Gunakan Gerobak Sapi, Tempuh Perjalanan Hingga 11 Jam

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pendistribusian logistik dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tahun 2020, hingga kini masih terus berlangsung, meski wilayah Pesbar hingga kini masih dilanda musim penghujan. Namun, itu tidak menjadi halangan bagi penyelenggara, pengawas, dan pihak TNI/Polri.

Seperti dalam pendistribusian logistik Pilkada di wilayah terisolir di Kecamatan Bangkunat yakni Pekon Bandar Dalam, Way Tiyas, Siring Gading dan Way Haru, pada Senin (7/12), harus menggunakan gerobak sapi dengan menempuh perjalanan hingga 11 jam, karena kondisi medan perjalanan yang sulit dilalui. Pendistribusian logistik Pilkada untuk wilayah terisolir itu mendapat pengamanan dan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan TNI.

Bacaan Lainnya


Kapolsek Bengkunat, AKP Hi.Suhairi, mengatakan dalam pendistribusian logistik Pilkada 2020 untuk wilayah empat pekon terisolir di Kecamatan Bangkunat itu melibatkan 24 personel kepolisian, empat personel Koramil 422-02/Pesisir selatan, serta ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Bangkunat serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) empat Pekon di wilayah itu.

“Dalam pendistribusian logistik itu dengan rincian 12 buah kotak suara, 48 buah bilik suara, Alat Pelindung Diri (APD) untuk TPS di empat Pekon dan lainnya,” katanya.

Dijelaskannya, dalam pendistribusian logistik menuju wilayah terisolir tersebut berangkat dari sekretariat PPK Kecamatan Bangkunat pagi hari dan tiba ke wilayah Pekon terdekat yakni Bandar Dalam itu dengan perjalanan sekitar lima jam, dilanjutkan ke TPS terjauh yakni wilayah pengekahan di Pekon Way Haru sehingga total waktu perjalanan sekitar 11 jam.

“Selama perjalanan semua logistik yang telah dibungkus plastik itu kemudian diangkut dengan menggunakan empat gerobak sapi, dalam perjalanan harus berjibaku karena memang kondisi jalan berlumpur,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)




Pos terkait