Hari Pertama KBM Tatap Muka Terbatas, Kadisdikbud Tinjau Sejumlah Sekolah 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar Bulki Basri, S.Pd, M.M didampingi Kabid Pendidikan Dasar Seno Susanto, S.H, M.H, melakukan peninjauan di sejumlah sekolah yaitu SMP Negeri Sekuting, SMP Negeri 1 Liwa, SD Negeri 1 Way Mengaku, dan SD Negeri 3 Way Mengaku Kecamatan Balikbukit terkait pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka terbatas, Senin (30/8).

Untuk diketahui, hari ini merupakan hari pertama dilaksanakan KBM tatap muka secara terbatas di Satuan Pendidikan mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lambar.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil monitoring yang kita laksanakan di sejumlah sekolah, untuk KBM tatap muka berjalan lancar dan sarana dan prasarana sudah lengkap. Sekolah juga telah menerapkan protokol kesehatan, bahkan pihak sekolah juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 sesuai dengan instruksi bapak bupati,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki Basri, S.Pd, M.M.

Dijelaskannya, Satuan Pendidikan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen), kecuali untuk PAUD maksimal 33% (tiga puluh tiga persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas. 

“Dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka secara terbatas tersebut, kita harapkan kepada pihak sekolah untuk menerapkan Prokes serta mematuhi instruksi bupati dan keputusan bersama empat menteri,” tegasnya. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala SD Negeri 3 Way Mengaku Erwansyah, S.Pd, M.M mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki yang telah melakukan peninjauan di SD Negeri 3 Waymengaku dalam rangka pelaksanaan KBM tatap muka terbatas pada hari pertama, Senin (30/8).

“Kita telah menerapkan protokol kesehatan dan Satgas Covid-19 di sekolah juga telah kita bentuk. Untuk sarana dan prasarana sudah lengkap dan sesuai dengan petunjuk yaitu kapasitas maksimal 50 persen telah kita terapkan di sekolah. Kedepan kita berharap untuk kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa full, artinya seluruh siswa bisa masuk sekolah seperti sebelum adanya wabah Covid-19,” ungkap Erwansyah. 

Terkait KBM tatap muka terbatas ini, Erwansyah berpesan kepada orang tua/wali murid agar mendukung pertemuan tatap muka dengan mempersiapkan anaknya dari pengantaran dan penjemputan ke sekolah.

“Kita juga berharap kepada orang tua untuk mendukung KBM tatap muka dengan protokol kesehatan yang ditentukan, dan bagi siswa yang kurang sehat tidak diharuskan untuk masuk sekolah,” kata dia.

Untuk membuat SD Negeri 3 Way Mengaku lebih baik lagi, ia berharap adanya dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, seperti halnya fasilitas bangunan rumah ibadah yang hingga kini belum ada di sekolah tersebut dan pembangunan pagar sekolah. 

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan karena tahun ini ruang kelas 1 di sekolah ini telah dilakukan renovasi dan telah dimanfaatkan oleh anak anak untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, dan diharapkan kedepan untuk terus memberikan perhatian dan dukungan kepada SD Negeri 3 Way Mengaku,” pungkas Erwansyah. (lus/mlo)


Pos terkait