Gegara Anjing Gila, Tim Disbunnak Lakukan Observasi dan Surveilans

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lambar langsung bergerak cepat terkait adanya kasus gigitan anjing di Kelurahan Pajarbulan dan Pekon Puralaksana Kecamatan Waytenong. 

Jumat (3/4), Tim Kesehatan Masyarakat Veteriner Disbunnak melakukan observasi sekaligus surveilans di lokasi kejadian dan mengunjungi korban gigitan anjing.  “Selain melakukan observasi dan surveilans di lokasi kejadian, petugas kita juga melakukan vaksinasi dan pengobatan hewan peliharaan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agustanto Basmar, S.P, M.Si.

Bacaan Lainnya



Terkait dengan adanya kejadian ini, Agustanto berharap  masyarakat untuk waspada mengingat anjing yang menggigit warga tersebut belum tertangkap sehingga belum diobservasi apakah terkena rabies. “ Masyarakat juga kita minta untuk secara berkala melakukan vaksinasi pada Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing atau kera. Hal ini untuk antisipasi,” tegasnya.  

Sekadar diketahui, belum usai dibuat khawatir oleh Virus Corona (Covid-19), warga Pekon Puralaksana, dan Kelurahan Pajarbulan, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dibikin was-was serangan anjing gila.  Dimana, tiga orang anak menjadi korban gigitan anjing yang diduga gila. Ketiga korban gigitan itu berdomisili di Pemangku Margaasuhan.

Peratin Puralaksana Atta, hingga saat ini pihak pekon masih memburu keberadaan anjing tersebut, dan ketiga korban telah diberikan penyuntikan anti rabies. “Setelah menggigit tiga anak-anak, sampai saat ini anjing tersebut masih berkeliaran karena belum berhasil ditangkap atau dibunuh. Namun tiga korban sekarang sudah dirumah setelah diberikan pengobatan,” ungkapnya. (lusi/mlo)



Pos terkait