Gaji Guru Honor SMPN 28 Bandarlampung Diduga Belum Dibayarkan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Waka Kesiswaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 28 Bandarlampung yang berlokasikan di Jl. Bukit Kemiling Permairaya, Kecamatan Kemiling, Yamin mengeluhkan belum keluarnya dana sekolah.

Yamin mengatakan, di masa wabah pandemi Covid-19, pihaknya mengaku belum ada kegiatan apapun, seluruh siswa di sekolah tersebut sedang menjalani pembelajaran jarak jauh atau dalam jaringan (daring).

Bacaan Lainnya

“Keadaan lagi susah, dana sekolah belum ada yang masuk, baik dari dana BOS maupun dana Bina Bingkungan (Biling),” ungkapnya.

Ditambah, seluruh tenaga honorer di sekolah tersebut belum bisa terbayarkan, seharusnya baik guru maupun TU di sekolah sudah menerima gaji per tanggal 5 dan paling lambat 10 Januari 2021, namun hingga saat ini belum ada yang menerima.

“Sebenarnya, gaji para tenaga honorer tidak seberapa, kisaran Rp850.000. Itu pun gaji sudah yang paling tinggi,” tuturnya. 

Dirinya mengaku SMPN 28 memiliki tenaga honorer 16 orang, sebagian digaji dari dana BOS, sebagiannya lagi dari dana komite.

Diketahui, jumlah dana BOS setiap sekolah penerima tergantung dari jumlah siswa. Misalnya siswa 500 dikali Rp1 juta, lalu dibagi 4 kali menerima.

“Iya tenaga honorer sebagian digaji dari dana BOS, tapi dana tersebut belum keluar, sebagian lagi dari komite, sementra siswa tidak masuk sekolah. Dana komite itu dibayar apabila muridnya masuk sekolah, na sekarang murid tidak masuk gimana walimuritnya mau bayar,” imbuhnya. 

Parahnya lagi, biaya operasional sekolah pun dari dana BOS, seperti lampu, air, tlp juga yang lainya. 

“Kami sedang menunggu untuk dapat membayar itu semua. Saat ini kami betul-betul sedang dalam kesulitan,” tutupnya. (ion/mlo)


Pos terkait