Forum PAUD Gelar Lomba Senam 3S

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menggelar kegiatan Lomba Senam 3S (Sampah Dipegang, Sampah Dibawa, Sampah Dibuang) Tahun 2020, di GSGS Selalaw Pantai Labuhanjukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (21/2).

Pengurus Forum PAUD Pesibar, Rena Novasari, mendampingi Ketua Forum PAUD Pesibar, Paulina Hapzi, mengatakan lomba senam 3S itu dibuka oleh Bunda PAUD Pesibar, Ny. Hj. Septi Istiqlal, dan diikuti oleh 132 peserta yang dibagi menjadi dua kategori yakni kategori anak usia empat hingga lima tahun dan usia lima hingga enam tahun yang berasal dari seluruh PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Pesbar.

Bacaan Lainnya



“Masing-masing peserta dalam satu kategori terdiri dari enam peserta. Dimana setiap kecamatan mengirimkan 12 peserta, kegiatan ini bertujuan agar anak-anak PAUD dan TK memahami pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” kata dia.

Sementara itu, dalam sambutannya Bunda PAUD Pesbar, Septi Istiqlal, menyampaikan bahwa gerakan 3S hendaknya bisa terus disosialisasikan ke seluruh kalangan masyarakat, tidak terkecuali anak-anak PAUD dan TK se-Kabupaten Pesbar.

“Jika kita sudah melakukan 3S, artinya kita sudah meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, dan membuat hidup lebih nyaman dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri,” ungkapnya.

Dijelaskannya, melalui lomba senam 3S diharapkan memberikan inspirasi terhadap anak-anak usia dini untuk sadar akan kebersihan lingkungan, dengan begitu jika ada sampah mereka bisa membuang sampah pada tempatnya.

“Semoga anak-anak kita mengerti dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari sampah yang ada, baik sampah rumah tangga atau sampah produksi industri,” jelasnya.

Pada kesmepaatn itu, Septi meminta gerakan lomba senam 3S menjadi parameter bagi masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih. Akan lebih jika sampah-sampah yang ada, dikelola menjadi beberapa olahan yang bisa menguntungkan bagi masyarakat.

“Senam 3S ini merupakan strategi untuk memberikan kesadaran bagi anak-anak untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan. Semoga kegiatan ini bisa memicu optimisme masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kerjasama dalam mengelola sampah untuk hidup bersiha, sehat, dan bernilai,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)



Pos terkait