Gubernur Arinal, Wagub dan Kemenag Lampung Lakukan Do’a Bersama Lintas Agama Agar Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gubernur Lampung Ir. Hi. Arinal Djunaidi memberi sambutan pada acara #PrayFromHome bersama seluruh umat beragama untuk memohon kepada Tuhan yang Maha Esa mengangkat wabah Covid-19 dari seluruh wilayah Indonesia khususnya dari Provinsi Lampung secara Virtual Meeting, Senin (19/7).

Dalam sambutannya ia mengatakan bahwasanya doa bersama telah dilaksanakan di tingkat pusat bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tanggal (10/7) kemudian dilanjutkan di tingkat Provinsi seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Semoga niat baik kita ini dikabulkan oleh Allah SWT sehingga pandemi Covid-19 segera berakhir,”  ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan doa bersama bersama dengan lintas agama yang dilaksanakan rumah masing-masing dikemas dalam satu acara PrayFromHome dengan tema dari Lampung untuk Indonesia bebas pandemi Covid-19.

“Dengan melangitkan doa bersama yang tulus kita panjatkan kepada Allah SWT. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, dan virus yang telah menjadi penyebab kita kehilangan banyak keluarga dan handai tolan segera musnah dari muka bumi ini,” harapannya.

Ia juga meminta semua pihak harus tetap optimistis dan bersemangat, berpikir positif mengikuti seluruh anjuran pemerintah dengan melakukan 5M. 

“Berbagai ikhtiar telah kita lakukan, namun yang tidak kalah pentingnya adalah ikhtiar batin dengan melantunkan doa-doa kepada Tuhan yang Maha Esa,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur mengakui wabah ini terasa sangat berat dilalui karena banyak sektor terdampak.  Diantaranya sektor kesehatan, ekonomi, sosial, pendidikan dan lainnya.Pemerintah bersama setiap elemen masyarakat sudah melakukan berbagai hal untuk mencegah penyebaran dan melenyapkan wabah Covid-19 dari Indonesia. “Kita semua tentu tidak ingin wabah ini berlarut-larut. Oleh karena berbagai ikhtiar harus kita lakukan diikuti dengan tawakkal dan doa,” ujar Gubernur.

Berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha dan pemotongan hewan Kurban serta pendistribusiannya, Gubernur minta harus mematuhi regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah. 

Yaitu sesuai SE Menteri Agama RI nomor 16 dan 17 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Sholat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban tahun 1442/2021 M di wilayah PPKM Darurat.

“Saya minta seluruh elemen masyarakat mematuhi peraturan ini demi menjaga keamanan dan keselamatan umat dalam menjalankan peribadatan,” terangnya.

Sementara Kakanwil Kemenag Lampung Drs. H.  Juanda Naim, MH., menyampaikan bahwa do’a bersama dilakukan secara serentak melalui zoom meeting  kurang lebih sebanyak 1200 orang diikuti dari berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat umum.

Ia juga mengatakan pada hari Sabtu (10/7) telah dilaksanakan hening cipta Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mengenang dan mendoakan para tenaga kesehatan, pemuka agama, guru, dosen, aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan pejabat publik TNI-POLRI, aktivis kemanusiaan dan masyarakat serta orang-orang yang telah wafat karena pandemi Covid-19.

Lanjutnya, Minggu (11/7) telah dilakukan kegiatan PrayFromHome tingkat nasional yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Ditengah Covid-19 dan bertepatan dengan hari Arafah tahun 1442 Hijriyah hari ini, Kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat Provinsi Lampung untuk senantiasa berdoa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing agar Tuhan yang maha kuasa memberi rahmat ampunan dan perlindungan kepada bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan dalam agama diajarkan bahwa doa adalah senjata orang yang beriman, doa adalah penenang jiwa dan doa merupakan penumbuh optimisme di dalam kehidupan setiap bencana yang diturunkan Tuhan sejatinya untuk menyadarkan manusia agar mawas diri dan kembali mendekatkan diri serta mengikuti petunjuk hidup yang diberikannya.

“Sebagai orang yang beriman kita yakin bahwa hanya Tuhan yang maha pencipta bisa menolong dan menyelamatkan kita semua. saya yakin kita semua berada dalam suasana kebatinan dan spiritualitas sama sebagai manusia lemah dan membutuhkan pertolongan dari Tuhan Yang maha kuasa sang pemilik kehidupan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan perjuangan melawan wabah Covid-19 belum selesai, tidak ada yang bisa memastikan pandemi Covid-19 akan berakhir. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dan seluruh unsur masyarakat. “Sudah selayaknya ujian ini semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT juga meningkatkan kedermawanan sosial semangat berbagi dan rela berkorban untuk membantu yang terdampak Covid-19. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Mari kita langit kan Do’a dari Lampung untuk Indonesia semoga tuhan mengabulkan doa kita semua aamiin ya rabbal alamin,” pungkasnya.

Acara PrayForHome diikuti juga oleh Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim, M.Si, Mkn, Ph.D, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto, Kepala Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Juanda Naim, Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung Dan Para Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung, serta para pimpinan ormas keagamaan, para tokoh serta pemuka agama. (ded/mlo)


Pos terkait