Harga Singkong Murah, Rafaksi Hingga 30 Persen

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Harga singkong dikeluhkan sejumlah petani di Lampung Tengah. Terlebih lagi sejumlah petani yang bergantung hidup dari hasil pertanian singkong.

Menurut Iswan (40), warga Kampung Bumiaji, Kecamatan Anaktuha, harga singkong sekarang ini berkisar Rp850. “Harga singkong Rp850. Itu harga kotor. Potongannya atau rafaksi 30 %. Belum potong lain upah panen. Bersih-bersih cuma dapat Rp400,” katanya.

Bacaan Lainnya


Dengan anjloknya harga ini, Iswan dan petani lainnya berharap pemerintah daerah bisa memperjuangkan nasib petani singkong. “Tentunya kita berharap peran pemerintah memperjuangkan nasib petani singkong,” ucapnya.

Hal sama diungkapkan Farid (32), warga Kecamatan Rumbia. “Harga singkong di pangkalan bervariasi. Ada yang Rp800, Rp820, dan Rp830. Rafaksinya 30 %. Belum upah 10 % untuk biaya panen. Petani hanya dapat 60 % dari harga,” katanya.

Para petani di Rumbia, kata Farid, banyak yang belum memanen singkong. “Masih banyak yang belum memanen meski masuk usia panen. Alasannya ya menunggu harga tinggi,” ungkapnya. (sya/mlo)


Pos terkait