Hal-hal Yang Dapat Membatalkan Puasa

  • Whatsapp
Miftahus Surur, S. Ag.,M. SI

(Oleh Miftahus Surur,  S. Ag., MSI)

Bagi siapapun umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, maka perlu berhati-hati dan menjaga diri agar tidak melakukan perbuatan yang dapat membatalkan puasa.

Bacaan Lainnya



Diantara hal-hal yang dapat membatalkan puasa adalah:

  1. Sengaja makan & minum.* Ini sudah jelas, bahwa siapapun yang dengan sengaja makan dan minum pada siang hari bulan puasa, maka puasanya batal. Kecuali, jika seseorang itu tidak sengaja disebabkan lupa, maka tidaklah batal. Ukuran yang disebut makan atau minum itu adalah ketika makanan atau minuman itu sudah melewati tenggorokannya. Jika masih ada di mulut, maka tidak membatalkan puasa, hanya saja itu makruh dilakukan dan mengurangi nilai puasanya.
  2. Sengaja Muntah.* Jika seseorang setelah makan sesuatu pada waktu sahur, kemudian setelah melewati masa sahur makanan itu ia muntahkan dengan sengaja maka puasanya batal. Tetapi jika tidak sengaja, misalnya karena sedang sakit, atau mendadak muntah _(ghalabah)_ karena mencium bau yang sangat menyengat, maka puasanya tidaklah batal.
  3. Berhubungan badan (jima’) pada siang hari.* Perbuatan tersebut bukan hanya membatalkan puasa, bahkan bagi yang melakukannya dikenakan hukuman besar (kafarat ‘udhma) dalam bentuk memerdekakan budak, berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin.
  4. Keluar sperma dengan sengaja.* Maksudnya dengan sengaja ini adalah disebabkan karena ada sentuhan atau benar-benar sengaja dikeluarkan. Misalnya, sepasang suami isteri bercumbu di siang hari dan ada persentuhan antara keduanya, hingga keluar spermanya, maka puasanya batal. Lain halnya jika mimpi basah di siang hari, maka puasanya tidaklah batal.
  5. Keluar darah haid atau nifas*. Jika sedang menjalankan ibadah puasa, lalu keluar darah haid atau nifas, maka puasanya batal. Sebaiknya, bagi perempuan yang haid pada siang hari ramadhan, meskipun puasanya telah batal, ia tetap menahan diri untuk tidak makan dan minum sampai pada waktunya berbuka. 
  6. Memasukkan sesuatu ke rongga tubuh dengan sengaja.* Terdapat 7 rongga tubuh, ketika sesuatu dimasukkan ke dalamnya dengan sengaja dan telah melewati batasan dari rongga tersebut, maka puasanya batal. Ketujuh rongga tersebut adalah: lubang mulut, 2 lubang hidung, dua lubang telinga dan 2 lubang kemaluan.
  7. Gila*. Jika ada seseorang yang sedang berpuasa, lalu entah karena beban hidup atau hal lain yang mengakibatkan ia gila, maka puasanya menjadi batal.
  8. Murtad.* Orang yang murtad, atau menyatakan dengan sengaja keluar dari Islam maka dapat membatalkan puasanya. Tetapi jika seseorang dipaksa bahkan diancam untuk keluar dari Islam, tetapi hatinya tetap teguh pada Islam, maka puasanya tidaklah batal. 

Mudah-mudahan kita semua dapat menghindarkan diri dari berbagai perbuatan yang dapat membatalkan puasa kita. Wallahu a’lam bisshowab.(Miftahus Surur)



Pos terkait