebihi baku mutu, yakni Jalan T. Cik Ditiro, Kelurahan Sumberrejo Sejahtera, dengan kadar PM10 sebesar 95 mikrogram per meter kubik.</p><p>Di Pasar Korpri Raya, kadar PM10 mencapai 103 mikrogram per meter kubik. Sementara itu, Kelurahan Sumber Agung, Pinang Jaya, mencatat konsentrasi PM10 sebesar 91,66 mikrogram per meter kubik.</p><p>Kemudian, Puskesmas Rajabasa Indah mencatat kadar PM10 sebesar 83 mikrogram per meter kubik, sedangkan Jalan ZA Pagar Alam mencapai 90 mikrogram per meter kubik.</p><p>Pada pengukuran 6 September, kadar PM10 di kawasan Pasar Tamin, Simpur, juga tercatat 82 mikrogram per meter kubik. Sementara di kawasan Bumi Waras, kadar PM10 mencapai 94 mikrogram per meter kubik dan di Bumi Raya mencapai 135 mikrogram per meter kubik.</p><p>Meski sejumlah wilayah mengalami peningkatan partikulat, tidak seluruh kawasan Bandar Lampung menunjukkan kadar PM di atas ambang batas.</p><p>Sejumlah wilayah masih memenuhi syarat untuk seluruh parameter yang diukur, baik PM2.5 maupun PM10. Wilayah tersebut antara lain Beringin Raya, Campang Raya, Kampung Sawah, Kebon Jahe, Labuhan Ratu, Palapa, Permata Sukarame, Satelit, Segala Mider, Sukabumi pada pengukuran 6 September, Sukarame, Sumur Batu, Susunan Baru, Way Halim, Way Halim 2, serta Way Laga.</p><p>Muhtadi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap paparan debu vulkanik, terutama warga yang berada di wilayah dengan konsentrasi partikulat tinggi.</p><p>Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk serta menggunakan masker untuk mengurangi risiko menghirup partikel debu.</p><p>Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat dan kualitas udara menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.</p><p>Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kualitas udara sekaligus menjadi dasar dalam mengantisipasi dampak paparan debu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat di wilayah Bandar Lampung.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Bupati Parosil Pastikan Kontrak PPPK Paruh Waktu Lambar Diperpanjang ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2762/bupati-parosil-pastikan-kontrak-pppk-paruh-waktu-lambar-diperpanjang</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 15:23:42 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:40:41 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-48-19-PM.jpeg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memastikan kontrak PPPK paruh waktu diperpanjang dan kenaikan pendapatan ditargetkan mulai Oktober 2026 setelah APBD Perubahan disahkan. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-48-19-PM.jpeg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2762/bupati-parosil-pastikan-kontrak-pppk-paruh-waktu-lambar-diperpanjang
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-48-19-PM.jpeg" alt="Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memastikan kontrak PPPK paruh waktu diperpanjang dan kenaikan pendapatan ditargetkan mulai Oktober 2026 setelah APBD Perubahan disahkan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Bupati Parosil memastikan kontrak PPPK paruh waktu Lambar diperpanjang dan gaji naik mulai Oktober 2026 setelah APBD Perubahan disahkan.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-48-19-PM.jpeg" alt="Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memastikan kontrak PPPK paruh waktu diperpanjang dan kenaikan pendapatan ditargetkan mulai Oktober 2026 setelah APBD Perubahan disahkan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>LAMPUNG BARAT</strong> &ndash; Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Lampung Barat. Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memastikan masa kontrak mereka akan diperpanjang setelah berakhir pada Oktober 2026.<p>Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan kenaikan pendapatan bagi PPPK paruh waktu yang ditargetkan mulai berlaku pada Oktober mendatang. Kebijakan tersebut masih menunggu proses pembahasan dan pengesahan APBD Perubahan.</p><p>Kepastian itu disampaikan Parosil Mabsus usai menyerahkan bantuan seragam gratis di SMPN 1 Sekincau, Kamis, 10 September 2026.</p><p>"Kemarin baru saja diserahkan Pak Bupati kepada DPRD di sidang paripurna. Mudah-mudahan pembahasannya tidak terlalu lama di DPRD. Nanti setelah disahkan dalam bentuk APBD perubahan, akan kita sampaikan dengan Provinsi, setelah distujui kenaikan gaji PPPK Paruh Waktu akan segera terlaksana," terang Parosil Mabsus.</p><p>Terkait masa kontrak PPPK paruh waktu Lampung Barat yang akan berakhir pada Oktober, Parosil menegaskan pemerintah daerah berkomitmen untuk melanjutkan perpanjangan kontrak.</p><p>"Tentu nanti setelah masa kontrak PPPK paruh waktu di Lampung Barat habis akan diperpanjang lagi," tegasnya.</p><p>Menurut Parosil, peningkatan kesejahteraan PPPK paruh waktu akan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah selama kondisi keuangan daerah terus membaik.</p><p>"Ke depan untuk di APBD murni 2027 tidak menutup kemungkinan juga terjadi lagi kenaikan. Yang penting APBD kita kembali dalam kondisi yang normal, pendapatan juga meningkat. Nanti kesejahteraan menjadi skala prioritas," kata Parosil.</p><p>Sementara itu, kenaikan pendapatan PPPK paruh waktu ditargetkan mulai direalisasikan pada awal Oktober 2026. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada pengesahan APBD Perubahan oleh DPRD dan proses evaluasi di tingkat provinsi.</p><p>"Target kita di awal Oktober itu sudah terjadi kenaikan pendapatan dari pada PPPK paruh waktu. Untuk angka pastinya memang gambaran untuk sementara ini yang saat ini mendapat Rp500.000 jadi Rp750.000, yang dari Rp750.000 menjadi Rp 900.000," jelas Parosil.</p><p>Dengan skema tersebut, PPPK paruh waktu yang saat ini menerima Rp500.000 berpotensi memperoleh pendapatan Rp750.000. Sementara penerima Rp750.000 berpotensi naik menjadi Rp900.000.</p><p>Meski demikian, Parosil menyebut besaran tersebut masih berupa gambaran sementara dan dapat berubah berdasarkan hasil pembahasan bersama DPRD. Ia memperkirakan kemungkinan adanya penurunan relatif kecil.</p><p>"Dan tidak menutup kemungkinan tergantung nanti pembahasan di DPRD. Kalaupun mungkin ada kenaikan. Tapi kalau turun sangat kecil kemungkinan," ujarnya.</p><p>Parosil juga meminta agar proses pencairan pendapatan PPPK paruh waktu nantinya dapat dilakukan tepat waktu. Menurutnya, kepastian jadwal pembayaran penting agar para pegawai tidak kembali menghadapi ketidakpastian.</p><p>"Saya berharap pencairan ini tepat waktu. Artinya kalau memang di awal bulan, awal bulan. Kalau memang di akhir bulan, akhir bulan. Jangan sampai nanti bulan ini awal bulan, bulan depan akhir bulan. Itu akan menjadi problem bagi PPPK paruh waktu," katanya.</p><p>Selain persoalan kontrak dan kenaikan pendapatan, Parosil turut menanggapi harapan PPPK paruh waktu agar dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).</p><p>Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan pendataan dan mengusulkan, sedangkan keputusan pengangkatan menjadi PNS berada di tangan pemerintah pusat.</p><p>"Termasuk juga harapan-harapan dari pada PPPK paruh waktu terkait dengan supaya mereka bisa menjadi PNS. Tentu sebagai pemerintah kita mempunyai kewenangan hanya melakukan pendataan sekaligus juga mengusulkan. Kalau masalah keputusannya ada di pemerintah pusat," pungkasnya.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Erupsi Anak Krakatau Tak Mengganggu Jadwal Penerbangan di Bandara M.Taufiq Kiemas ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2761/erupsi-anak-krakatau-tak-mengganggu-jadwal-penerbangan-di-bandara-m-taufiq-kiemas</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 15:00:46 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 11:45:01 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-2-14-23-PM.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Penerbangan di Bandara M.Taufiq Kiemas pasca abu vulkanik gunung anak krakatau pada Selasa-Rabu berjalan lancar. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-2-14-23-PM.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2761/erupsi-anak-krakatau-tak-mengganggu-jadwal-penerbangan-di-bandara-m-taufiq-kiemas
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-2-14-23-PM.webp" alt="Penerbangan di Bandara M.Taufiq Kiemas pasca abu vulkanik gunung anak krakatau pada Selasa-Rabu berjalan lancar." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak mengganggu penerbangan perintis di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Pesisir Barat.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-2-14-23-PM.webp" alt="Penerbangan di Bandara M.Taufiq Kiemas pasca abu vulkanik gunung anak krakatau pada Selasa-Rabu berjalan lancar." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>PESISIR BARAT</strong> &ndash; Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) tidak mengganggu operasional penerbangan perintis di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar).<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan pemantauan pihak bandara, penerbangan pada Selasa dan Rabu, 8&ndash;9 September 2026, berlangsung lancar sesuai jadwal. Hingga Kamis, 10 September 2026, belum terdapat perubahan jadwal penerbangan yang disebabkan oleh kondisi tersebut.</p><p class="isSelectedEnd">Kondisi itu menjadi kabar positif bagi pengguna jasa penerbangan perintis di Pesbar. Di tengah perkembangan aktivitas vulkanik dan potensi sebaran abu, operasional penerbangan di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas tetap berjalan normal.</p><p class="isSelectedEnd">Kasatpel Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Azis Lian, mengatakan penerbangan pada Selasa dan Rabu berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pihak bandara juga terus memantau kondisi di lapangan, khususnya cuaca dan kemungkinan sebaran abu vulkanik yang dapat memengaruhi operasional penerbangan.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Alhamdulillah, untuk penerbangan pada Selasa dan Rabu, 8 dan 9 September, tidak ada kendala. Penerbangan sesuai jadwal tersebut berjalan lancar,&rdquo; kata Azis, Kamis, 10 September 2026.</p><p class="isSelectedEnd">Menurutnya, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas memiliki jadwal penerbangan perintis sebanyak tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Rabu, dan Jumat.</p><p class="isSelectedEnd">Karena penerbangan pada dua hari sebelumnya telah terlaksana dengan baik, pihak bandara berharap penerbangan pada Jumat, 11 September 2026, juga dapat berlangsung tanpa kendala.</p><p class="isSelectedEnd">Hingga Kamis, belum ada informasi mengenai perubahan jadwal penerbangan untuk Jumat. Dengan demikian, penerbangan masih direncanakan berlangsung seperti biasa dengan tetap mempertimbangkan kondisi aktual dan aspek keselamatan.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Untuk jadwal penerbangan Jumat, 11 September 2026, sampai saat ini belum ada perubahan. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan penerbangan tetap dapat berjalan sesuai jadwal,&rdquo; ujarnya.</p><p class="isSelectedEnd">Azis menambahkan, kondisi abu vulkanik tetap menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pemantauan operasional bandara. Material vulkanik di udara dapat menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam penerbangan sehingga perkembangan aktivitas GAK tetap dipantau, meskipun penerbangan sebelumnya berjalan lancar.</p><p class="isSelectedEnd">Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan informasi dan perkembangan kondisi di lapangan. Apabila terjadi perubahan yang berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan, penyesuaian akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>&ldquo;Untuk kondisi di bandara terus kami monitor. Sejauh ini tidak ada kendala dan penerbangan berjalan lancar sesuai jadwal,&rdquo; pungkasnya. (*)</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ 766 Seragam Gratis Dibagikan di Sekincau, Parosil: Hapus Jurang Kaya dan Miskin ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2760/766-seragam-gratis-dibagikan-di-sekincau-parosil-hapus-jurang-kaya-dan-miskin</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 14:45:03 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:16 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-45-48-PM.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Pembagian seragm sekolah gratis di SMPN 1 Sekincau. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-45-48-PM.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2760/766-seragam-gratis-dibagikan-di-sekincau-parosil-hapus-jurang-kaya-dan-miskin
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-45-48-PM.webp" alt="Pembagian seragm sekolah gratis di SMPN 1 Sekincau." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Sebanyak 766 setel seragam gratis dibagikan kepada siswa di Sekincau. Parosil Mabsus menegaskan pentingnya pendidikan yang setara.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/WhatsApp-Image-2026-09-10-at-1-45-48-PM.webp" alt="Pembagian seragm sekolah gratis di SMPN 1 Sekincau." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>LAMPUNG BARAT</strong> &ndash; Sebanyak 766 setel seragam sekolah gratis dibagikan kepada siswa di wilayah Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (10/9/2026). Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak.<p class="isSelectedEnd">Sekolah, kata dia, semestinya menjadi ruang yang memberikan kesempatan sama kepada setiap anak tanpa membedakan kondisi ekonomi keluarganya.</p><p class="isSelectedEnd">Program seragam gratis itu bukan sekadar bantuan pakaian sekolah. Bagi keluarga petani dan buruh yang harus mengatur kebutuhan rumah tangga dengan ketat, bantuan tersebut dapat mengurangi biaya pendidikan sekaligus membantu menjaga kepercayaan diri anak saat bersekolah.</p><p class="isSelectedEnd">Perwakilan wali murid Sekincau, Amad Ansori, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, seragam baru membuat anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi dapat tampil lebih setara ketika memasuki tahun ajaran baru.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Ini adalah anugerah bagi kami, Pak Bupati. Sekarang anak-anak sekolah tidak ada lagi perbedaan antara anak orang kaya dan si miskin, karena mereka sama-sama memiliki seragam yang baru saat masuk sekolah,&rdquo; kata Amad.</p><p class="isSelectedEnd">Ia mengatakan, kebutuhan seragam kerap menjadi salah satu persoalan yang harus dipikirkan orang tua setiap memasuki tahun ajaran baru. Dengan adanya bantuan tersebut, sebagian beban keluarga dapat dipangkas sehingga orang tua tidak perlu berutang atau mengorbankan kebutuhan rumah tangga lainnya.</p><p class="isSelectedEnd">Parosil menegaskan, program seragam gratis sengaja dirancang untuk mengurangi berbagai hambatan yang dapat membuat anak enggan atau bahkan berhenti bersekolah.</p><p class="isSelectedEnd">Program tersebut juga diperkuat dengan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan program pemerintah pusat. Menurut Parosil, kombinasi kedua program itu diharapkan semakin mendorong anak untuk hadir dan belajar di sekolah.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Harapan Pak Bupati, dengan adanya program bantuan seragam gratis ini tidak ada lagi alasan anak putus sekolah. Kemudian kedua, tidak lagi ada alasan anak malu berangkat ke sekolah. Kenapa? Sekarang seragamnya baru, sudah itu di sekolah juga dikasih makan,&rdquo; tegas Parosil.</p><p class="isSelectedEnd">Ia menggambarkan kondisi yang pernah terjadi di tengah masyarakat ketika keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan sekolah menjadi persoalan bagi keluarga.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Kalau dulu sekolah celananya di sini sobek ditempel Hansaplast. Di sini sobek lagi, sebelah sini ditempelkan. Sekarang enak, anak-anakku semua batiknya sudah ada, putih birunya sudah ada, pramukanya sudah ada. Tinggal tugas bapak ibunya sepatu dan tasnya,&rdquo; ujarnya.</p><p class="isSelectedEnd">Parosil menilai, kemiskinan tidak boleh menjadi alasan seorang anak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan dasar siswa dapat terpenuhi agar mereka dapat bersekolah dengan lebih nyaman.</p><p class="isSelectedEnd">Menurutnya, kebutuhan anak di sekolah juga tidak berhenti pada seragam. Kehadiran program MBG diharapkan membantu memenuhi kebutuhan makanan siswa sekaligus menjadi tambahan motivasi untuk mengikuti kegiatan belajar.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Kalau kemarin mungkin malu enggak berangkat sekolah karena enggak ada uang jajan. Sekarang apalagi yang mau dijajanin. Sudah ada nasi, sudah ada ayam, sudah ada jeruk. Lengkap di Makan Bergizi Gratis,&rdquo; lanjutnya.</p><p class="isSelectedEnd">Di sisi lain, Parosil mengingatkan agar bantuan seragam gratis tidak diikuti dengan munculnya berbagai pungutan atau kebutuhan tambahan yang justru kembali membebani orang tua siswa.</p><p class="isSelectedEnd">Ia meminta kepala sekolah, guru, dan komite sekolah memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Saya sampaikan di hadapan kepala sekolah, para guru dan para komite agar program ini tepat sasaran, tepat manfaat, tepat mutu dan bisa meringankan orang tua. Jangan lagi banyak beban-beban yang lain,&rdquo; kata Parosil.</p><p class="isSelectedEnd">Ia juga menyoroti masih adanya sekolah yang menghimpun komite untuk pengadaan pakaian olahraga maupun atribut lainnya.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Masih ada sekolah ini yang ngumpulkan komite untuk dana membeli kaos olahraga. Silakan, saya tidak melarang. Tapi kalau menurut Pak Bupati, biarkanlah bebas mereka memakai baju apa saja,&rdquo; ujarnya.</p><p class="isSelectedEnd">Menurut Parosil, persoalan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, apabila tidak dikendalikan, kewajiban tambahan justru berpotensi mengurangi manfaat dari program seragam gratis yang telah diberikan pemerintah.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Jangan sampai ada orang tuanya ngomong, enggak ada gunanya seragam gratis tiga setel dari Pak Bupati, buktinya kita masih iuran juga beli baju olahraga. Hal ini jangan sampai terjadi,&rdquo; pungkasnya.</p><p class="isSelectedEnd">Program seragam gratis di Sekincau sekaligus menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak untuk memperoleh pendidikan.</p><p>Melalui bantuan tersebut, pemerintah berharap siswa dapat datang ke sekolah dengan pakaian yang layak dan rasa percaya diri yang sama, sementara orang tua mendapat keringanan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ 57 Kebakaran Terjadi di Pesisir Barat Sepanjang 2026, 30 Kasus Didominasi Lahan ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2759/57-kebakaran-terjadi-di-pesisir-barat-sepanjang-2026-30-kasus-didominasi-lahan</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 14:37:30 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 12:56:33 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ News ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-144428222.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Satpol PP dan Damkar Pesisir Barat mencatat 57 kejadian kebakaran sejak Januari hingga awal September 2026. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-144428222.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2759/57-kebakaran-terjadi-di-pesisir-barat-sepanjang-2026-30-kasus-didominasi-lahan
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-144428222.webp" alt="Satpol PP dan Damkar Pesisir Barat mencatat 57 kejadian kebakaran sejak Januari hingga awal September 2026." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Satpol PP-Damkar Pesisir Barat mencatat 57 kebakaran sepanjang 2026, dengan 30 kejadian merupakan kebakaran lahan.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/image-2026-09-10-144428222.webp" alt="Satpol PP dan Damkar Pesisir Barat mencatat 57 kejadian kebakaran sejak Januari hingga awal September 2026." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p class="isSelectedEnd"><strong>PESISIR BARAT</strong> &ndash; Ancaman kebakaran di Kabupaten Pesisir Barat masih cukup tinggi sepanjang 2026. Berdasarkan rekapitulasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Pesisir Barat, tercatat 57 kejadian kebakaran sejak Januari hingga awal September 2026.<p class="isSelectedEnd">Kejadian tersebut mencakup berbagai jenis kebakaran, mulai dari lahan, rumah, fasilitas kelistrikan, kendaraan hingga bangunan tempat usaha.</p><p class="isSelectedEnd">Dari total 57 kejadian tersebut, kebakaran lahan menjadi kasus yang paling dominan dengan 30 kejadian. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas pembakaran terbuka masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.</p><p class="isSelectedEnd">Sebagian besar kebakaran lahan yang ditangani petugas dipicu aktivitas warga membakar sampah atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Api yang tidak diawasi kemudian merambat ke vegetasi kering, kebun maupun area lainnya.</p><p class="isSelectedEnd">Kasatpol PP dan Damkar Pesisir Barat Cahyadi, S.IP., mengatakan tingginya kejadian kebakaran lahan menjadi perhatian pihaknya karena api dari aktivitas pembakaran yang tidak diawasi dapat dengan cepat meluas.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Yang paling banyak memang kebakaran lahan. Dari kejadian yang kami tangani, banyak yang disebabkan oleh masyarakat membakar sampah atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, kemudian apinya tidak diawasi sehingga merambat,&rdquo; katanya.</p><p class="isSelectedEnd">Selain kebakaran lahan, petugas mencatat 15 kejadian kebakaran rumah. Penyebabnya beragam, mulai dari korsleting atau gangguan listrik hingga penggunaan kompor gas, tungku kayu dan sumber api lainnya.</p><p class="isSelectedEnd">Kebakaran juga terjadi pada sejumlah bangunan tempat usaha, seperti toko, losmen dan garasi rumah. Beberapa kejadian tersebut berkaitan dengan gangguan kelistrikan maupun sumber api lainnya.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Kejadian tersebut memperlihatkan bahwa risiko kebakaran tidak hanya berada di kawasan lahan terbuka, tetapi juga menyasar permukiman dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat,&rdquo; jelasnya.</p><p class="isSelectedEnd">Pada sektor kelistrikan, sejumlah kejadian melibatkan gardu atau trafo listrik, kabel serta instalasi listrik. Beberapa di antaranya dipicu hubungan arus pendek atau korsleting.</p><p class="isSelectedEnd">Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat dan pemilik bangunan untuk rutin memeriksa instalasi listrik. Penggunaan kabel, sambungan maupun perangkat kelistrikan yang sudah tidak layak juga perlu dihindari guna mengurangi risiko kebakaran.</p><p class="isSelectedEnd">Data penanganan Satpol PP-Damkar Pesisir Barat juga mencatat kebakaran yang melibatkan kendaraan. Di antaranya kendaraan roda dua milik pedagang dan satu unit mobil truk.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Selain itu, terdapat kejadian kebakaran yang dipicu kompor gas, tungku masak berbahan kayu, serta aktivitas pembakaran material tertentu,&rdquo; katanya.</p><p class="isSelectedEnd">Menurut Cahyadi, pola kejadian tersebut menunjukkan bahwa faktor kelalaian manusia masih menjadi salah satu penyebab penting kebakaran di wilayah Pesisir Barat.</p><p class="isSelectedEnd">Karena itu, pencegahan harus menjadi perhatian utama masyarakat. Upaya mencegah munculnya api dinilai jauh lebih efektif dibandingkan melakukan penanganan setelah kebakaran terlanjur membesar.</p><p class="isSelectedEnd">&ldquo;Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Kalau memang harus membakar, jangan ditinggalkan dan pastikan api benar-benar padam. Jangan sampai api kecil kemudian merambat dan menjadi kebakaran lahan yang lebih luas,&rdquo; tegasnya.</p><p class="isSelectedEnd">Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan peralatan listrik dan berbagai sumber api di dalam rumah. Instalasi listrik yang bermasalah, penggunaan kompor atau tungku tanpa pengawasan, serta aktivitas membakar sampah di sekitar bangunan dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.</p><p class="isSelectedEnd">Cahyadi menjelaskan, kebakaran lahan memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kebakaran bangunan. Api di lahan terbuka dapat dengan cepat meluas mengikuti kondisi vegetasi dan arah angin.</p><p class="isSelectedEnd">Kondisi medan juga dapat menjadi kendala bagi petugas apabila titik kebakaran berada jauh dari akses kendaraan pemadam. Karena itu, penanganan sejak awal menjadi sangat penting untuk mencegah api meluas.</p><p>&ldquo;Kalau sudah masuk lahan yang luas, penanganannya tentu berbeda. Karena itu, jangan menunggu api membesar. Kalau masyarakat melihat ada titik api yang berpotensi meluas, segera laporkan supaya bisa ditangani lebih cepat,&rdquo; tandasnya.(*)</p><p>&nbsp;</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Lantik 73 Pejabat Pesbar, Bupati Dedi Irawan Tekankan Disiplin dan Larang Penyalahgunaan Jabatan ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2758/lantik-73-pejabat-pesbar-bupati-dedi-irawan-tekankan-disiplin-dan-larang-penyalahgunaan-jabatan</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 14:28:38 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 12:56:11 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/pelantikan-pejabat-baru-pesbar.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan melantik 73 pejabat struktural ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/pelantikan-pejabat-baru-pesbar.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2758/lantik-73-pejabat-pesbar-bupati-dedi-irawan-tekankan-disiplin-dan-larang-penyalahgunaan-jabatan
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/pelantikan-pejabat-baru-pesbar.webp" alt="Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan melantik 73 pejabat struktural" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan melantik 73 pejabat struktural dan menekankan pentingnya kedisiplinan ASN, etos kerja, serta larangan penyalahgunaan wewenang.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/pelantikan-pejabat-baru-pesbar.webp" alt="Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan melantik 73 pejabat struktural" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p dir="ltr"><strong>PESISIR BARAT</strong>&nbsp;&mdash; Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 73 pejabat di lingkungan Pemkab setempat, Kamis (10/9/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Saibatin, Kompleks Perkantoran Pemkab Pesbar.<p dir="ltr">Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Pesbar Dedi Irawan, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pesbar Tedi Zadmiko. Acara ini turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Zukri Amin, M.P., Inspektur Inspektorat Pesbar Unzir, S.P., sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pejabat yang mengikuti prosesi pelantikan.</p><p dir="ltr">Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mendapat amanah jabatan baru. Namun, ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar jenjang karier, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab moral dan profesionalisme tinggi.</p><p dir="ltr">Dedi memberikan penekanan khusus terhadap persoalan penegakan disiplin ASN. Pejabat struktural harus menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh aparatur di unit kerjanya menaati ketentuan. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik memahami dan menerapkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.</p><p dir="ltr">Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa pelanggaran disiplin memiliki konsekuensi dan sanksi sesuai tingkat pelanggarannya, mulai dari hukuman disiplin ringan, sedang, hingga berat. Hukuman ringan berupa teguran lisan atau tertulis, hukuman sedang berupa pemotongan tunjangan kinerja, dan hukuman berat dapat berujung pada pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.</p><p dir="ltr">Ia mengingatkan bahwa disiplin bukan sekadar kehadiran, melainkan kesanggupan menaati kewajiban dan menghindari larangan perundang-undangan. Dedi menegaskan dirinya tidak akan menoleransi aparatur yang menyimpang dari koridor hukum.</p><p dir="ltr">Bupati juga menginstruksikan para pejabat baru untuk menyesuaikan diri dengan paradigma reformasi birokrasi yang berfokus pada kinerja dan akuntabilitas sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Ada tiga instruksi utama yang disampaikannya. Pertama, menjadi teladan disiplin bagi bawahan. Kedua, memegang teguh prinsip 3 Tepat (tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat mutu). Ketiga, membangun budaya kerja yang produktif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p><p dir="ltr">Sebagai penutup, Dedi mengingatkan para pejabat untuk menjaga citra positif ASN serta menghindari penyalahgunaan kewenangan demi mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance). Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kinerja aparatur di Pesisir Barat.</p><p dir="ltr">Berikut Daftar 73 Pejabat yang Dilantik:&nbsp;&nbsp;</p><ol>
<li dir="ltr">PONCO PRASETYO, S.Th.1, MM.Par - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">WIKE WIJAYANTI, S.ST., M.M. - Kepala Bagian Organisasi pada Sekretariat Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ROZI ZULKIFLI, S.H. - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pada Sekretariat Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ARIF ISHARYANTO, S.Kom., M.T.I - Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pada Sekretariat Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">FADRIANSYAH, S.E., M.S.Ak - Inspektur Pembantu Wilayah II pada Inspektorat&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">WANDY FERNANDO, S.E., M.M. - Inspektur Pembantu Wilayah III pada Inspektorat&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ZAMHURI, S.Sos., M.M. - Camat Pada Kecamatan Ngambur&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">NUROHMAD, S.Kom. - Camat pada Kecamatan Lemong&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ISNAENI ADITYA MARVAN, S.H, M.M. - Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ALBET GUNATA PUTRA, S.E. - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">FATHAN RASYID, S.Pd - Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">BRIAN VIRZADA, S.H., M.M. - Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">LIA OKTAVIA, SKM., M.M. - Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">DYKA FERIANSYAH, S.H. - Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">KOMARUDDIN, S.T., M.M. - Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">dr. YUSUF FIRMANSYAH, M.Kes - Direktur RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">EMAN SULAIMAN, S.E., M.S.Ak - Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Pada Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ZAYENDRA, S.E., M.S.Ak - Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ARIS PUSPITO, S.Kom, M.M. - Kepala Bidang Anggaran Pada Badan Keuangan dan Aset Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">RULLY HANAFI, S.Kep., M.M. - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Pada Badan Penanggulangan Bencana&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">AGUNG ARISTAMA, S.E., M.E. - Kepala Bidang Sarana dan Prasaranan Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">IRSYAN AGTA, S.SI. - Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">Apt. VIRNALIZI AFRIANTY NOOR, S.Farm., M.Kes - Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">EMMI WIDIA, S.Kom., M.M. - Kepala Bidang Perbendaharaan Pada Badan Keuangan dan Aset Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">EFLINA, SKM., M.M. - Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan dan BPHTB Pada Badan Pendapatan Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">RONAL ERWANDA, S.E., M.M. - Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pada Badan Penanggulangan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">MIRTON SETIAWAN, S.Pd., M.M. - Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Pada Dinas Perhubungan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">DESTIA HANDAYANI, S.I.K., M.M.. - Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Pada Dinas Perhubungan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">OLGA FHOBIRIANI, S.IP., M.A.P. - Kepala Bidang Bina Lembaga Kemasyarakatan, Ekonomi dan Kerja Sama Pekon Pada Dinas Pemberdayaan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ARFAN SANOVIL, S.KM. - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Pada Dinas&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">DIPRON ARIPIN, S.H. - Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat dan Satuan Perlindungan Masyarakat Pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ARIES PRATAMA, S.S. - Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">EKO YOSEP NAINGGOLAN, S.S. - Kepala Bidang Keolahragaan Pada Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">RITA GUSTINA, SKM., M.M. - Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Pada Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">M. DANANG MA'RUF MAHARDIKA PUTRA, S.STP. - Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Pegawai Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">dr. NOVITHA ADITYANI - Kepala Bidang Pelayanan Pada RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ENNI YUNITA, S.Kep., M.M. - Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Hukum dan Kehumasan Pada RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">Ns. WIDYASUSANTI, S.Kep. - Kepala Bidang Penunjang Pada Bidang Penunjang RSUD K.H. Muhammad Thohir&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">GURITNO ISWANDOKO, S.Kep - Kepala Bagian Tata Usaha Pada Bagian Tata Usaha RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">TRI UTAMI, S.IP., M.M. - Lurah Pasar Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">YULYA ERNI, S. Kep. - Kepala Seksi Pelayanan Medik Pada Bidang Pelayanan RSUD K.H. Muhammad Thohir&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">SOLEHATI A.Md.Keb - Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan Pada Bidang Pelayanan RSUD K.H. Muhammad&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">YANA RIANA, SKM, M.KM - Kepala Seksi Penunjang Medik Pada Bidang Penunjang RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">GUSTINA OKTAVIA, S.Kep. - Kepala Seksi Penunjang Non Medik Pada Bidang Penunjang RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">DINA MELLISA, S.Tr. Keb - Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan Pada Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Hukum dan Kehumasan RSUD K.H. Muhammad&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">SAFRIZAL PRADITAMA, S.H. - Kepala Seksi Hukum dan Kehumasan Pada Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Hukum dan Kehumasan RSUD K.H. Muhammad&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">CATUR BHAKTI UTAMI, SKM. - Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Pada Bagian Tata Usaha RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">TEDDY SAPUTRA, S.Kep. - Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pengelolaan Aset Pada Bagian Tata Usaha RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">NURHAYATI, S.K.M. - Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Pada Bagian Tata Usaha RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">MONICA DEWI, S.E, M.M. - Kepala Sub Bidang Akuntansi dan Pelaporan Pada Bidang Akuntansi dan Aset Daerah Pada Badan Keuangan dan Aset&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ALTOP, S.H. - Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Pada Sekretariat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">HENDRIYANSYAH, S.E. - Kepala Seksi Pemerintahan Pada Kecamatan Pulau Pisang&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">RANNY KIBAR, SKM., M.M. - Kepala UPTD Metrologi Legal Pada Dinas Koperasi UKM Perdagangan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ROZIKIN, S.Pd. - Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Pada Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">MINIARTI, S.Tr. Keb, M.KM. - Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon pada Kecamatan Karya&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">HENDRA, S.Sos.. - Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">MERIA SUSANTI, S.Pd., M.M. - Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Dinas Perhubungan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ANANDA DHIAN PRATAMA PRIMA PUTRA, S.Kom. - Kepala Seksi Paud dan PNFI Bidang Pendidikan Dasar, Paud dan PNFI Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">FIBRIAND ANDIKA, S.P. - Kepala Sub Bagian Protokol pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">WENDY FIZONA, S.E. - Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">NURYA UTAMA, S.Kom - Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTB Sekretariat Korpri Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">MUHAMMAD IQBAL HIDAYAT, S.Pi - Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan Pasar Kota&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">PRIMA RATNA SURI, A.Md.Keb - Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Metrologi Legal Pada Dinas Koperasi UKM&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">Ns. RUDI PURWANTO, S.Kep. - Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Karya Penggawa&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">SMY ANGGRAINI, S.Tr.Pi. - Kepala Sub Bagian Perencanaan pada Kecamatan Krui Selatan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">ARIF HARYADI, S.Tr. Pi. - Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Balai Benih Ikan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">HERLOVIA JUWITA, S.E. - Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan Pada Kecamatan Pesisir Selatan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">YUSEVA, S.S.T., M.M. - Kepala Seksi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Kelurahan Pasar Krui&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">RAFIQ, S.KM - Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Ngambur&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">DWI YUNI LESTARI, S.Tr.Keb. - Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Krui Selatan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">dr. LELI YANITA - Kepala Puskesmas Karya Penggawa&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">Ns. GIGIH SANJAYA PUTRA, S.Kep, M.H - Kepala Puskesmas Krui Selatan&nbsp;&nbsp;</li>
<li dir="ltr">Ns. MIRWAN FAJRI, S.Kep, M.M. - Kepala Puskesmas Ngaras&nbsp;&nbsp;</li>
</ol></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ ALAMBAKA Demo di PTPN I Regional 7, Soroti Dugaan Tambang Emas Ilegal dan Tata Kelola HGU ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2757/alambaka-demo-di-ptpn-i-regional-7-soroti-dugaan-tambang-emas-ilegal-dan-tata-kelola-hgu</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 14:17:19 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:16 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289216.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Aliansi Lampung Bersatu Awasi Kebijakan dan Anggaran (ALAMBAKA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PTPN I Regional 7, Kamis (10/9/2026), menyoroti pengelolaan aset dan HGU perusahaan. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289216.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2757/alambaka-demo-di-ptpn-i-regional-7-soroti-dugaan-tambang-emas-ilegal-dan-tata-kelola-hgu
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289216.jpg" alt="Aliansi Lampung Bersatu Awasi Kebijakan dan Anggaran (ALAMBAKA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PTPN I Regional 7, Kamis (10/9/2026), menyoroti pengelolaan aset dan HGU perusahaan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>ALAMBAKA menggelar aksi di PTPN I Regional 7 dan menyoroti tata kelola HGU serta dugaan tambang emas ilegal di Way Kanan.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289216.jpg" alt="Aliansi Lampung Bersatu Awasi Kebijakan dan Anggaran (ALAMBAKA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PTPN I Regional 7, Kamis (10/9/2026), menyoroti pengelolaan aset dan HGU perusahaan." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>BANDAR LAMPUNG &mdash;&nbsp;</strong>Aliansi Lampung Bersatu Awasi Kebijakan dan Anggaran (ALAMBAKA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PTPN I Regional 7, Kamis 10 September 2026.<p>Dalam aksi tersebut, ALAMBAKA menyoroti tata kelola aset dan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN I Regional 7 yang dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan.</p><p>Sorotan tersebut antara lain terkait dugaan praktik sewa lahan yang dinilai tidak transparan hingga dugaan aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan konsesi.</p><p>Aksi yang berlangsung di depan kantor PTPN I Regional 7 tersebut sempat diwarnai ketegangan. Massa aksi terlibat adu mulut dengan pihak keamanan setempat dan sempat menutup akses jalan.</p><p>Situasi kemudian memanas ketika massa menggembok pagar sebagai bentuk protes karena tidak ada perwakilan manajemen yang menemui mereka.</p><p>Sejumlah orator juga terlihat menaiki pagar untuk menyampaikan tuntutan dan mendesak manajemen PTPN I Regional 7 memberikan klarifikasi secara terbuka.</p><p>Ketua Presidium ALAMBAKA, Sudirman Dewa, mengatakan persoalan yang mereka soroti bukan sekadar isu tanpa dasar.</p><p>Ia merujuk pada penggerebekan aktivitas tambang emas tanpa izin yang dilakukan Polda Lampung pada 8 Maret 2026 di wilayah PTPN I Regional 7, Way Kanan.</p><p>Menurut Sudirman, dalam penggerebekan tersebut sebanyak 24 orang diamankan dan 14 di antaranya disebut telah berstatus tersangka.</p><p>Ia menyebut titik penambangan tersebar di tiga kecamatan, yakni Blambangan Umpu, Umpu Semenguk, dan Baradatu.</p><p>Luasan area terdampak diperkirakan mencapai 200 hektare dan diduga berada di dalam areal HGU PTPN I Regional 7.</p><p>"Bagaimana mungkin aktivitas tambang berskala ratusan hektare bisa berjalan di dalam kawasan yang secara hukum dikuasai dan diawasi negara? Pertanyaan itu mereka lemparkan telak, siapa yang menguasai lokasi, siapa memberi akses, siapa menyediakan alat, siapa pemodalnya, siapa penampung hasil tambang, dan ke mana aliran uangnya?" kata Sudirman dengan nada geram.</p><p>ALAMBAKA menegaskan tuntutan tersebut bukan dimaksudkan sebagai vonis sepihak terhadap pihak tertentu.</p><p>Mereka meminta adanya keterbukaan serta pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan sesuai ketentuan.</p><p>Sejumlah tuntutan yang disampaikan ALAMBAKA meliputi:</p><ul>
<li>Audit investigatif terhadap seluruh HGU dan aset PTPN I Regional 7.</li>
<li>Pembukaan data mengenai luas dan status lahan.</li>
<li>Evaluasi kerja sama pengelolaan lahan dengan pihak ketiga.</li>
<li>Evaluasi terhadap manajemen yang bertanggung jawab atas pengamanan aset.</li>
<li>Pemeriksaan lapangan dan dokumen terkait pengelolaan HGU.</li>
<li>Penegakan hukum apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran.</li>
</ul><p>Menurut ALAMBAKA, penelusuran dugaan aktivitas pertambangan ilegal tidak seharusnya berhenti pada pekerja lapangan ataupun penyitaan alat berat.</p><p>Mereka meminta aparat dan pihak terkait menelusuri pihak yang diduga berada di balik aktivitas tersebut, termasuk dugaan aktor intelektual, pemodal, jaringan pengamanan, hingga pihak yang menikmati keuntungan dari aktivitas pertambangan.</p><p>ALAMBAKA juga mendesak agar dugaan pembiaran turut diperiksa apabila nantinya ditemukan bukti bahwa aktivitas tersebut telah berlangsung dalam waktu lama tanpa tindakan dari pihak yang memiliki kewenangan mengamankan aset.</p><p>Sudirman menegaskan pengelolaan aset negara harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p>Ia meminta setiap dugaan penyalahgunaan aset diproses berdasarkan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.</p><p>"Aset negara bukan bancakan, HGU bukan ruang abu-abu. Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan aset negara, harus diusut tuntas tanpa pandang bulu," tutup Sudirman.</p><p>Aksi ALAMBAKA tersebut menjadi bentuk desakan kepada PTPN I Regional 7 dan pihak terkait agar membuka informasi serta melakukan pemeriksaan terhadap berbagai persoalan yang mereka soroti.</p><p>Untuk memastikan seluruh dugaan tersebut, diperlukan proses audit, pemeriksaan dokumen, dan penegakan hukum berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo Usai Erupsi Anak Krakatau ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2756/disdikbud-lampung-imbau-sekolah-gelar-sholat-istisqo-usai-erupsi-anak-krakatau</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:23:28 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:16 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289177.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Disdikbud Provinsi Lampung mengimbau seluruh SMA, SMK dan SLB menggelar Sholat Istisqo pada Jumat (11/9/2026) serta membersihkan lingkungan sekolah dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289177.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2756/disdikbud-lampung-imbau-sekolah-gelar-sholat-istisqo-usai-erupsi-anak-krakatau
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289177.jpg" alt="Disdikbud Provinsi Lampung mengimbau seluruh SMA, SMK dan SLB menggelar Sholat Istisqo pada Jumat (11/9/2026) serta membersihkan lingkungan sekolah dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Disdikbud Lampung mengimbau SMA, SMK dan SLB menggelar Sholat Istisqo serta membersihkan abu vulkanik Anak Krakatau.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/289177.jpg" alt="Disdikbud Provinsi Lampung mengimbau seluruh SMA, SMK dan SLB menggelar Sholat Istisqo pada Jumat (11/9/2026) serta membersihkan lingkungan sekolah dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>LAMPUNG</strong> &mdash; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Lampung menyusul kondisi pascaerupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan paparan abu vulkanik.<p>Surat bernomor 400.3.8/2035/V.01/DP.2/2026 tertanggal 10 September 2026 tersebut ditandatangani Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H.</p><p>Dalam surat itu, Disdikbud Lampung mengimbau seluruh sekolah untuk tetap memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka setelah terjadinya paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.</p><p>Selain memperhatikan kondisi pembelajaran, satuan pendidikan juga diminta melaksanakan Sholat Istisqo secara berjamaah sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama.</p><p>Sholat Istisqo dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.</p><p>Pelaksanaannya dipusatkan di masjid atau lapangan pada masing-masing satuan pendidikan dengan melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta warga satuan pendidikan lainnya.</p><p>Dalam surat imbauan tersebut, sekolah juga diminta membawa sajadah dan perlengkapan sholat. Peserta kegiatan juga diimbau menggunakan masker selama pelaksanaan kegiatan.</p><p>Sholat Istisqo dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar berbagai kondisi yang tengah dihadapi masyarakat, termasuk musibah, kemarau panjang, dan bencana alam, dapat segera berakhir.</p><p>Ada hal khusus dalam pelaksanaan Sholat Istisqo yang menjadi perhatian Disdikbud Lampung.</p><p>Disdikbud mengimbau agar doa setelah pelaksanaan Sholat Istisqo dipimpin oleh peserta didik yang yatim atau piatu dan dinilai memiliki kemampuan serta kefasihan dalam memimpin doa.</p><p>Meski demikian, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan kesiapan, kenyamanan, keamanan, serta kesediaan peserta didik yang bersangkutan.</p><p>Dengan demikian, keterlibatan peserta didik dalam kegiatan tersebut tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kesiapan masing-masing.</p><p>Selain kegiatan keagamaan, Disdikbud Lampung juga meminta seluruh satuan pendidikan melakukan pembersihan lingkungan sekolah dari abu vulkanik.</p><p>Setelah pelaksanaan Sholat Istisqo dan sebelum pembelajaran dimulai, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik bersama petugas kebersihan sekolah diminta memastikan kembali kebersihan ruang kelas serta lingkungan sekolah dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.</p><p>Pembersihan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekolah tetap bersih sekaligus mendukung keberlangsungan pembelajaran tatap muka di tengah kondisi pascaerupsi.</p><p>Sekolah diharapkan memastikan ruang belajar dan lingkungan sekitarnya dalam kondisi bersih sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.</p><p>Surat imbauan Disdikbud Lampung tersebut ditembuskan kepada Gubernur Lampung sebagai laporan.</p><p>Melalui instruksi tersebut, seluruh satuan pendidikan di Lampung diharapkan tetap memperhatikan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar sekaligus kondisi lingkungan dan keselamatan warga sekolah.</p><p>Langkah pemantauan pembelajaran, penggunaan masker saat kegiatan, serta pembersihan abu vulkanik di lingkungan sekolah menjadi bagian dari upaya menghadapi kondisi pascaerupsi Gunung Anak Krakatau.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Lampung Barat Dapat Tambahan DAU Rp28,687 Miliar ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2755/lampung-barat-dapat-tambahan-dau-rp28-687-miliar</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 12:57:52 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 06:31:22 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/191152.webp" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) 2026 sebesar Rp28,687 miliar dari pemerintah pusat. ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/191152.webp" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2755/lampung-barat-dapat-tambahan-dau-rp28-687-miliar
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/191152.webp" alt="Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) 2026 sebesar Rp28,687 miliar dari pemerintah pusat." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Lampung Barat mendapat tambahan DAU 2026 sebesar Rp28,687 miliar dari pemerintah pusat untuk penggajian ASN dan penguatan fiskal.</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/191152.webp" alt="Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) 2026 sebesar Rp28,687 miliar dari pemerintah pusat." width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>LAMPUNG BARAT</strong> &ndash; Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp28,687 miliar dari pemerintah pusat.<p>Tambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari penyesuaian rincian alokasi dan penyaluran DAU 2026 untuk sejumlah daerah di Indonesia. Secara nasional, tambahan DAU diberikan kepada 248 daerah dengan total pagu mencapai Rp8,859 triliun.</p><p>Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lampung Barat, Sumadi, S.I.P., M.M., membenarkan adanya tambahan alokasi DAU tersebut.</p><p>Menurutnya, tambahan anggaran itu menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kemampuan fiskal daerah. Selain itu, dana tersebut turut membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan penggajian aparatur sipil negara (ASN).</p><p>&ldquo;Lampung Barat mendapatkan tambahan DAU sebesar Rp28,687 miliar. Tambahan ini terbagi untuk dukungan pemenuhan kebutuhan penggajian ASN daerah dan dukungan peningkatan kapasitas fiskal daerah tertinggal, terdepan dan terluar,&rdquo; kata Sumadi.</p><p>Berdasarkan rincian alokasinya, tambahan DAU yang diterima Kabupaten Lampung Barat terdiri atas tiga komponen.</p><p>Pertama, dukungan pemenuhan kebutuhan penggajian aparatur sipil negara daerah sebesar Rp9,716 miliar.</p><p>Kedua, dukungan pemenuhan kebutuhan penggajian aparatur sipil negara daerah sebesar Rp9,392 miliar.</p><p>Sementara komponen ketiga berupa dukungan peningkatan kapasitas fiskal daerah tertinggal, terdepan dan terluar sebesar Rp9,578 miliar.</p><p>Dengan tiga komponen tersebut, total tambahan DAU yang dialokasikan pemerintah pusat untuk Kabupaten Lampung Barat mencapai Rp28.687.551.000.</p><p>Sumadi menjelaskan, tambahan DAU itu ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi dan Penyaluran DAU Tahun Anggaran 2026, penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) sampai dengan Tahun Anggaran 2024, serta penyaluran Treasury Deposit Facility pada 2026.</p><p>Dalam nota dinas Nomor ND-551/PK.2/2026 tertanggal 6 Agustus 2026 disebutkan bahwa penyesuaian rincian DAU dilakukan terhadap 248 daerah sebagai dampak adanya tambahan penyaluran transfer ke daerah.</p><p>Penyaluran tambahan DAU tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah menyelesaikan dokumen penganggaran yang dipersyaratkan.</p><p>Untuk daerah yang penyalurannya dilakukan sekaligus, dana dapat disalurkan paling cepat mulai Juli 2026. Sedangkan untuk penyaluran secara bertahap, tahap pertama dilakukan paling cepat Juli dan tahap kedua paling cepat Agustus 2026.</p><p>&ldquo;Tambahan DAU ini tentunya menjadi dukungan bagi pemerintah daerah dalam menjaga kemampuan fiskal, terutama untuk memenuhi kebutuhan yang sudah menjadi prioritas,&rdquo; jelas Sumadi.</p><p>Ia menegaskan, tambahan transfer dari pemerintah pusat tersebut harus dikelola secara efektif serta digunakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.</p><p>Pemkab Lampung Barat, kata dia, akan memastikan pemanfaatan tambahan DAU tetap diarahkan sesuai peruntukannya dan mendukung kebutuhan daerah.</p><p>Menurut Sumadi, kondisi fiskal daerah menjadi salah satu perhatian penting di tengah besarnya kebutuhan pembiayaan pemerintahan dan pembangunan. Karena itu, tambahan DAU diharapkan dapat memberikan ruang fiskal bagi Pemkab Lampung Barat untuk menjalankan berbagai program yang telah direncanakan.</p><p>&ldquo;Yang jelas, kita bersyukur mendapatkan tambahan DAU ini. Dana tersebut akan dikelola sesuai peruntukan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat,&rdquo; ujarnya.</p><p>Sumadi menambahkan, tambahan DAU tersebut juga menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan fiskalnya.</p><p>Pemkab Lampung Barat, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait mekanisme penyaluran dan pengelolaan transfer ke daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses administrasi dan pemanfaatan anggaran berjalan sesuai aturan.</p><p>&ldquo;Kita akan terus berkoordinasi dan memastikan administrasinya berjalan dengan baik sehingga dana yang menjadi hak daerah dapat dimanfaatkan secara optimal,&rdquo; pungkasnya.</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
                    <item>
                
                <title>
                    <![CDATA[ Rekomendasi Smartwatch Garmin Terbaru, Ada yang Rp2 Jutaan ]]>
                </title>
                <link>https://medialampung.co.id/read/mlo-2754/rekomendasi-smartwatch-garmin-terbaru-ada-yang-rp2-jutaan</link>

                
                <dc:creator>
                    <![CDATA[ Budi Setiawan ]]>
                </dc:creator>
                <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 12:10:24 +0700</pubDate>

                
                                    <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:57:16 +0700</lastBuildDate>
                
                
                <category>
                    <![CDATA[ Lampung Raya ]]>
                </category>

                
                <media:content url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/723964.jpg" type="image/jpeg" medium="image">
                    <media:title type="plain">
                        <![CDATA[ Garmin vívoactive 5 ]]>
                    </media:title>
                </media:content>

                
                <media:thumbnail url="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/723964.jpg" width="1400" height="930" />


                
                <guid isPermaLink="false">
                    https://medialampung.co.id/read/mlo-2754/rekomendasi-smartwatch-garmin-terbaru-ada-yang-rp2-jutaan
                </guid>

                
                <description>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/723964.jpg" alt="Garmin vívoactive 5" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    <p>Rekomendasi jam tangan pintar Garmin untuk olahraga, lari, aktivitas outdoor hingga penggunaan sehari-hari</p>
                ]]>
                </description>

                
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                    <img src="https://medialampung.co.id/storage/gambar-upload/723964.jpg" alt="Garmin vívoactive 5" width="100%" height="auto">
                    <br>
                    
                    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<p><strong>MEDIALAMPUNG.CO.ID - </strong>Garmin menjadi salah satu merek yang banyak dipilih pengguna yang membutuhkan jam tangan pintar dengan fokus pada olahraga, kesehatan, GPS, hingga aktivitas luar ruangan.<p>Produk Garmin tersedia dalam berbagai seri dan rentang harga, sehingga pengguna dapat memilih perangkat sesuai kebutuhan dan anggaran.</p><p>Selain menawarkan fitur pemantauan aktivitas, sejumlah smartwatch Garmin juga dilengkapi GPS, pemantauan detak jantung, metrik latihan, pemantauan tidur, serta fitur keselamatan.</p><p>Berikut beberapa rekomendasi jam tangan pintar Garmin yang menarik untuk dipertimbangkan.</p><p>1. Garmin Forerunner 165.&nbsp;</p><p>Garmin Forerunner 165 cocok bagi pengguna yang menjadikan aktivitas lari sebagai salah satu fokus utama. Smartwatch ini memiliki layar AMOLED berwarna 1,2 inci dan menawarkan daya tahan baterai hingga 11 hari dalam mode smartwatch.</p><p>Perangkat ini juga menyediakan metrik latihan dan informasi pemulihan untuk membantu pengguna memahami perkembangan latihan.</p><p>Garmin secara khusus memosisikan Forerunner 165 sebagai running smartwatch dengan GPS dan fitur pelatihan adaptif.</p><p>Harga: sekitar Rp2,85 juta di Garmin Official Store saat ini, sementara harga resmi sebelumnya tercatat Rp4,299 juta.</p><p>2. Garmin v&iacute;voactive 5.</p><p>Bagi pengguna yang menginginkan smartwatch untuk olahraga sekaligus aktivitas sehari-hari, Garmin v&iacute;voactive 5 bisa menjadi salah satu pilihan.</p><p>Jam tangan pintar ini menawarkan berbagai fitur kebugaran dan kesehatan serta mendukung pemantauan aktivitas harian.</p><p>Model ini juga menjadi salah satu pilihan Garmin dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan seri premium.</p><p>Harga: sekitar Rp3,45 juta di Garmin Official Store saat ini.</p><p>Harga promo resmi Garmin sebelumnya berada di sekitar Rp3,199 juta.</p><p>3. Garmin Venu 3.</p><p>Garmin Venu 3 ditujukan bagi pengguna yang menginginkan perpaduan antara fitur kebugaran, kesehatan dan smartwatch untuk penggunaan sehari-hari.</p><p>Perangkat ini dapat memantau berbagai aktivitas seperti langkah, kalori, intensity minutes, VO2 Max untuk aktivitas tertentu, serta mendukung Garmin Coach.</p><p>Venu 3 juga dapat menerima panggilan dan notifikasi ketika terhubung dengan smartphone yang kompatibel.</p><p>Harga: sekitar Rp6,2 juta pada harga promo Garmin yang tercantum, sedangkan harga ritel yang sebelumnya diumumkan Garmin mencapai Rp7,999 juta.</p><p>4. Garmin Forerunner 265.</p><p>Garmin Forerunner 265 menjadi pilihan menarik bagi pelari yang membutuhkan fitur latihan lebih lengkap dibandingkan seri entry-level.</p><p>Smartwatch ini dapat menjadi pendamping latihan untuk pengguna yang ingin meningkatkan performa lari sekaligus mendapatkan data aktivitas dan kebugaran secara lebih mendalam.</p><p>Harga: sekitar Rp6 juta pada promo Garmin yang tercantum.</p><p>5. Garmin Instinct 3.</p><p>Untuk pengguna yang lebih sering melakukan aktivitas outdoor, Garmin Instinct 3 merupakan salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan.</p><p>Seri ini dirancang dengan standar militer MIL-STD 810 dan memiliki ketahanan terhadap suhu, benturan, debu serta air. Instinct 3 juga dilengkapi fitur pemantauan kesehatan, GPS multi-band dan berbagai sensor untuk mendukung aktivitas di luar ruangan.</p><p>Garmin menyediakan Instinct 3 dalam pilihan layar AMOLED maupun Solar. Varian Solar menawarkan daya tahan baterai lebih panjang, sedangkan AMOLED memberikan tampilan yang lebih tajam.</p><p>Harga: mulai sekitar Rp7,149 juta untuk Instinct 3 Solar 45 mm dan Rp7,999 juta untuk versi AMOLED 45 mm. Varian 50 mm AMOLED mencapai sekitar Rp8,899 juta.</p><p>6. Garmin Forerunner 965.</p><p>Bagi pengguna yang membutuhkan smartwatch olahraga kelas lebih tinggi, Garmin Forerunner 965 bisa menjadi pilihan.</p><p>Jam tangan ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan fitur latihan dan pemantauan aktivitas yang lebih komprehensif, terutama untuk olahraga seperti lari dan bersepeda.</p><p>Harga: sekitar Rp8 juta pada promo resmi Garmin yang tercantum, dengan harga ritel sebelumnya Rp10,599 juta.</p><p>Pilihan smartwatch Garmin dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Forerunner 165 cocok untuk pengguna yang fokus pada lari dengan anggaran lebih terjangkau. v&iacute;voactive 5 lebih fleksibel untuk olahraga dan aktivitas sehari-hari.</p><p>Sementara itu, Venu 3 dapat dipertimbangkan bagi pengguna yang menginginkan kombinasi fitur smartwatch dan kebugaran.</p><p>Untuk aktivitas outdoor yang lebih ekstrem, Instinct 3 menawarkan desain tangguh, GPS dan pilihan Solar maupun AMOLED.</p><p>Jika kebutuhan utama adalah latihan olahraga yang lebih serius, lini Forerunner 265 hingga Forerunner 965 dapat menjadi pilihan karena menawarkan fitur latihan yang lebih lengkap.</p><p>Dengan banyaknya pilihan tersebut, calon pengguna sebaiknya menyesuaikan smartwatch dengan jenis olahraga, kebutuhan GPS, daya tahan baterai, fitur kesehatan dan tentunya anggaran sebelum membeli.</p><p>&nbsp;</p></p>

                ]]>
                </content:encoded>
            </item>
        
    </channel>
</rss>
