Gerakan Bantu Tetangga, Jurus Mantap Lawan Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kota Bandarlampung mengapresiasi gerakan Bantu Tetangga yang diinisiasi oleh kelompok masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. 

Beberapa hari terakhir, Kota Bandarlampung masuk zona merah Covid-19, banyak warga terpapar, pasien yang datang ke rumah sakit meningkat dan banyak warga isolasi mandiri.

Bacaan Lainnya

Menurut Walikota Bandarlampung Eva Dwiana, menghadapi pandemi ini, semua pihak–pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat–harus bergandengan tangan melawannya.

Gerakan tetangga bantu tetangga yang telah dilakukan oleh kelompok masyarakat patut diapresiasi dan perlu terus menerus dikampanyekan di Kota Bandarlampung, kata Bunda Eva saat membagikan sembako untuk warga isoman di Jl. Kelud, Wayhalim, Sabtu pagi (31/7).

Menurutnya, gerakan ini dapat mendorong kerjasama antar warga dalam melewati masa pandemi dan bertujuan untuk meringankan beban, bentuk gotong royong, menumbuhkan sikap sukarela, tolong menolong, kebersamaan, kekeluargaan serta meningkatkan kepedulian antar tetangga.

Solidaritas dan kepedulian antar sesama warga terutama yang terdampak Covid-19 perlu dilakukan termasuk dukungan fisik, mental terutama kebutuhan keseharian tetangga yang sedang isolasi mandiri. 

Walikota Eva Dwiana optimis mampu melalui masa sulit ini bila dilakukan secara bersama-sama. Dia berharap gerakan bantu tetangga jadi momentum semangat bergotong royong demi merekatkan kembali nilai persatuan dan kesatuan bangsa. (jim/mlo)


Pos terkait