Hampir Setengah Miliar DD Pekon Waypetai Dipakai Untuk BLT

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat terdampak Corona Virusdisease 2019 (Covid-19) yang terdata sebagai penerima bantuan pemerintah, seperti Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) atau Bantuan Sosial Tunai (BST), mulai memperoleh bantuan tersebut.

Seperti di Kecamatan Sumberjaya, Senin (11/5). Aparatur Pemerintahan Pekon Waypetai, mulai menyalurkan BLT-DD, pasca dilakukannya launching Satu hari sebelumnya oleh Bupati Lambar Hi Parosil Mabsus. 

Bacaan Lainnya



Dalam pembagian BLT-DD tersebut. simbolisnya diserahkan oleh Camat Agus Supriatna, S.Pd., bersama Peratin Sutan Sahril di balai pekon. Yang kemudian dilanjutkan penyerahan secara door to door oleh peratin dan perangkat pekon serta relawan covid-19.

Dalam sambutanya, Camat Agus Supriatna meminta kepada para penerima bantuan baik BLT-DD, BST, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Bantuan Langsung Non Tunai (BLNT), agar bantuan yang disalurkan digunakan sebagaimana petunjuk pemerintah untuk membeli kebutuhan rumah tangga, seperti sembako. 

Sementara ditegaskan Sutan Sahril, sesuai ketentuan pemerintah penyaluran BLT-DD pekon itu tersalurkan hingga batas maksimal yakni 35 % dari total Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran (TA) 2020. Dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan sebanyak 237 orang. 

Artinya dengan jumlah tersebut ADD yang yang dialokasikan untuk BLT-DD Pekon Waypetai. Rp426.000.000. Dan yang telah disalurkan untuk periode bulan pertama April berjumlah 142.200.000., 

Sementara di Pekon Gihamsukamaju, Kecamatan Sekincau, secara dor to dor aparatur pekon bersama tim juga melakukan hal yang sama pembagian BLT DD kepada 180 KK. Sebagaimana kriteria warga terdampak covid-19. 

Baik Sahril maupun Hermanto menyebutkan data warga masing-masing penerima BLT-DD berdasarkan hasil pendataan yang selektif oleh tim relawan covid-19 pekon, dan tidak terdaftar penerima bantuan lainnya.

Keduanya berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin karena pemerintah salurkan bantuan tentunya sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap kondisi yang tengah melanda saat ini.

“Kita berharap selain memanfaatkan bantuan sebaik mungkin. Warga juga dapat mentaati anjuran pemerintah tentang protap kesehatan untuk memutus rantai penularan covid-19,” tanda keduanya. (rin/mlo)



Pos terkait