Hendak Pasang Tarub, Satu Warga Tewas Tersengat Listrik 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satu warga yang ikut membongkar pasang tarub, Ayatulloh (42) dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Mitra Husada, Kabupaten Pringsewu, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (3/2).

Warga Pekon Padang Dalam Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) yang merupakan keluarga dari sohibul hajat itu meninggal dunia akibat tersengat listrik PLN saat memasang tarub untuk acara hajatan (pesta) di Pekon Bandarjaya, Kecamatan Ngaras, Senin (1/2) lalu.

Bacaan Lainnya

Peratin Pekon Bandarjaya, Johansyah, mengatakan, pada Senin (1/2) sekitar pukul 13.00 WIB, Ayatulloh memasang tarub untuk acara hajatan bersama Hendri (37) yang juga warga Pekon Padang Dalam.

Saat itu, Hendri hendak memasang besi tarub di bagian atas, tapi besi tarub yang dipegang Hendri mengenai kabel jaringan listrik utama PLN yang jarak antara kabel jaringan utama listrik PLN itu berdekatan dengan tarub tersebut.

“Sehingga, seketika itu Hendri tersengat listrik dengan tegangan tinggi, sementara Ayatulloh yang berada di bawah tarub dan memegang besi tarub itu pun ikut tersengat listrik,” katanya.

Dijelaskannya, saat itu Hendri langsung turun kebawah tarub dengan kondisi mengalami luka bakar dibagian kedua tangan serta punggungnya, sementara Ayatulloh tidak mengalami luka, tetapi setelah tersengat listrik bagian tubuhnya mati rasa.

Karena kondisi keduanya mengalami luka cukup serius sehingga warga membawa keduanya ke Puskesmas setempat untuk mendapat penanganan intensif.

“Tapi, Ayatulloh pada Selasa malam (2/2) dirujuk ke RS Mitra Husada karena harus mendapat penanganan yang lebih intensif. Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (3/2) korban sudah tidak bisa ditolong lagi,” jelasnya.

Sementara itu, kata dia, kondisi Hendri kini sudah dibawa pulang dari Puskesmas setempat untuk menjalani perawatan dirumah karena kondisinya sudah mulai membaik, hanya saja luka bakarnya yang belum membaik. Atas nama pemerintah Pekon Bandarjaya dirinya mengaku turut berduka cita atas telah meninggalnya warga Pekon Padang Dalam yang tersengat listrik di pekon yang dipimpinnya itu.

Dengan adanya musibah itu, pihaknya mengimbau masyarakat setempat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat melakukan kegiatan yang berhubungan dengan aliran listrik PLN, seperti dalam pemasangan tarub, jika berdekatan dengan jaringan listrik harus benar-benar diwaspadai. Sebab, musibah seperti yang terjadi di Pekon Bandarjaya itu bukan hanya kali ini saja, melainkan di beberapa wilayah sebelumnya juga pernah terjadi.

“Kita harus tetap waspada jika melakukan kegiatan yang berhubungan dengan aliran listrik, ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihak PLN juga diharapkan agar dapat memberikan imbauan ke masyarakat mengenai hal itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait