Harga Gabah Anjlok, Bulog Siap Serap 1.500 Ton Gabah di Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub divre wilayah II Lampung Utara, bersedia menyerap 1.500 Ton Gabah Kering Giling (GKG) hasil panen raya petani di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), hal itu menyusul anjloknya harga GKG dan harga Gabah Kering Panen (GKP) di Kabupaten Pesbar pada awal panen raya tahun 2021.

Kabid Tanaman Pangan, Gunawan, S.P., mendampingi kepala Dinas Pertanian (Distan) Pesbar, Ir.Muhammad Aziz, mengatakan mengenai serapan gabah pada panen raya di awal tahun 2021 masih cukup minim, karena dampak harga gabah yang anjlok. Bahkan, di Kabupaten Pesbar sebagai salah satu daerah yang mengalami penurunan harga GKP dan GKG.

Bacaan Lainnya


“Mengenai hal ini juga telah menjadi prioritas bagi kementerian Pertanian dan stakeholder terkait lainnya yang tergabung dalam penaggungjawab serapan gabah (Sergab) Lampung,” katanya, Kamis (25/3).

Bahkan, kata dia, Rabu (24/3) lalu juga telah dilaksanakan rapat koordinasi serapan gabah petani bersama semua pihak-pihak terkait untuk mengatasi penurunan harga GKP dan GKG di Kabupaten Pesbar. Sementara itu, berdasarkan data yang ada bahwa untuk harga GKP itu rata-rata berkisar Rp3.200,-/kilogram (kg), sedangkan harga GKG berkisar Rp4.200/kg, data itu berdasarkan rekapitulasi HKP dan HKG Provinsi Lampung pada 15 Maret 2021 lalu.

“Kondisi harga itu tentu lebih rendah dibandingkan dengan yang ditetapkan oleh pemerintah yakni Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk GKP sebesar Rp4.200,-/kg dan HPP GKG sebesar Rp5.250,-/kg,” jelasnya.

Masih kata dia, dari hasil rakor yang telah dilaksanakan bersama pihak-pihak terkait sebelumnya itu bahwa untuk menangani serapan harga gabah petani di Kabupaten Pesbar ini, maka Bulog Lampung Utara bersedia untuk menyerap gabah petani dengan besaran 1.500 ton khususnya untuk GKG dengan harga sesuai HPP. Kedepan Bulog Lampung Utara juga akan bekerjasama dengan mitra Bulog yang ada di Kabupaten Pesbar.

“Kita juga berharap Bulog dapat bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam rangka penyerapan gabah petani di Pesbar ini,” katanya.

Ditambahkannya, secara keseluruh pada musim panen hingga saat ini untuk jumlah gabah kering giling di tingkat petani se-Kabupaten Pesbar yang belum terserap masih berkisar 2.400 ton lebih. Sehingga diharapkan kondisi tersebut bisa segera terserap maksimal. Bahkan, dalam waktu dekat ini Pemkab Pesbar juga akan mengadakan rakor teknis tentang pelaksanaan hasil kesepakatan pada rakor mengenai serapan gabah petani bersama stakeholder yang telah dilaksanakan sebelumnya itu.

“Kita berharap gabah di Pesbar ini bisa segera terserap sesuai dengan HPP, karena itu sangat diharapkan petani,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait