Gerakan PM Diharapkan Jadi Penopang Kecukupan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs. Hi. Mad Hasnurin melaunching Gerakan Pangan Mandiri yang dipusatkan di Pekon Sukamakmur, Kecamatan Belalau, Kamis (26/11). 

Dalam kesempatan itu, Parosil menyampaikan bahwa kedaulatan atau ketahanan pangan menjadi penopang kehidupan sebuah bangsa, hal itu sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden RI Pertama Ir. Soekarno bahwa kedaulatan pangan menjadi penentu hidup matinya bangsa. 

“Jadi berbicara kedaulatan pangan ini bukan main-main harus serius.  Terlebih kita tidak tahu kapan pandemi Covid-19 ini berakhir, belum satupun pihak baik dari kesehatan ataupun gelar profesor dari universitas yang bisa mengetahui pandemi ini akan berakhir. Oleh karena itu, Pemkab Lambar membuat terobosan untuk gerakan pangan mandiri yang diharapkan menjadi penopang kecukupan pangan,” ungkap Parosil. 

Namun, lanjutnya, untuk mensukseskan gerakan pangan tersebut, menurutnya menjadi tugas bersama dan menjadi satu kesatuan antara peran pemerintah baik di tingkat daerah, kecamatan dan pekon serta dukungan dari masyarakat.

“Saat ini ada banyak dampak dari pandemi Covid-19 salah satunya terjadi perlambatan dari sisi perekonomian, begitupun dengan hasil pertanian dan perkebunan membuat daya tanam maupun daya jual petani juga menurun, sehingga untuk mengantisipasi hal terburuk saya telah membuat peraturan terkait gerakan pangan mandiri, saya bersama seluruh aparatur baik di tingkat pekon dan kecamatan agar mendukung gerakan ini,” pesannya.

Sehingga, ia berharap jajaran aparatur pemerintah kecamatan dan pekon terus memberikan edukasi dan contoh bagi masyarakat mengenai pelaksanaan program PM dengan melakukan aksi nyata untuk memberi contoh kepada masyarakat.  

“Langkah itu bisa dimulai dengan membuat percontohan atau demplot  untuk pemanfaatan pekarangan dengan menanam tanaman yang menghasilkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ada sejumlah poin penting yang menjadi tujuan Program PM yaitu untuk skala rumah tangga diharapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga baik pangan pokok, sayur mayur, buah-buahan dan sumber protein hewani secara mandiri sehingga dapat menyediakan bahan pangan, mengurangi pengeluaran rumah tangga dan menghasilkan pendapatan rumah tangga.

“Selanjutnya, untuk skala wilayah  diharapkan dapat mewujudkan kemandirian pangan wilayah, membangkitkan ekonomi wilayah, meningkatkan pendapatan petani dan untuk menyuplai bahan pangan bagi kabupaten lain,” tandasnya.(edi/mlo)




Pos terkait