H+3 Lebaran, Terkonfirmasi Covid-19 di Lambar Bertambah Delapan Kasus

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – H+3 lebaran hari raya idul fitri 1442 hijriah atau Minggu (16/5) kasus terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat, bertambah sebanyak delapan kasus, dua merupakan kasus baru dan enam kasus lainnya hasil tracing. 

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH., mendampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengungkapkan, dari delapan kasus tersebut tiga kasus dari Balikbukit, dan lima kasus dari Gedung Surian. 

Bacaan Lainnya


“Tiga kasus dari Balikbukit satu kasus baru, memiliki riwayat perjalanan dari Bandarlampung dan dua kasus lainnya hasil tracing, kemudian untuk lima kasus dari Gedungsurian satu diantaranya kasus baru juga memiliki riwayat perjalanan ke Bandarlampung dan empat hasil tracing terhadap terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya,” ungkap Erna. 

Dikatakannya, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lambar hingga saat ini sebanyak 642 kasus, sebanyak 575 telah selesai menjalankan isolasi dan dinyatakan sembuh, kemudian untuk angka kematian cukup tinggi yakni mencapai 26 orang. 

“Terkait dengan kasus terakhir, petugas kami di lapangan terus melakukan tracing, untuk mencari orang-orang yang telah melakukan kontak erat dengan yang positif Covid-19, dan semoga hasil tracing tidak menunjukkan adanya yang memiliki gejala, sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 bisa terputus di mereka saja,” kata dia menambahkan. 

Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir, kata dia, maka pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas. Karena dengan penerapan protokol kesehatan maka akan terhindar dari virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. 

“Terlebih saat ini masih dalam kondisi lebaran, sata menerima tamu atau bertamu pastikan menerapkan protokol kesehatan dengan baik, karena kita tidak tahu, dan siapa saja bisa terpapar,” pungkasnya. (nop/mlo)




Pos terkait