Gudang PT ESSE Global Lampura Tak Berizin 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tak miliki izin, Gudang rokok PT ESSE Global yang menyuplai sejumlah pasar di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) telah beroperasi beberapa tahun belakang. Yang berada tepat di Jalan Simpang Nakau, Rt.04/Rw.02, Sripandowo, Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Lampura, Sri Mulyana sampai dengan saat ini pihaknya belum mengetahui pasti kebenarannya. Sebab, baru mendengar permasalahan itu, dan sejauh ini pihaknya belum pernah menerbitkan surat terkait izin gudang rokok melakukan usaha disana.

Bacaan Lainnya

“Kalau sejauh ini belum pernah menerbitkan izin usaha gudang perusahaan yang bergerak menyuplai rokok ini. Mungkin izinnya lama atau lainnya, itu yang perlu kita dalami. Coba dalam waktu dekat akan turunkan tim setelah kita bentuk,” kata wanita berhijab itu, Rabu (20/10).

Setiap perusahaan yang melaksanakan usahanya di Lampura, menurut wanita disapa akrab One Sri itu harus memiliki izin usaha dikeluarkan pemerintah daerah. Bila tidak, maka dapat dianggap menyalahi aturan (ilegal).

“Setidaknya kan koordinasi, apalagi disana (desa) ada kades dan staf kecamatan. Kalau ada kejadian atau hal yang tak sesuai, ya mbok dilaporkan. Seperti di Kecamatan misalnya, disana ada kasi trantib yang selama ini menjadi mita tapi tak ada laporan,” terangnya.

Senada dikatakan oleh Kepala Desa Candimas, Zainal Abidin. Dia menilai bahwasanya izin usaha untuk menjalankan aktivitas suplai rokok di sana belum ada. Dan sejauh ini hanya sebatas koordinasi dengan pengelola dilapangan.

“Kalau soal urusan perizinan, itu belum pernah mengeluarkan rekomendasi secara tertulis. Kalau soal lingkungan itu pernah informasinya, pernah datang koordinasi soal ini (izin),” imbuhnya.

Disisi lain, Saat awak Media mau konfirmasi kepala gudang rokok, sayang nya Kepala gudang tersebut tidak berada di tempat, wartawan ini hanya ditemui Satpam gudang PT. Esse, Rio Kurniawan yang tidak banyak berbicara.

“Mengenai persoalan itu, silahkan langsung konfirmasi dengan Babinsa dan Kamtibmas di sini Mas. Kalau pemilik gudang tidak berada ditempat,” kata dia, yang enggan memberi tahu identitas pemilik gudang rokok tersebut.

Informasi dihimpun di lapangan, izin operasi gudang penyuplai rokok ternamaan (Esse) disinyalir telah beroperasi beberapa tahun tanpa memiliki izin usaha. Semisal IMB, sehingga merugikan pemerintah dan masyarakat.

“Selain tak dapat pemasukan (pad), kita masyarakat hanya jadi penonton. Padahal mereka berusaha kan sudah, kalau dikoordinir pemerintah, setidaknya dapat menambah pendapatan asli daerah di tengah kondisi keuangan tak menentu saat ini. Tapi ini kok tidak, seperti sudah diam semua,” ujar warga disana.

“Sudah aman, atau bagaimana. Kok, tidak ada suaranya padahalkan ini potensi. Selain menambah PAD juga harus berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat,” pungkasnya.(adk/ozy/mlo)

Pos terkait