Gajah Liar yang Rusak Perkebunan Warga Berhasil Digiring Masuk ke Hutan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Upaya penghalauan gajah liar yang memasuki dan merusak lahan perkebunan warga di Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbokseminung, Kabupaten Lampung Barat, akhirnya membuahkan hasil.

Salah satu spesies hewan yang dilindungi itu, berhasil digiring tim gabungan dari Polisi Kehutan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), WCS, TNI-Polri, aparatur pekon serta sejumlah masyarakat hingga masuk kembali ke kawasan TNBBS Register 48B, dini hari Senin (13/7).

Bacaan Lainnya



Kepala Resort TNBBS Wilayah Lumbokseminung, Herry Fahrizal menjelaskan, upaya yang dilakukan tim gabungan telah berhasil menggiring gajah liar tersebut masuk kembali kawasan TNBBS. Terkait jumlah gajah yang masuk ke lahan perkebunan tersebut, sejauh ini pihaknya memastikan hanya berjumlah satu ekor.

“Sudah berhasil kita halau dan giring masuk kembali ke hutan, dari penelusuran jejak dan kotoran yang kita temui jumlahnya satu ekor. Mudah-mudahan hanya satu, namun sebagai bentuk kewaspadaan kami masih menyiagakan personel dilokasi,” kata Herry.

Dikonfirmasi terkait penyebab masuknya salah satu spesies hewan yang dilindungi ke lahan perkebunan warga tersebut, pihaknya menilai minimnya sumber makanan dalam kawasan hutan menjadi salah satu penyebab.

“Penyebabnya belum bisa dipastikan, tapi mungkin keterbatasan sumber makanan di dalam hutan bisa jadi salah satu faktornya. Mereka melintas di area perkebunan warga untuk mencari sumber makanan baru,” imbuhnya.

Seperti diketahui, gajah liar tersebut selama beberapa hari tepatnya sejak Jumat malam (10/7) memasuki kawasan perkebunan yang hanya berjarak puluhan meter dari lokasi pemukiman penduduk tepatnya di Talang Bijak, Teluk Tuba dan Talang Petang Pekon kagungan. Akibatnya, tanaman perkebunan milik penduduk setempat rusak.(edi/mlo)



Pos terkait