Harga Gas LPG 3 Kg Melonjak, Pemerintah Diminta Lakukan Antisipasi 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, melalui dinas terkait diharapkan melakukan antisipasi terjadinya kelangkaan gas elpiji (LPG) ukuran tiga kilogram (3 Kg) yang disubsidi pemerintah, dan berdampak terhadap kenaikan harga jual jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Saat ini dari penelusuran media ini di lapangan seperti di seputaran Kelurahan Pajarbulan, Kecamatan Waytenong. Di warung-warung harga gas LPG 3 kg, mencapai Rp27 ribu. Dan kenaikan tersebut terjadi sejak Dua hari menjelang puasa.

Bacaan Lainnya


“Kami jual gas harga segini, karena memang terjadi kenaikan setiap gas susah,” ungkap salah satu pemilik warung yang minta dirahasiakan namanya. 

Sedangkan di beberapa warung mengalami kekosongan, yang disebutkan belum ada penukaran dari agen resmi wilayah tersebut. 

“Maaf mas gasnya masih kosong belum dikirim, kami tidak tahu apa penyebabnya kalau telat begini,” kata pemilik warung lainnya.

Atas kondisi tersebut, tentunya pemerintah harus mewaspadai dan betul-betul dapat memberikan pengawasan dalam penyaluran gas LPG 3 kg yang menjadi andalan masyarakat karena harganya lebih murah. 

Jangan sampai justru di situasi sulit seperti ini terjadinya permainan di tingkat bawah yang dapat merugikan rakyat kecil. Karena dalam ketentuannya dari distributor ke agen hingga ke konsumen sudah jelas ada ketentuan termasuk HET. (r1n/mlo)




Pos terkait