Gempa 7,4 SR Guncang Banten, Pesisir Lampung Terancam Tsunami

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gempa dengan kekuatan 7,4 skala richter mengguncang Selat Sunda tepatnya di Provinsi Banten dengan kedalam 10 kilometer, pada Jumat (2/8) sekitar pukul 19.03 WIB.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudy Haryanto mengungkapkan tidak hanya masyarakat Provinsi Lampung yang merasakan gempa tersebut melainkan ada beberapa wilayah lainnya yang juga merasakan guncangan gempa tersebut.

Bacaan Lainnya



“Iya benar, gempa berpotensi tsunami seperti apa yang dikeluarkan BMKG pusat, masyarakat kami minta selalu waspada terhadap kemungkinan yang ada,” ujarnya.

Diketahui BMKG RI mengeluarkan himbauan agar waspada dan berhati-hati terutama di wilayah Pesisir seperti Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Selatan, Tanggamus, Lampung Tengah, Banten, Sukabumi Jawa Barat, Bengkulu.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) Syaifullah, S. Pi., saat dikonfirmasi via handphone mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap dampak bencana gempa bumi yang terjadi, apalagi berdasarkan informasi yang disampaikan BMKG wilayah pesisir pantai Pesbar siaga terhadap Tsunami.

“Informasi yang kami terima dari BMKG wilayah Pesbar termasuk Siaga Tsunami, kami imbau masyarakat agar waspada dan lebih baik mengungsi ketempat yang lebih tinggi,” kata dia.

Petugas BPBD pantau pesisir pantai Labuhan Jukubg, antisifasi Tsunami

Menurutnya, selama kurun waktu 1.5 hingga dua jam kedepan masyarakat diimbau agar tetap berada ditempat yang lebih tinggi, kalau sudah berada di tempat pengungsian agar bertahan terlebih dahulu sampai ada informasi lebih lanjut dari BMKG.

“Dampak gempa bumi hingga kini belum ada laporan yang masuk seperti kerusakan pada rumah-rumah warga ataupun fasilitas umum lainnya,” terangnya.

Untuk menyampaikan informasi ke masyarakat, pihaknya telah mengimbau seluruh peratin, petugas satlak dan TSBP agar meneruskan imbauan keseluruh masyarakat dan siaga terhadap potensi Tsunami yang bisa saja terjadi.

“Semua pihak terkait telah kita hubungi agar meneruskan informasi dampak gempa bumi ke masyarakat terutama akan terjadinya bencana Tsunami,” tandasnya.(yog/mlo)



Pos terkait