Gedung Balai Pekon Senilai Rp801 Juta Diresmikan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pembangunan gedung balai Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat bersumber dana desa (DD) tahun anggaran 2019 telah selesai dibangun. Senin (29/6), Balai Pekon tersebut diresmikan oleh Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs Hi. Mad Hasnurin. 

Dalam kesempatan itu, Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur pemerintahan pekon yang telah merealisasikan salah satu sarana untuk mendukung pelayanan publik tersebut.

Bacaan Lainnya


Ia berpesan kepada jajaran pemerintah pekon agar senantiasa bekerja keras memajukan pekon dan tetap menjalin kebersamaan untuk mensukseskan setiap pembangunan.

“Dengan di bangunnya balai pekonn ini semoga dapat berguna bagi masyarakat serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kegiatan penyelenggaraan pemerintahan pekon dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Parosil.

Menurutnya, pembangunan balai pekon itu merupakan buah hasil dari kesatuan dan persatuan, antara masyarakat, pemerintahan pekon serta seluruh lembaga yang ada di wilayah setempat. Untuk itu dirinya meminta agar kebersamaan ini dapat terus terjalin untuk membangun pekon, membangun kecamatan dan khususnya membangun kabupaten Lambar menjadi lebih maju. 

“Saya berpesan kepada masyarakat, peratin, LHP untuk bersatu dan menerapkan konsep Beguai Jejama dalam setiap hal-hal penting yang berkaitan dengan pembangunan,” pintanya. 

Sementara, Peratin Hanakau Rosidah mengatakan, untuk menciptakan kenyamanan dalam melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakatan, penyerapan alokasi dana desa tahun 2019 diprioritaskan untuk pembangunan balai pekon dengan anggaran sebesar Rp801 juta.

“Selain berfungsi sebagai tempat terselenggaranya seluruh kegiatan pekon, balai rakyat ini juga nantinya akan difungsikan untuk kantor pekon. Karena di pekon kantornya belum memadai,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya program dana desa yang digulirkan pemerintah pusat dapat meningkatkan pembangunan, perekonomian serta kesejahteraan warga di tingkat pekon. Ia berharap program seperti ini bisa terus berjalan kedepannya.

“Selain di bidang fisik, dana desa juga kita alokasikan untuk pengembangan program Badan Usaha Milik Pekon (BUMPekon) dengan membeli satu unit mobil untuk kegiatan usaha jasa angkutan barang,” imbuhnya.

Menurut dia, kekompakan masyarakat, aparat  pekon serta  lembaga himpun pemekonan (LHP) menjadi kunci sukses pembangunan Pekon Hanakau, sehingga apa yang direncanakan dan dikerjakan dapat berjalan lancar dan cukup baik.(edi/mlo)



Pos terkait