Hendak Pasang Tarub Malah Tersengat Listrik

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketika sedang memasang tarub untuk acara pernikahan di Pekon Negeri Ratu Tenumbang Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesbar, Ariza Yusi, mengalami luka bakar di sebagian tubuhnya akibat tersengat aliran listrik, Kamis (7/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa warga yang diketahui berasal dari Pekon Lintik Kecamatan Krui Selatan itu langsung dilarikan ke Puskesmas Biha untuk mendapatkan penanganan insentif akibat luka bakar yang dialaminya.

Bacaan Lainnya


Peratin Pekon Negeri Ratu Tenumbang, Dandes Suveri, membenarkan ada warga yang tersengat listrik tepatnya di Pemangku I, Pekon setempat, saat hendak memasang tarub di acara pernikahan. Kondisi warga yang tersengat listrik itu juga telah mendapat pertolongan dari masyarakat dan sudah mendapat penanganan intensif di Puskesmas Biha.

“Iya betul, ada yang tersengat listrik saat hendak memasang tarub di tempat warga yang akan mengadakan acara pernikahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Biha, Septono, S.Km, M.M., saat dikonfirmasi mengakui ada salah satu pasien atas nama Ariza Yusi berasal dari Pekon Lintik, Kecamatan Krui Selatan yang masuk ke Puskesmas Biha sekitar pukul 10.45 WIB. 

“Pasien itu mengalami luka bakar serius akibat tersengat listrik. Saat itu kondisi pasien dalam keadaan sadar, tapi sebagian tubuhnya mengalami luka bakar. Sebagian tubuh pasien, seperti bagian perut, tangan, bagian kaki, bagian belakang telinga dan bagian tubuh lainnya itu mengalami luka bakar serius,” jelasnya.

Ditambahkannya, meski sempat mendapat penanganan intensif di Puskesmas Biha, tapi pasien harus dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Alimudin Umar (RSDAU) Liwa, Kabupaten Lampung Barat (lambar), karena kondisi luka bakar yang dialami pasien cukup dalam, serta pasien memiliki resiko serangan jantung. Sehingga pasien harus dirujuk untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

“Kondisi luka bakar yang dialami pasien itu cukup dalam dan harus mendapat penanganan serius, selain itu pasien memiliki resiko serangan jantung. Makanya pasien kita rujuk ke RSDAU Liwa, agar mendapat penanganan yang lebih maksimal,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait