Hari Ini, Enam Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru bicara satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., menjelaskan terkait dengan penambahan 86 kasus positif Covid-19 total saat ini 2.252 kasus di Lampung, Senin (9/11).

“Dari 86 pasien tersebut rinciannya, Asal Bandarlampung 41 orang, Pesawaran 19 orang, Lampung Tengah 10 orang, Metro enam orang, Lampung Timur empat orang Tanggamus dan Lampung Selatan masing-masing bertambah tiga orang,” kata Reihana.

Bacaan Lainnya

Terus dia, untuk pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 98 orang sehingga kini totalnya menjadi 1.407 orang. Kemudian pasien meninggal dunia bertambah enam kasus.

“Pasien meninggal hari ini kembali bertambah enam orang dimana lima diantaranya berasal dari Bandarlampung dan satu orang dari Lampung Timur,” lanjutnya.

Rincian lima pasien meninggal asal Bandarlampung, yaitu pasien nomor 1.899 perempuan 42 tahun. 

Pada tanggal 31 Oktober berobat ke rumah sakit swasta di Bandarlampung dengan keluhan batuk, lemas dan nyeri sendi.

Selanjutnya, dilakukan rapid test dengan hasil reaktif dan dilakukan pengambilan swab dan terkonfirmasi Covid-19. 

Pada tanggal 6 November pukul 06.20 WIB kondisi pasien memburuk dan pukul 07.00 WIB dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya, pasien nomor 2.176 perempuan 70 tahun. Pada tanggal 31 Oktober mengeluh lemas, diare, mual dan muntah. Pada tanggal 1 November dibawa ke rumah sakit swasta dilakukan rapid test dengan hasil reaktif dan dilakukan pengambilan swab hasilnya konfirmasi Covid-19. 

Namun pada tanggal 5 November pukul jam 19.20 WIB kondisi pasien memburuk dan pukul 20.30 WIB dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya, pasien nomor 2.177 perempuan 52 tahun. Pada tanggal 31 Oktober mengeluh lemas, mual, maag dan nyeri lambung. Dibawa ke rumah sakit swasta dan hasil penyakitnya belum membaik.

Kemudian pasien dirujuk ke Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Lampung dan dilakukan pengambilan swab pertama dan terkonfirmasi Covid-19.

Pada tanggal 5 November pukul 01.30 WIB kondisi pasien memburuk dan pukul 02.10 WIB dinyatakan meninggal dunia.

pasien nomor 2.178  laki-laki 58 tahun. Pada tanggal 26 Oktober mengeluh batuk sudah 10 hari, demam sudah 10 hari, sesak, lemas dan anosmia.

Dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif dan dilanjutkan dengan swab konfirmasi Covid-19. Pada tanggal 6 November 17.10 WIB kondisi pasien memburuk dan pukul 18. 25 WIB dinyatakan meninggal dunia.

Pasien nomor 2.179 laki-laki 42 tahun. Pada tanggal 1 November mengeluh batuk, mual, nyeri tenggorokan. Dibawa ke rumah sakit swasta di rapid test dengan hasil reaktif dan pengambilan swab hasil rontgen pneumonia.

“Dilakukan swab hasilnya positif Covid-19, namun pada tanggal 7 November pukul 00.20 WIB kondisi pasien memburuk dan pukul 03.00 WIB dinyatakan meninggal dunia,” tambahnya.

Lanjutnya, pasien nomor 2.175 perempuan 50 tahun asal Lampung Timur. Pada tanggal 20 Oktober mengeluh lemas, muntah-muntah. Dilakukan perawatan di rumah sakit dan di infus.

Pada tanggal 28 Oktober berobat ke Rumah Sakit di Metro dengan keluhan sesak nafas, tangan dan kaki sulit bergerak atau stroke. Pada tanggal 2 dan 3 November dilakukan pengambilan swab dengan hasil positif Covid-19.

“Pada tanggal 8 November pasien mengalami penurunan saturasi kadar oksigen di dalam darah dan mulai melemah. Pada pukul 14.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia,” tutupnya. (ded/mlo)


Pos terkait