Harga Singkong di Waykanan Anjlok, Besok Dibahas Bersama Gubernur

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Diberitakan sebelumnya, petani singkong di Kecamatan Negeriagung, Kabupaten Waykanan, mengeluhkan anjloknya harga singkong.

Bahkan sejumlah petani memilih bertahan untuk tidak memanen singkongnya, meski sudah melebihi usia panen. Anjloknya harga bahan baku tepung ini menjadi penyebab utamanya.

Bacaan Lainnya

“Kita sebagai petani singkong sangat terpuruk dengan harga singkong sekarang ini mas. Biasanya harga bisa di atas Rp1.000/kg, tapi sekarang hanya sekitar Rp890/kg. Itupun harga kotor, sebab masih harus dipotong upah kuli, dan biaya transportasinya dan rafaksi 10% minimal,” ungkap Ageng (19), warga Kampung Bandardalam, Kecamatan Negeriagung, Sabtu (9/9).

Menurutnya, jika harga singkong tidak ada kenaikan bahkan semakin terjun bebas, maka para petani singkong akan semakin terpukul. Terlebih bagi mereka yang hanya menggantungkan pendapatannya dari hasil panen singkong.

“Jangankan dapat untung, bisa kembali modal saja sudah bersyukur. Apalagi ditambah kondisi saat ini, kita sedang dilanda Covid-19, sangat sulit untuk mendapatkan rupiah karena kondisi ekonomi yang memang lagi terpuruk,” keluh Ageng.

Menanggapi hal tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kusnadi mengatakan akan mengecek kebenaran turunnya harga jual singkong tersebut.

“Ya, Nanti akan kita cek terlebih dahulu,” katanya, Senin (11/10).

Lanjutnya, besok, Selasa (12/10) diagendakan rapat bersama gubernur untuk membahas persoalan tersebut untuk lebih pastinya.

“Dan memang besok agenda kita akan bicarakan dengan pak Gubernur,” pungkasnya. (ded/mlo)


Pos terkait