Harga Naik, Pemprov Pastikan Persediaan Daging Sapi di Lampung Aman

  • Whatsapp
Kepala Disnakkeswan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si.

Medialampung.co.id – Di tengah maraknya harga daging sapi yang mengalami kenaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) menyatakan jika stok daging sapi di Lampung aman dan tetap mengalami surplus.

Kepala Disnakkeswan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si., mengatakan untuk  kebutuhan daging sapi masyarakat Lampung sekitar 440 ekor atau 85 sampai dengan 90 ton setiap bulannya. 

Bacaan Lainnya

“Kecuali di hari-hari besar keagamaan permintaan meningkat hingga 91 ton,” ungkapnya saat di wawancarai di ruang kerjanya, Senin (25/1).

Lanjutnya, untuk kebutuhan di Lampung kurang lebih 1.035 ton per tahun. Namun hal itu tidak berpengaruh dengan stok karena ketersediaan daging sapi di Lampung mencapai angka 17.564 ton  dan Lampung juga dikenal sebagai lumbung ternak.

“Jangan khawatir, stok aman. Karena Lampung lumbung ternak dan 40 % kebutuhan Jakarta kita yang Supply,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan kenaikan harga daging sapi disebabkan oleh harga dari hulunya memang naik sejak bulan Juli 2020 yakni sapi dari Australia.

“Kenaikan harga dari hulunya memang naik dari bulan Juli  dan juga stok terbatas akibat pandemi, Pemerintah saat ini juga sedang mencari solusi dengan alternatif akan melakukan pemesanan dari Meksiko,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, Untuk harga daging sapi pasaran di Lampung naik maksimal Menjadi 120 per kilogram (kg).

“Harga naik 120 dan harga tersebut masih bisa ditawar ini karena imbas dari kenaikan di Jabotabek,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut ia juga berpesan untuk para pedagang jangan sampai mogok dagang.

“Jangan sampai mogok dagang dan stabilitas harga di Lampung tetap dipertahankan supaya di Lampung tetap terjaga,” tutupnya. (ded/mlo)


Pos terkait