Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Ada Penambahan 830 Pemilih di Lambar

  • Whatsapp
Ketua KPUD Lambar Aripsah

Medialampung.co.id – Meski tidak sedang dalam tahapan Pemilihan umum (Pemilu), namun Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Lampung Barat, setiap bulannya melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB).

Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini mengacu pada surat edaran (SE) KPU RI nomor 118 perihal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan tahun 2020.

Bacaan Lainnya



Ketua KPUD Lambar Aripsah, S.Kom., mengungkapkan, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan setiap bulan ini bertujuan untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu selanjutnya.

Dalam melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkala pihaknya berkoordinasi dengan instansi pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Setiap bulannya kami sudah melakukan koordinasi dengan Disdukcapil untuk meminta updating hasil pelayanan administrasi kependudukan seperti penduduk pindah datang, pemilih pemula, perubahan identitas, perubahan status pekerjaan TNI/Polri, perubahan alamat dan data kematian, Alhamdulillah sejauh ini koordinasi berjalan dengan baik,” ungkap Aripsah di ruang kerjanya Rabu (14/10).

Mantan Jurnalis Harian Lampung Post yang juga mantan Bendahara PWI Lambar tersebut mengatakan, untuk data yang digunakan pada proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tersebut yakni, DPT hasil perbaikan pada Pemilu 2019, yang berjumlah 211.793 mata pilih, yang terdiri dari 110.946 mata pilih laki-laki, dan 100.842 mata pilih perempuan. 

”Untuk hasil pemutakhiran yang kami lakukan setiap bulannya per September 2020, ada penambahan 830 pemilih, dengan jumlah data pemilih berkelanjutan pada September 212.623 mata pilih, terdiri dari 111.300 mata pilih laki-laki dan 101.323 mata pilih perempuan, yang tersebar di 15 kecamatan. Setiap bulannya tentu ada potensi penambahan dan pengurangan, karena itu pentingnya proses pemutakhiran ini,” kata dia.

Selain berkoordinasi dengan Disdukcapil dan Bawaslu, dalam proses pemutakhiran tersebut pihaknya membuka layanan WhatsApp, dimana warga bisa secara langsung melaporkan kepada petugas terkait dengan pindah datang, pemilih pemula, perubahan identitas, perubahan status pekerjaan TNI/Polri, perubahan alamat dan data kematian, laporan berupa nama, alamat dan NIK yang diterima akan ditindaklanjuti dengan membahas secara bersama-sama dengan pihak terkait.

”Pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan ini kami lakukan setiap bulan jadi kami sangat mengharapkan pihak terkait seperti disdukcapil, pihak kecamatan untuk dapat membantu KPUD memberikan data pemilih yang dibutuhkan. Kepada masyarakat juga kami minta untuk aktif melapor jika belum terdaftar atau ada perubahan data penduduk,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait