Hasil Tes Terkesan Ditutupi, Tiga Calon Kakam Diduga Positif Pakai Narkoba

  • Whatsapp
Ketua Komisi I DPRD Waykanan Hi. Rozali Usman, SH.

Medialampung.co.id – Tidak diumumkannya hasil tes Narkoba yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional terhadap bakal calon Kepala Kampung Waykanan pada tanggal 10 April yang lalu disesalkan berbagai pihak.

Pelaksanaan tes sebagai salah satu persyaratan menjadi calon Kepala Kampung tersebut dilakukan secara terbuka, namun hasilnya justru terkesan ditutup-tutupi.

Bacaan Lainnya


“Saya memang baru mendengar kabar angin akan hal itu, tetapi hingga hari ini kami sama sekali belum menerima laporan akan hal tersebut dan bahkan pelaksanaan testanya saja kami tidak diberi tahu, untuk jelasnya kami Komisi I DPRD Waykanan akan memanggil dua pihak yang sangat berkompeten atas hal itu, yakni PMK dan BNN Waykanan,” kata Hi. Rozali Usman, SH, Ketua Komisi I DPRD Waykanan, Selasa (13/4).

Lebih jauh Ketua DPD PAN Waykanan tersebut menerangkan, pihaknya sebenarnya sejak awal merasa ada hal yang aneh, karena semestinya pada pelaksanaan tes Narkoba tersebut Komisi I DPRD Waykanan juga dilibatkan, akan tetapi bahkan hingga pengumuman hasil test Komisi I DPRD Waykanan sama sekali tidak diberi tahu, 

“Bagi kami Komisi I sesuai dengan Undang Undang tidak ada tolerir bagi pengguna Narkoba, bukan hanya digugurkan akan tetapi harus ditindaklanjuti oleh Kepolisian, apakah ia masuk ke pengedar atau pengguna, kalau masuk ke pengedar maka arahnya sangat jelas sama dengan kalau dia Korban maka harus segera direhabilitasi untuk masa depannya,” tegasnya.

Pernyataan Ketua Komisi I DPRD Waykanan tersebut didukung oleh Kasat Resnarkoba Polres Waykanan IPTU Mirga Nurjuanda, yang menyatakan akan berkoordinasi dengan BNN dan Panitia Pemilihan Kepala Kampung Kabupaten Waykanan terkait informasi adanya 3 orang Balon Kakam yang diduga positif menggunakan Narkoba, 

“Kalau masalah jadi atau tidaknya pelaksanaan Pilkakam karena mereka itu positif saya tidak masalah, yang jadi persoalan kami adalah mereka positif narkoba, harus kami tindak lanjuti secara hukum, kalau mereka korban kita akan arahkan untuk direhabilitasi,” tegas IPTU Mirga mendampingi Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung. 

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Waykanan, Ixuan Akhmadi, S.Sos, membenarkan bila ada 3 Balon Kakam yang dinyatakan positif Narkoba saat dilakukan tes oleh BNN Waykanan pada Jumat lalu.

“Kami tahu nama-nama mereka, akan tetapi menjadi tidak etis kalau harus kami publikasikan, sekaligus hal itu untuk menjaga pelaksanaan Pilkakam serentak Waykanan yang kondusif ,” tegas Ixuan Akhmadi. 

Dari Informasi yang dihimpun, 3 Kampung yang bakal calon kakam yang diduga positif narkoba itu antara lain Calon Kakam Gunung Katun, dan Banjar Mulia Kecamatan Baradatu serta Kampung Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu.(wk1/mlo)




Pos terkait