Hari Pertama Pendaftaran PPDB di SMAN 1 Pesisir Tengah Ramai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, PESISIRTENGAH – Hari pertama pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2019-2020 tingkat SMA seperti di SMAN 1 Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Senin (17/6) dipadati calon siswa baru.

Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah, Putrawan Jaya Ningrat, S.Pd, M.Si., mengatakan bahwa pendaftaran PPDB di sekolah ini memang sudah cukup ramai para calon siswa maupun orangtua siswa yang datang kesekolah untuk mendaftarkan anaknya sekaligus melengkapi berkas pendaftaran. Pelaksanaan PPDB tahun ini memang sedikit ada perbedaan dengan tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Seperti ditahun 2018 lalu anak dari seorang guru bisa mendaftar di sekolah manapun meski berbeda zonasi, namun ditahun ini sudah tidak bisa lagi,” katanya.

Dilanjutkan, pelaksanaan PPDB tahun 2019 ini juga berdasarkan aturan yang berlaku seperti Permendikbud nomor 22 tahun 2016 tentang standar proses, Permendikbud nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB pada tk, SD, SMP, SMA dan SMK, serta berdasarkan surat edaran bersama Mendikbud dan Mendagri nomor 1 tahun 2019 dan nomor 420/2973/SJ tentang pelaksanaan peserta didik baru dan aturan lainnya.

“Karena itu pada pelaksanaan PPDB terutama di Pesbar ini dilakukan dengan tiga poin yakni jalur zonasi, jalur perpindahan tugas orang tua dan jalur prestasi,” jelasnya yang juga selaku ketua MKKS SMA Pesbar.

Tetapi, kata dia, yang paling ditekankan saat ini yakni mengenai jalur zonasi, sesuai dengan hasil musyawarah sebelumnya bahwa untuk penetapan zonasi di SMAN 1 Pesisir Tengah ini meliputi Kecamatan Pesisir Tengah, Way Krui dan Krui Selatan. Untuk itu, dalam pelaksanaan PPDB yang akan berakhir hingga Rabu (19/6) hingga pengumuman pada Kamis (20/6) nanti bisa terlaksana dengan baik.

“Terlebih di sekolah ini akan menerima calon siswa sebanyak 288 siswa dengan jumlah 10 kelas,” jelasnya.

Sedangkan, kata dia, secara keseluruhan untuk penerimaan siswa baru dari jumlah 13 SMA se Kabupaten Pesbar baik Negeri maupun Swasta sekitar 1.179 siswa. Untuk itu diharapkan pada pelaksanaan PPDB ini agar masyarakat bisa mengikuti sesuai dengan amanat Permendikbud tersebut, salah satunya melalui jalur zonasi.

“Juga diharapkan jangan sampai ada sekolah di kabupaten ini yang tidak mendapat siswa, karena sistem PPDB saat ini merupakan dalah satu upaya Pemerintah untuk pemerataan pendidikan,” pungkasnya.(yan/mlo)

Pos terkait