Hasil Crosscheck, Jaling Kenali Terbukti Rusak

  • Whatsapp
Ilustrasi jalan rusak

Medialampung.co.id – Keraguan anggota DPRD Kabupaten Lambar  Erwin Suhendra terkait kualitas pembangunan jalan lingkungan (jaling) Kenali Kecamatan Belalau terbukti. Pasalnya, berdasarkan hasil crosscheck di lapangan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) khususnya Bidang Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, kemarin, Selasa (27/8) terbukti bahwa jalan yang baru dibangun beberapa bulan itu kondisinya sudah ada yang rusak.

Tim yang telah turun kelapangan tersebut dipimpin langsung Kabid Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman DPUPR Ahmad Ahnuh, S.T, Asisten Teknis Rusdi, Pengawas Pahrulrozi dan Konsultan Aang, serta turut hadir pihak rekanan dari CV. Sinar Agung Beta Aulia.

Bacaan Lainnya


“Dari hasil kita crosscheck ke lapangan memang benar ada beberapa titik yang mengalami kerusakan di bagian pinggiran jalan dan kita sudah minta kepada pihak rekanan untuk segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut,” ujar Ahmad Ahnuh mendampingi Kepala DPUPR Ir. Ansari, Selasa (27/8).

Disinggung soal ketebalan aspal yang diduga penyebab rusaknya jalan tersebut, Ahnuh mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan untuk ketebalan aspal mencapai 2 centimeter bukan 1 cm. “Kalau untuk ketebalan aspal tidak ada masalah. Karena saat ini masih dalam masa pemeliharaan sehingga masih menjadi tanggungjawab pihak rekanan untuk melakukan perbaikan, dan dalam dua atau tiga hari ini akan dilakukan perbaikan,” ungkap dia.

Di tempat terpisah, Pengawas Pekerjaan Pembangunan Jalan Kenali Beta Aulia tidak menampik jika pembangunan jalan lingkungan Kenali tersebut ada yang mengalami kerusakan dan pihaknya siap untuk segera memperbaiki.

“Memang benar ada kerusakan dan tim Dinas PU sudah turun ke lapangan melakukan peninjauan. Intinya kami siap untuk segera melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan tersebut, karena masih ada waktu enam bulan untuk masa pemeliharaan dan kami siap untuk memperbaiki,” ujar Beta seraya menambahkan, untuk kelancaran pembangunan jalan lingkungan tersebut pemerintah daerah tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp223 juta dengan panjang pembangunan jalan sekitar 300 meter lebih.(lus/mlo)


Pos terkait