Gedung Jaya Bangun Balai Kampung Megah yang Jadi Ikon Kampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pembangunan Gedung Balai Kampung yang selalu terkesan asal-asalan serta kurang terawat diduga menjadi salah satu alasan masyarakat enggan berkumpul ataupun bermusyawarah di balai kampung.

Hal itulah yang membuat Kepala Kampung Gedung Jaya Kecamatan Negara Batin, Ketut Nama Yasa berinisiatif membuat balai kampung yang indah dan megah dengan harapan antipati masyarakat terhadap balai kampung menjadi lebih baik.

Ketut bahkan berharap Balai Kampung Gedung Jaya dapat menjadi salah satu Wahana rekreasi bagi warganya, sekaligus saat ini menjadi Balai Kampung termewah di Kecamatan Negara Batin Waykanan.

Balai kampung yang dibangun 2 lantai dengan Aula terbuka tersebut sangat unik untuk sebuah bangunan balai kampung, terlihat Mewah dari luar hingga memasuki ruangan sangat nyaman, tertata rapi dan segala sarana telah terpenuhi, sehingga perangkat Kampung dan masyarakat yang dilayani menjadi betah dan nyaman.

“Balai kampung ini memang kami bangun sedemikian rupa dengan ornamen dan kreasi khusus, hal itu saya tujukan agar masyarakat dapat menjadi nyaman berada di balai kampung dan perangkat Kampung pun dapat memberikan pelayanan yang baik bagi warga, lebih dari itu semua pembangunan yang kami lakukan ini adalah sebagai bentuk ungkapan syukur kami dan sekaligus akan kami jadikan ikon kampung Gedung Jaya,” ujar Ketut.

Lebih jauh, Ketut menambahkan bahwa dengan selesainya balai kampung Gedung Jaya tersebut maka semua permasalahan akan dibawa dan dimusyawarahkan di balai kampung.

“Saya juga telah menekankan kepada Aparat kampung untuk dapat membantu dan melayani keperluan penduduk dengan baik khususnya yang menyangkut administrasi pemerintahan, namun yang paling utama adalah pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat harus menjadi lebih baik lagi di masa mendatang, dan itu sudah kami mulai dalam rangka rencana pembangunan kampung terlebih dahulu akan kami musyawarahkan dan harus melalui persetujuan masyarakat melalui ketua-ketua kampung, dan untuk melancarkan administrasi kampung kalaupun saya selaku kepala kampung tidak ada maka masyarakat dapat dilayani oleh semua perangkat kampung,” imbuhnya.(wk1/mlo)


Pos terkait