Formasi CPNS Belum Jelas, Rekrutmen PTT Hanya Nakes

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lampung Barat untuk tahun 2020 ini belum  jelas bahkan kemungkinan besar nihil. Sementara untuk rekrutmen Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan pemkab setempat, hanya untuk formasi tenaga kesehatan (Nakes).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Lambar Drs. Ahmad Hikami mengungkapkan, Pemkab Lambar masih menunggu kepastian terkait dengan formasi CPNS tahun 2020 dari pemerintah pusat, hanya saja berdasarkan informasi yang diterima  untuk tahun 2020 ini penerimaan CPNS tidak ada.

Bacaan Lainnya



”Untuk penerimaan CPNS kalau informasi yang kami terima tidak ada, hanya saja kita belum menerima surat pemberitahuan secara resmi, jadi kita juga belum bisa memastikan itu,” ungkap Hikami.

Hanya saja, meski belum ada kejelasan apakah ada rekrutmen CPNS atau tidak namun pihaknya tetap mengusulkan kebutuhan formasi CPNS, termasuk evaluasi Analisa Jabatan, Analisa Beban Kerja  (Anjab dan ABK) di Kemenpan-RB melalui e-Formasi.

”Jadi kita tetap mengusulkan, terkait apakah aka nada formasi CPNS untuk Lambar atau tidak kita masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kemenpan-RB, dan semoga kita tetap mendapatkan formasi karena memang  Pemkab Lambar masih kekurangan jumlah pegawai,” kata  Hikami.

Sementara itu, terkait dengan rekrutmen PTT yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun anggaran 2020 ini hanya untuk tenaga kesehatan (Nakes) untuk  mendukung program ambulan hebat.

”Hanya  Nakes, karena terjadi realokasi anggaran beberapa waktu lalu menyebabkan anggaran berkurang, sehingga untuk peralihan THLS menjadi PTT di OPD-OPD lainnya belum bisa dilaksanakan tahun ini,” ujar Hikami.

Dijelaskan, rekrutmen Nakes PTT tersebut yakni berjumlah 25 orang dengan rincian sepuluh orang supir, 15 orang tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di lima kecamatan wilayah Lambar seperti Gedungsurian, Sumberjaya, Airhitam, Sekincau dan Batubrak.

”Untuk pelaksanaan  seleksi dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, yang akan melalui seleksi administrasi, tes wawancara (untuk Nakes) dan tes keterampilan untuk sopir sementara untuk ujian tertulis ditiadakan,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait