Hasil Rapid Test Reaktif, Delapan Orang Ditetapkan Sebagai OTG

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menetapkan delapan orang sebagai orang tanpa gejala di kabupaten setempat setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan rapid test dan hasilnya reaktif.

Delapan orang itu tersebar di sejumlah di Kecamatan Waykrui, Pesisir Tengah, Krui Selatan dan Kecamatan Ngambur, masing-masing satu orang dan Kecamatan Pesisir Selatan empat orang.

Bacaan Lainnya



Dari delapan orang itu, enam orang merupakan santri yang baru pulang dari Pondok Pesantren Temboro di Provinsi Jawa Timur dan dua orang lainnya merupakan keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Pesbar, Lisma Yunita, Kamis (14/5) kemarin mengatakan delapan orang yang ditetapkan sebagai OTG itu karena semuanya dalam kondisi sehat dan hasil rapid test yang dilakukan reaktif.

”Kita bisa menetapkan mereka sebagai OTG karena hasil pemeriksaan dengan rapid test semuanya reaktif, sedangkan kondisi kesehatan mereka dalam kondisi baik dan tidak ada gejala yang mengarah ke Covid-19,” kata dia.

Dijelaskannya, selain hasil rapid test, semua OTG juga pernah melakukan kontak dengan yang terpapar Covid-19, terutama para santri yang berasal dari temboro juga bisa dikatakan OTG karena sudah banyak kasus positif disana.

”Syarat untuk menetapkan OTG juga kita harus melakukan swab pada semua yang kita tetapkan OTG itu, swab kita kirim ke Palembang melalui Pemprov Lampung, hasilnya juga disampaikan melalui Pemprov,” jelasnya.

Ditambahkannya, jumlah santri asal temboro yang telah mengikuti rapid test sebanyak 30 orang, enam orang diantaranya reaktif sehingga dilakukan swab dan sampel langsung dikirim untuk diperiksa lebih lanjut.

”Sekarang kita masih menunggu hasil tes swab itu, kita berharap hasilnya negatif, dengan begitu tidak ada kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pesbar,” terangnya.

Sementara itu, kata dia, kini seluruh warga yang dinyatakan sebagai OTG itu masih menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil Swab Test disampaikan oleh Pemprov Lampung.

”Semua warga yang kita tetapkan sebagai OTG itu diawasi oleh petugas, dan dipantau kesehatan mereka, sejauh ini kondisi mereka masih dalam keadaan sehat dan belum ada gejala,” pungkasnya. (yogi/d1n/mlo)



Pos terkait