Giliran Pekon Mutaralam Menggelar Imunisasi dan Pemberian Obat Cacing 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Giliran petugas kesehatan Pekon Mutaralam, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) bersama kader posyandu melaksanakan Imunisasi yang menjadi kegiatan rutin bulanan.

Bertempat di balai pekon setempat Kamis (9/9) ratusan bayi dan anak usia bawah lima tahun (balita) mengikuti imunisasi, serta adanya kegiatan pemeriksaan para ibu hamil.

Bacaan Lainnya

Tampak dalam acara itu dihadiri Peratin Sutro Hamid dan jajaran, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Ruliyana. “Sebelum terjadi pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19), kegiatan yang intens dilaksanakan selain posyandu balita, juga adanya posbindu, untuk para lanjut usia,” sebutnya.

Namun untuk sementara ini semua kegiatan itu pending kecuali posyandu bayi dan balita, untuk mencegah penularan virus corona.

“Nanti insyaallah jika sudah dinyatakan aman oleh pemerintah semua rutinitas dimulai lagi,” ungkap Rulyana. 

Pada kesempatan itu, Ruliyana berharap semua ibu-ibu terus semangat baik yang tergabung dalam kader, maupun yang memiliki anak bayi dan balita memberikan imunisasi. Karena imunisasi penting untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi. 

Sementara disampaikan Bidan Melia, A.Md, Keb, bersama Perawat Desa Sapriyani Susanti, AMd, Kep, di Pekon Mutaralam sendiri terdapat tiga kelompok posyandu, dan jumlah total bayi dan balita, usia Nol sampai dengan Lima Puluh Sembilan bulan sebanyak 258 orang. Jumlah Ibu Hamil 71 Orang. “Jumlah tersebutlah yang saat ini kami berikan imunisasi dan pemeriksaan,” katanya.

Pihaknya menyebutkan pada kegiatan posyandu periode September ini juga dilakukan pemberian obat cacing. “Dalam pelayanan posyandu ini, jika ada bayi dan balita yang tidak datang mengikuti tahapan seperti untuk penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. Maka Saya dan Perawat serta Kader, melakukan Penimbangan Bayangan. Yakni kami mendatangi rumah warga,” katanya.

Ditegaskan Melia meskipun sepintas penimbangan dan pengukuran berat badan bayi dan balita adalah hal yang ringan, dan tidak sedikit ibu enggan mengantarkan anak posyandu untuk timbang dan ukur. Justru tahapan itu juga sangat penting bahkan pemerintah memberlakukan Penimbangan Bayangan, karena upaya itu langkah dalam memantau terjadinya kasus kurang gizi (stunting).(r1n/mlo)


Pos terkait