Gelar Pengobatan, Gus Zainal Pecinta Ziarah 1.000 Wali Singgah ke Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gus Zainal, dai nyentrik pecinta ziarah wali dan silaturahmi, asal Jawa Tengah, yang merupakan pembina padepokan santri Ki Ageng Selo, pendiri komunitas sahabat santri Ndeso se-Indonesia, singgah ke Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Kedatangannya ke Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama itu untuk ziarah wali sekaligus membantu pengobatan untuk kesehatan masyarakat secara gratis yang dipusatkan di Pondok Pesantren Miftahurrohmah, Pekon Seray Kecamatan Pesisir Tengah, Sabtu-Minggu (28-29/8).

Spiritual muda kelahiran Grobogan Jawa Tengah itu, menggelar ziarah 1.000 wali keliling Nusantara, salah satunya di Provinsi Lampung, dilaksanakan di Kabupaten Pesbar yang menjadi wilayah ke-15 yang telah disinggahi setelah sebelumnya menyinggahi wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Jakarta, Banten dan Provinsi lainnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Gus Zainal, ziarah 1.000 wali sekaligus pengobatan gratis dan silaturahmi itu salah satunya sebagai bentuk untuk mewujudkan rasa cinta terhadap tanah air, serta membantu masyarakat dan Pemerintah dalam rangka ikut menyehatkan bangsa dengan inisiatif kemanuasiaan. Karena itu, kegiatan tersebut merupakan hubbul wathon minal iman (mencintai tanah air adalah sebagian dari iman).

“Salah satu wujud cinta terhadap bangsa ini, kita melakukan aksi nyata, yang merupakan aksi sosial dengan melakukan pengobatan gratis keliling Nusantara, sekaligus melakukan ziarah 1000 wali. Seperti yang dilaksanakan di Kabupaten Pesbar saat ini,” katanya.

Dijelaskannya, kegiatan yang dilaksanakan ini juga sebagai salah satu jalan dakwah, serta sebagai sarana ibadah membantu sesama. Mudah-mudahan apa yang di lakukan ini dicatat oleh Allah SWT sebagai amal ibadah yang mampu menjadi penolong di hari akhir nanti. Pihaknya juga selalu berdoa untuk seluruh anak bangsa, agar Indonesia beserta seluruh rakyatnya selalu diberikan keselamatan dan kemudahan hidup dalam segala hal.

“Kita juga minta doa dari seluruh sahabat Santri Ndeso se-Indonesia dan seluruh anak bangsa agar dirinya selalu diberikan keselamatan, kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan aksi sosialnya keliling nusantara ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam kegiatan pengobatan gratis itu pihaknya tidak membuka praktek, tapi jika ada yang membutuhkan pertolongan, mudah-mudahan dirinya tetap akan berupaya semampunya untuk menolong masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, untuk urusan kesembuhan segala macam penyakit itu mutlak milik Allah SWT.

“Kami hanya berikhtiar, mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan ini walau secara singkat tapi bisa bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya di Kabupaten Pesbar ini,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahurrohmah, KH.M.Yasin, saat mengikuti pengobatan yang digelar oleh Gus Zainal, itu mengungkapkan setelah melakukan pengobatan dengan cara rendam kaki dan tangan menggunakan media es batu yang dicampur dengan ramuan khusus dirinya merasa ada banyak perubahan terhadap sakit yang dikeluhkan.

“Setelah mengikuti terapi ini sudah banyak perubahan, dan kini menjadi lebih baik, mudah-mudahan kedepan Gus Zainal ini bisa kembali melintas dan singgah ke Pesbar kembali,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga Pekon Rawas, Siti, yang sudah dua tahun berjalan dengan mengandalkan tongkat karena memiliki riwayat sakit yang dideritanya itu mengaku setelah mengikuti pengobatan tersebut banyak perubahan. Bahkan, kini dirinya sudah dapat berjalan tanpa mengandalkan alat bantu (tongkat) lagi.

“Alhamdulillah, saat ini saya sudah bisa berjalan sendiri tanpa menggunakan tongkat, padahal sebelumnya saya sudah berobat kemana-mana termasuk pengobatan medis, dan setelah mengikuti pengobatan ini saya sudah bisa jalan sendiri,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait