Fraksi Demokrat Minta Pemkab Lambar Optimalkan Potensi Pendapatan Daerah

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kabupaten Lambar Lina Marlina, S.H

Medialampung.co.id –  Dengan ditetapkannya peraturan daerah perubahan APBD tahun anggaran 2020 Kabupaten Lampung Barat ini diharapkan dapat menghasilkan fungsi penguatan pemberdayaan perekonomian rakyat. Hal itu diungkapkan Anggota Fraksi Partai Demokrat Lina Marlina, S.H pada saat sidang paripurna dengan agenda penyampaian kata akhir fraksi terhadap rancangan perubahan APBD tahun 2020 di Ruang Sidang Marghasana DPRD, Senin (28/9).

“Terpenting APBD mampu membuka akses rakyat terhadap berbagai peluang wirausaha, UMKM dan kekuatan sumberdaya ekonomi daerah. Diharapkan juga masing-masing OPD untuk dapat melaksanakan program kegiatan sesuai waktu yang ditentukan yang berpedoman kepada asas manfaat kepentingan masyarakat banyak, juga perlu ditingkatkan pengawasannya terhadap program kerja yang telah dianggarkan agar mencapai hasil maksimal,” ujar Lina Marlina.

Bacaan Lainnya



Guna meningkatkan geliat ekonomi masyarakat pada saat pandemi Covid-19 ini, pihaknya meminta agar pemerintah daerah untuk lebih mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang telah dilakukan rasionalisasi akibat pandemi Covid-19, diantaranya mengoptimalkan dari sektor UMKM, pariwisata atau yang lainnya. 

“Menyikapi pandemi Covid 19 yang belum juga reda, Fraksi Partai Demokrat mengharapkan agar penggunaan anggaran benar-benar transparan dan bertanggung jawab agar penanganannya dapat maksimal sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegas dia.

Fraksi Partai Demokrat juga mengingatkan dan meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan revisi susunan Perangkat Daerah dengan menempatkan orang-orang yang cakap dan benar-benar kompeten dibidangnya. 

“Sebagai bentuk implementasi Kabupaten Tangguh Bencana maka Fraksi Partai Demokrat meminta kepada pemerintah daerah agar segera melakukan penanganan longsor yang terjadi di Cibuni Asih Pekon Tribudisyukur Kecamatan Kebun Tebu karena sudah mengganggu dan mengancam keselamatan warga,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait