Gedung PRI Dibangun, Parosil akan Pimpin Peletakan Batu Pertama

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –Program pembangunan Gedung Puskesmas Rawat Inap (PRI) Batukebayan, Kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat segera terealisasi. Dimulainya pembangunan gedung tersebut akan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Hi. Parosil  Mabsus, Jumat (26/6) mendatang.  

Untuk memantau persiapan kegiatan, Camat Batuketulis Sutian, S.Pd, M.M, melakukan peninjauan lokasi. Tampak, alat berat mulai beroperasi untuk persiapan pembangunan PRI yang dibangun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lambar bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi dan DAK reguler tahun 2020 tersebut. 

Bacaan Lainnya



“Peninjauan ini terkait persiapan peletakan batu pertama yang akan dilakukan oleh pak Bupati Hi. Parosil Mabsus pada Jum’at (23/6) mendatang. Alhamdulillah pembangunan gedung yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat ini mendapat respon yang antusias dari mereka,” ungkap Sutian, Selasa (23/6). 

Dijelaskannya, pembangunan gedung PRI dua lantai tersebut dibangun di lokasi yang bersebelahan dengan gedung lama, pihaknya berharap dengan terealisasi pembangunan gedung baru tersebut dapat semakin meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah setempat.

”Selama ini pelayanan kesehatan di puskesmas Batukebayan sudah sangat baik, kita berharap itu dapat terus ditingkatkan seiring dengan adanya peningkatan fasilitas ini,” harapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa, bupati dan wakil bupati berkomitmen untuk terus mewujudkan pelayanan publik dengan kualitas prima untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan terutama di bidang kesehatan. ”Harapan kita apa yang menjadi komitmen kepala daerah ini harus didukung penuh dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” harapnya.   

Sementara itu, Kepala UPT PRI Batukebayan Sarwo Edi Wahono S.K.M, menyampaikan ucapan terimakasih  atas upaya pemerintah daerah untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan tak terkecuali di wilayah setempat.

Namun seiring dengan adanya peningkatan gedung PRI tersebut, dapat diiringi dengan penambahan sumber daya manusia (SDM) di bidang tenaga kesehatan (nakes)

“Besar harapan kami supaya ada penambahan SDM, mengingat saat ini puskesmas ini belum memiliki tenaga kesehatan khususnya dokter gigi dan apoteker. Selama ini memang ada petugas ahli gigi dan petugas kesehatan lingkungan yang berasal dari program nusantara sehat, tapi bulan November 2020 mendatang kontraknya sudah habis, sehingga dua bidang tersebut akan kosong,” Imbuhnya.(edi/mlo)



Pos terkait