Harapan Besar Parosil Terhadap Enam Pejabat yang Dilantik

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, BALIKBUKIT – Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus melantik enam pejabat eselon II hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan pemkab setempat, di Lobi Kantor Bupati Rabu (24/7).

Enam pejabat yang akan dilantik adalah Agustanto Basmar menjadi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Raswan (Kepala Dinas Sosial), dan Yedi Ruhyadi (Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura).

Bacaan Lainnya



Kemudian Sugeng Raharjo menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenaga Kerja, Ronggur L. Tobing (Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata) dan Yudha Setiawan untuk jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP).

Dalam sambutannya, Parosil menyampaikan harapannya kepada enam pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan maksimal dalam mewujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera.

“Tentu saya sebagai kepala daerah menaruh harapan besar, dan ini bukan hanya harapan pimpinan, tetapi harapan masyarakat Lampung Barat, karena itu saya ingin menitik tekankan,” ungkap Pakcik—sapaan Parosil Mabsus.

Iya berkeyakinan dengan pengalaman kerja, enam pejabat yang dilantik mampu berlari cepat dalam mensukseskan program-program yang digulirkan.

“Kami yakin dengan pengalaman yang pernah saudara emban sebagai sekretaris, saudara akan berlari cepat dan memahami akan kondisi bagaimana proses pembangunan di Lambar,” ujarnya.

Ia juga berkeyakinan, keenam Kepala OPD tersebut memiliki program yang terintegrasi antara OPD yang dipimpin dengan OPD lainya, karena itu kedepan bagaiamana berkoordinasi dengan baik.

“Sebagai gambaran Dinas Perkebunan ada objek yang bisa dijual dengan bersama-sama Dinas pariwisata, begitu juga dengan OPD-OPD lainnya,” kata Pakcik.

Ia juga menegaskan, bahwa tugas berat menanti para Kepala OPD yang dilantik, diantaranya terkait masih adanya 19 pekon yang masih tertinggal, harapanya Kepala OPD menjadi pilot projek bagaimana menuntaskan masalah itu.

“Kemudian saat ini harga kopi tidak terlalu menggembirakan, ini menjadi PR berat yang harus dicari solusinya, sudara harus mampu menjual komoditas unggulan tersebut. Begitu juga dengan Dinas Sosial, ada harapan yang perlu dituntaskan khususnya terkait dengan verifikasi data penerima PKH,” kata dia.

Selain itu, ia juga menekankan agar seluruh Kepala OPD mampu menjemput program dari pusat, tidak hanya mengandalkan APBD.

“Saya juga berharap kepada para istri Kepala OPD untuk mendukung dan memberikan keikhlasan kepada suaminya,” pungkas Pakcik. (nop/mlo)



Pos terkait