Gosok Gigi, Menangis dan Buang Angin di dalam Air

  • Whatsapp
Miftahus Surur, S. Ag.,M. SI

(oleh : Miftahus Surur,  S. Ag., MSI) 

Di dalam masyarakat, atau juga ketika kita masih kecil dulu terdapat candaan atau gurauan yang beredar, misalnya: “Jangan nangis, nanti puasanya batal,” kemudian, “Awas, jangan kentut di dalam air nanti puasanya batal,” atau ada juga yang ragu-ragu apakah gosok gigi di tengah hari dapat membatalkan puasa atau tidak.

Bacaan Lainnya



Mengenai persoalan tersebut, meskipun terkesan remeh-temeh ternyata menjadi isu yang populer di masyarakat. Mari kita telaah satu per satu.

  1. Gosok gigi pada saat menjalankan puasa ramadhan tidak membatalkan puasa, kecuali ketika menggosok gigi itu ada air yang ikut tertelan. Dan kalaupun ingin melakukan gosok gigi sebaiknya dilakukan selesai makan sahur atau ketika masih pagi. Menurut beberapa ulama dari kalangan madzhab Syafi’i, gosok gigi dihukumi makruh jika dilakukan siang hari setelah dhuhur, dan tidak mengapa jika dilakukan di pagi hari.
  2. Mengenai menangis, perbuatan satu ini tidaklah membatalkan puasa. Kecuali, air mata yang jatuh melalui pipi kemudian masuk ke sela-sela bibir dan tertelan hingga tenggorokan, maka membatalkan puasa. Jadi tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa menangis itu membatalkan puasa. 
  3. Buang angin di dalam air harus dilihat keadaannya. Jika pada saat buang angin terdapat air yang masuk ke dalam lubang anus, maka batal lah puasanya. Tetapi jika diyakini tidak ada air yang masuk, maka puasanya tidak batal. Oleh sebab itu, sebaiknya buang angin di dalam air dihindari agar tidak menimbulkan dampak yang mengakibatkan batalnya puasa. 

Hal yang sama juga perlu diperhatikan, terutama bagi kaum perempuan, ketika mandi sambil berendam maka harus dipastikan tidak ada air yang masuk melalui lubang kemaluan. Jika ada air yang masuk, maka dapat membatalkan puasanya.

Demikian, mudah-mudahan ada manfaatnya untuk kita semua. Wallahu a’lam bisshowab (MS)



Pos terkait