Gulirkan Sejumlah Program Untuk Turunkan Angka Stunting

  • Whatsapp
Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani menyampaikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan anggota DPR RI yang berlangsung di Bukit Idaman, Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting.

Medialampung.co.id – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani menyatakan bahwa Pemkab Tanggamus melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA Dalduk dan KB) tahun ini telah menggulirkan sejumlah program untuk penurunan angka stunting.

Hal itu disampaikan bupati saat menghadiri sosialisasi pencegahan stunting yang dilaksanakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Anggota DPR RI (Komisi IX dan Komisi II), Rabu (10/11) di Bukit Idaman Kecamatan Gisting. 

Bacaan Lainnya

Adapun tema sosialisasi adalah “Penguatan Peran Serta Mitra Kerja dan Stakeholder dalam Implementasi Kegiatan Prioritas Pembangunan Keluarga Melalui Sosialisasi Pencegahan Stunting”.

“Upaya-upaya yang kami lakukan selama ini syukur alhamdulillah menunjukkan hasil yang baik dan beberapa diantaranya meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Dewi Handajani.

Bupati mengungkapkan bahwa penanganan stunting di Kabupaten Tanggamus tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh satu perangkat daerah saja. 

“Namun merupakan kerja tim dari seluruh perangkat daerah terkait, dan juga berbagai stakeholder diluar pemerintah, seperti organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, akademisi, dan para tenaga ahli,” terang Bunda Dewi–sapaan akrabnya.

Dilanjutkan bupati bahwa ada beberapa hal yang telah dilakukan pemkab, diantaranya melakukan rembuk stunting secara kontinyu, menerbitkan perda dan perbup terkait Stunting dan percepatan ODF, peningkatan sanitasi layak melalui Penguatan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). Lalu peningkatan jumlah pekon ODF guna mewujudkan Kabupaten Tanggamus zero (bebas) dari perilaku buang air besar sembarangan (BABS) dan pemenuhan gizi yang berkualitas pada anak, dengan melibatkan TP-PKK dan seluruh lembaga PAUD/ TK/Kober/PA dan lain-lain.

“Adapun untuk lokus stunting di Kabupaten Tanggamus terdapat di 25 pekon yang tersebar di sembilan kecamatan,” ucap Bunda Dewi.

Bunda Dewi juga mengucapkan terimakasih kepada BKKBN pusat yang telah membantu percepatan pengentasan stunting, melalui pemberian dana bantuan operasional keluarga berencana (BOKB)

“BOKB, yang diberikan terus menerus setiap tahunnya, sehingga sangat membantu dalam upaya pengentasan stunting di Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya.

Sementara Anggota DPR RI Komisi IX, H. Abidin Fikri, menyampaikan dukungannya terhadap upaya pengentasan stunting dan permasalahan kesehatan di Kabupaten Tanggamus.

Dirinya berharap melalui kegiatan yang dilakukan pada hari ini, dapat mensinergikan hal-hal yang berkaitan dengan program pusat yang dapat ditingkatkan di Kabupaten Tanggamus, terutama terhadap masalah kesehatan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi, Anggota DPR RI Komisi II, H. Endro Suswantoro Yahman, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Pusat Nopian Andusti, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Rudi Budiman, Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM, Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang dr. Meri Yosepa, Ketua DPC PDIP Tanggamus Burhanuddin Noer, para Kepala OPD, Camat dan Uspika Kecamatan Gisting.(ehl/Iqb/mlo)

Pos terkait