Geger..!!! Beredar di Medsos Sebut Adik Bupati Pesbar Digrebek

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Baru-baru ini media sosial (medsos) salah satunya facebook di gegerkan dengan informasi penggerebekan yang menyebut adik bupati Pesisir Barat (Pesbar).

Bahkan, informasi itu pun sudah menyebar luas. Sedangkan, pada status salah satu akun facebook yang menyebut adik bupati Pesbar digrebek itu juga menjelaskan bahwa kasus tersebut kini sudah ditangani aparat penegak hukum.

Bacaan Lainnya


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber bahwa dugaan penggerebekan itu terjadi, Sabtu (5/12) sekitar pukul 14.00 WIB di salah satu penginapan di Pekon Tanjungsetia Kecamatan Pesisir Selatan.

Dalam informasi tersebut ada beberapa versi yang mengatakan bahwa RS (40) yang diduga adik kandung bupati Pesbar warga Pekon Gunung Kemala Kecamatan Way Krui  itu menjadi korban perbuatan cabul yang diduga dilakukan oleh IR (50) yang tak lain adalah warga satu pekon dengannya.

Dalam informasi yang diperoleh, pelaku dugaan cabul itu dengan modus mengaku mempunyai kemampuan spiritual untuk mengobati RS yang diduga mengidap penyakit guna-guna. Sementara itu, informasi lainnya bahwa RS dan IR digerebek saat sedang berada di dalam kamar salah satu penginapan di kawasan pantai Tanjungsetia.

Peratin Pekon Tanjungsetia, M. Darmawan Efendi, mengatakan hingga kini dirinya tidak mengetahui pasti terkait kejadian tersebut. Bahkan, dirinya mengaku mendapat informasi adanya dugaan penggerebekan itu dari medsos yang kini sudah ramai di perbincangkan.

“Saya tidak menutup-nutupi, karena sampai sekarang saya tidak tahu persis kejadian itu, dan juga tidak ada informasi dari warga maupun dari pihak kepolisian,” singkatnya.

Terpisah, Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu Hasbullah, mendampingi Kapolres Lampung Barat (Lambar) AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, M.H., membenarkan ada informasi penggerebekan dugaan pasangan mesum itu. Namun pihaknya belum dapat membeberkan terkait dengan kronologis dan tindaklanjut dugaan penggerebekan itu. 

“Iya betul, lagi di kembangkan lebih dulu oleh penyidik,” jawab dia singkat.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait