Gubernur dan Forkopimda Ambil Langkah Kembalikan Bandarlampung ke Zona Hijau

  • Whatsapp
Gubernur Arinal bersama Forkopimda dan Kapolda Lampung Purwadi Arianto saat membahas soal penanganan Covid-19 dalam rangka upaya mengembalikan status Bandarlampung menjadi zona hijau.

Medialampung.co.id – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Forkopimda Provinsi Lampung bersama Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandarlampung akan mengambil sejumlah langkah dan kebijakan agar Kota Bandarlampung lepas dari status zona merah (kembali ke zona hijau).

Hal itu terungkap dalam Rapat Percepatan Penanganan Covid-19 di Posko Satgas Terpadu Covid-19 Provinsi Lampung, Balai Keratun, Selasa (5/5).

Bacaan Lainnya



Dalam kesempatan tersebut, Arinal menjelaskan dirinya sangat ingin mengembalikan Bandarlampung ke zona hijau. 

“Saya ingin Bandarlampung menjadi hijau lagi. Karena itu, diperlukan sejumlah langkah dan kebijakan dalam melakukan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Sebagai upaya pencegahan, lanjut Arinal, Pemerintah Kota Bandarlampung diharapkan bersinergi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung dalam melakukan penanganan yang sifatnya pencegahan lebih besar. 

“Di Bandarlampung terdapat 14 kecamatan yang memiliki kasus Covid-19. Dalam melakukan pencegahan dan penanganan, maka diharapkan Pemkot Bandarlampung bersinergi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, sehingga pencegahan penanganan bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Gubernur mengajak semua pihak bersatu agar Bandarlampung menjadi zona hijau. “Kekuatan itu timbul apabila ada persatuan, persatuan timbul apabila ada kebersamaan. Dalam melakukan penanganan Covid-19 ini maka kebersamaan sangat diperlukan, Kita harus fokus pada upaya-upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujarnya.

Arinal meminta agar refocusing anggaran yang dilakukan Pemkot Bandarlampung dapat digunakan dengan baik yang berfokuskan hanya pada kegiatan penanganan Covid-19.

Selain itu, ia juga berharap jajaran Pemkot Bandarlampung untuk mengingatkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dengan baik, seperti mencuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak, dan menjauhi kerumunan, serta melaksanakan ibadah di rumah. 

“Tentu saja untuk mengingatkan masyarakat terkait covid-19 kita harus melakukan pendekatan-pendekatan yang baik sehingga masyarakat dapat mengerti,” ujarnya. 

Sementara itu, dalam melakukan pencegahan Covid-19, khususnya di Bandarlampung, Wagub Nunik, meminta agar Pemkot Bandarlampung melakukan pendekatan humanis sehingga masyarakat dapat lebih mudah memahami himbauan yang diberikan. 

“Kemarin Pasar di Kota Metro sudah menerapkan physical distancing dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.  Dan kalau bisa, hal ini juga dapat diterapkan di Pasar kota Bandarlampung. Tentunya ini akan bermanfaat dalam melakukan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Kapolda Lampung Purwadi Arianto menuturkan bahwa dinamika masyarakat Kota Bandarlampung ini tinggi. Sehingga yang diperlukan bukan hanya refocusing anggaran, tetapi juga perubahan metode perilaku masyarakat (perubahan dalam bertindak). 

Tak hanya itu, Kapolda Purwadi menjelaskan bahwa dalam melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19, maka dibutuhkan informasi upaya pencegahan covid-19 kepada masyarakat dengan melakukan pendekatan humanis. (*/mlo)



Pos terkait