Gedung KUA Balikbukit akan Dipindah, Tim Kanwil Tinjau Lokasi 

  • Whatsapp

Medialamung.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat Maryan Hasan, S.Ag, M.Pd.I bersama Kasi Bimas Islam Ali Mukhtar, S.Ag, M.M., dan Kepala KUA Balikbukit Milton, S.Ag., mendampingi Tim Verifikasi Pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) SBSN Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Drs. Lemra Horizon, MPd.I meninjau lokasi pembangunan KUA Balikbukit di Pekon Sebarus Kecamatan Balikbukit, Senin (14/6). 

Peninjauan itu dilakukan sebagai bentuk tindaklanjut dari usulan pembangunan kantor baru KUA Balikbukit yang rencananya akan berpindah lokasi, mengingat lahan di kantor KUA sebelumnya terbilang sempit dan sulit untuk di kembangkan.

Kasi Bimas Islam Kasi Bimas Islam Ali Mukhtar mewakili Kakan kemenag Maryan Hasan mengatakan, pihkanya telah mengusulkan pembangunan gedung KUA Balikbukit bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kemenag Pusat untuk tahun 2022 mendatang.

“Kita sudah melengkapi sejumlah persyaratan diantaranya memiliki lokasi tanah seluas 600 M2, sementara tanah kita sudah siap seluas 640 M2 dan sertifikat tanda hak kepemilikan sedang dalam proses di BPN,” terangnya.

Sehingga, kata dia, peninjauan yang dilakukan ini menjadi salah satu tahapan untuk memastikan kesiapan lokasi untuk memenuhi unsur kelayakan terutama akses.

“Harapannya usulan ini bisa terealisasi di tahun 2022 mendatang, karena KUA Balikbukit berada di pusat ibu kota kabupaten yang tingkat pelayanannya cukup tinggi sehingga dibutuhkan fasilitas yang baik untuk memberikan Pelayanan Maksimal, dan tentunya Masyarakat yang dilayani juga merasa nyaman,” harapnya.

Disisi lain ia juga menambahkan bahwa bahwa KUA memiliki peran yang sangat penting tidak hanya menyangkut pelayanan pernikahan saja, akan tetapi turut memberikan pelayanan penyuluhan keagamaan.

“Untuk itu kedepan akan menjadi komitmen kita bahwa bukan hanya perbaikan infrastruktur, sarana dan prasarana yang kita tingkatkan akan tetapi juga semua aspek terkait pelayanan, mulai dari jenis pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, standar pelayanan, serta sumber daya manusia,” imbuhnya.(edi/mlo)




Pos terkait