Hadiri Bazar UKM/IKM, Arinal Akui Waykanan Masih Tertinggal

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bazar UKM/IKM Kabupaten Waykanan digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Waykanan di lapangan Sriwijaya, Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan, dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Senin (15/11). 

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengakui bahwa Kabupaten Waykanan merupakan salah satu kabupaten yang tertinggal dari 14 Kabupaten/Kota di Lampung. 

Bacaan Lainnya

“Saya akui Kabupaten Waykanan ini merupakan salah satu kabupaten tertinggal dari kabupaten-kabupaten lain, tapi kita juga perlu Berbangga bahwa satu-satunya Gubernur terbaik dari 34 Provinsi se-Indonesia yaitu Gubernur Lampung Yang berasal dari Waykanan,” tegasnya. 

Dalam acara tersebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan secara langsung bantuan kepada pelaku UKM/IKM serta menyerahkan Kartu Lampung Berjaya kepada Gapoktan di Kabupaten Waykanan. 

Ia Juga berharap kepada Bupati Waykanan agar dapat menginisiasi petani-petani yang ada di Kabupaten Waykanan melalui Kartu Petani Berjaya. 

“Melalui Kartu Petani Berjaya saya harap masyarakat tidak lagi kesulitan dalam pengolahan pertanian,” jelasnya. 

Sementara Itu, Bupati Waykanan Raden Adipati Surya mengatakan banyak terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah menyempatkan diri hadir di Kabupaten Waykanan, ia Juga menjelaskan bahwa hadirnya Bazar UKM/IKM di Kabupaten Waykanan merupakan kesempatan bagi pelaku usaha untuk Mempromosikan hasil UKM dan IKM yang ada. 

Diketahui, Kegiatan tersebut sebagai implementasi dari kerja atau agenda kerja utama Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Lampung tahun 2019-2024 terkait meningkatkan daya saing komoditas unggulan melalui penerapan teknologi pengembangan industri hilir serta perluasan pasar dalam Negeri UMKM dan koperasi dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan untuk mempromosikan produk yang dihasilkan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan permintaan pasar terus meningkat. 

Selain itu juga kegiatan ini merupakan bentuk untuk mendorong pelaku dan kelompok tani untuk meningkatkan kualitas dan melakukan diversifikasi, inovasi produk serta meningkatkan nilai tambah yang diperoleh. 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui bazar atau pasar kreatif sehingga dapat mendorong peningkatan produksi penyerapan tenaga kerja dan perluasan pasar produk. 

Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 65 UKM/IKM dari Kabupaten Waykanan yang produknya merupakan produk unggulan daerah atau produk olahan dengan bahan bakunya dari daerah Kabupaten Waykanan, kegiatan pasar murah bekerjasama dengan para distributor untuk menyediakan barang dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat di Kabupaten Waykanan dan mengantisipasi meningkatnya permintaan menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru.(sah/mlo)

Pos terkait