Gedung Budaya Mulai Dibangun Tahun Ini

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, BALIKBUKIT – Tahun anggaran 2019 ini Pemkab Lampung Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) akan mulai melakukan pembangunan gedung budaya, dengan lokasi lahan Gedung Serba Guna (GSG) Nata Margha di Komplek perkantoran Pemkab Lambar.

Kasi Penataan Bangunan dan Lingkungan Ferry Ajiansyah, ST, M.T., mengatakan, saat ini proses lelang pembangunan tahap pertama yang akan menelan anggaran Rp5,6 Milyar lebih tersebut sudah selesai, dan tinggal menunggu proses lanjutan yakni penandatangan kontrak.

Bacaan Lainnya



“Insya Allah minggu depan akan dilaksanakan penentuan titik nol, lalu pihak ketiga bisa segera melaksanakan tahapan pembangunan, dengan tahapan awal yakni merubuhkan GSG Nata Margha yang ada saat ini, kemudian proses pembangunn pondasi dan kolom,” ungkap Ferry mendampingi Kepala DPUPR Ir. Hi. Ansari.

Gedung budaya yang akan menelan anggaran total sekitar Rp20 Milyar dalam beberapa tahun anggaran tersebut, lanjut Ferry, akan berfungsi sebagai arena pertunjukan, edukasi pusat pelestarian dan budaya tradisional. Untuk konsepnya menyatukan unsur kebudayaan dan modernisasi.

“Gedung budaya yang akan kita bangun tersebut, mencirikan karakter budaya Lampung Barat, termasuk mengadopsi kebudayaan Paksi Pak Sekala Bkhak, yakni Buah Pernong, Buay Belunguh, Buay Bejalan Di Way dan Buay Nyerupa,” ujarnya.

Seperti diketahui, keterlibatan masyarakat adat dalam pembangunan gedung budaya tersebut dilakukan dalam rangka menampung aspirasi dan masukan, sehingga gedung budaya itu nanti betul-betul menampilkan karakter Lampung Barat dalam bentuk fisik.

Lampung Barat memiliki banyak kekayaan budaya dan itu akan disatukan dalam bentuk bangunan, sehingga gedung yang akan berkapasitas 1000 penonton itu nanti selain akan kaya fungsi juga akan menjadi sarana edukasi generasi muda.

Gedung budaya akan di bangun model landscape dengan kapasitas 1000 penonton, menyerupai filosofi danau ranau dilengkapi dengan sound system serta taman yang akan menambah keindahan.

“Bentuk bangunan melingkar mengambil filosofi danau ranau, serta akan di percantik dengan keindahan taman, untuk itu saya mengharapkan dukungan dari seluruh unsur masyarakat dalam pembangunan gedung budaya dan gerbang tersebut,” kata Bupati Parosil Mabsus saat menggelar ekspose perencaan pembangunan belum lama ini.(nop)



Pos terkait