Hasil Pengecekan, Daging Sapi di Pesbar Aman Dikonsumsi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menjelang Ramadan 1442 Hijriyah, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melakukan monitoring sekaligus pengecekan daging ternak khususnya sapi dan kerbau yang di jual di pasar tradisional, seperti di Pasar Way Baru Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (12/4).

Kabid Peternakan, Mesrawan, S.STP, M.Si., mendampingi Kadistan setempat Ir. M. Aziz, mengatakan pengecekan sampel daging hewan ternak sapi dan kerbau yang dijual di pasar tradisional seperti di pasar induk Waybatu itu sebagai upaya untuk mengantisipasi daging yang tidak layak konsumsi, masih dijual oleh pedagang.

Bacaan Lainnya


“Salah satu antisipasinya yakni dengan melakukan pengecekan sampel daging dan pemeriksaan sampel jeroan ternak (hati),” katanya. 

Sehingga, kata dia, daging yang dijual dipasarkan benar-benar Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Sedangkan, dari hasil pemeriksaan atau pengecekan daging yang dijual di Pasar Way Batu semuanya sudah memenuhi standar dan masuk dalam kategori daging ASUH. Untuk itu, daging yang dijual layak dan aman untuk dikonsumsi.

“Dari hasil pengecekan kita sempat menemukan ada cacing hati pada bagian organ hati hewan ternak, tapi itu masih dibawah standar, terlebih fisiknya pun tidak ada kerusakan, dan khususnya pada kondisi hati yang dicek itu juga masih layak dan aman untuk dikonsumsi,” jelasnya. 

Ditambahkannya, pemeriksaan hewan ternak dan daging ternak yang dijual dipasaran itu akan terus dilakukan pengecekan ke lapangan selama Ramadhan 1442 H. Bukan hanya dilaksanakan di pasar Pemkab di Kecamatan Pesisir Tengah saja, tapi pengecekan juga akan dilakukan di pasar Pekan yang ada di beberapa Pekon. 

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat pemilik ternak Sapi maupun pihak-pihak terkait lainnya jangan sampai memotong sapi betina yang masih produktif. Begitu juga dengan lokasi pemotongan maupun lapak dagang untuk penjualan daging itu harus tetap dalam kondisi bersih.

“Pemotongan yang baik juga akan berdampak pada kualitas daging yang dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Mudah-mudahan untuk di Kabupaten Pesbar ini tidak ada kendala dan semua daging ternak dinyatakan layak konsumsi,” tandasnya. (yan/d1n/mlo)




Pos terkait