Gelar Pertemuan, Akmal Bahas Perkembangan Kasus Covid-19 di Balikbukit 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menyikapi perkembangan wabah Covid -19 di wilayah Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat. Camat Balikbukit Drs. Akmal Hakim menggelar pertemuan bersama jajaran tenaga kesehatan UPT Puskesmas Liwa di Balai Pekon Padangcahya, Rabu (13/1).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UPT Puskesmas Liwa Harjunadi, S.ST, Bidan sekaligus Penanggungjawab kesehatan ibu dan anak (KIA) Puskesmas Liwa Yuli Yanti, Peratin Padangcahya Mad Dermawan serta puluhan Tokoh Masyarakat.

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Akmal Hakim menjelaskan bahwa adanya penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah kecamatan setempat harus disikapi dengan langkah antisipatif agar tidak terjadi penambahan klaster baru.

“Dibutuhkan peran bersama, bukan hanya tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan maupun unsur TNI-Polri saja, akan tetapi upaya ini harus didukung dengan kedisiplinan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata Akmal.

Khususnya kepada tenaga medis, ia meminta agar meningkatkan koordinasi dengan menyampaikan apa saja yang dapat lakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 ini. 

“Sampaikan saja hal-hal yang harus kita lakukan, selanjutnya kita bahas dan lalu kita ambil tindakan,” kata dia.

Termasuk, terus dia, terkait dengan pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri, ia meminta agar mendapat perhatian dan bantuan terutama membantu memenuhi kebutuhan pangan selama menjalani masa isolasi.

“Jadi ini juga harus jadi perhatian kita bersama, jangan sampai ada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri terabaikan, mereka juga butuh makan dan asupan gizi yang cukup dan ini harus kita tangani bersama pemerintah pekon,” pintanya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Liwa Harjunadi, menerangkan bahwa menindaklanjuti pasca adanya dua pasien meninggal dunia dan dinyatakan positif terpapar Covid-19 yaitu Ny. R (60) warga Pekon Sukarame, Ny. H (76) warga Pekon Sebarus dan dari hasil tracing di Kecamatan Balikbukit terdapat tiga warga yang reaktif berdasarkan Rapid Test dan selanjutnya akan di swab. 

“Adanya penambahan dua kasus positif Covid-19 sebelumnya harus disikapi dengan serius dan kami imbau warga tetap disiplin protokol kesehatan, dan mohon dukungan dari aparat pekon, tokoh masyarakat juga pada setiap pelaksanaan tracing atau pelacakan masyarakat yang sempat kontak dengan pasien,” pintanya.(edi/mlo)




Pos terkait